Dharma Pongrekun: Mengapa Tes PCR Harus Dicolok-colok ke Hidung?

Ruth Meliana | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2024 | 13:58 WIB
Dharma Pongrekun: Mengapa Tes PCR Harus Dicolok-colok ke Hidung?
Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana memberikan pemaparan saat mengikuti debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Calon gubernur Jakarta Dharma Pongrekun menuai kontroversi usai membahas teori konspirasi Covid-19. Momen ini terjadi saat Dharma menjalani debat Pilgub Jakarta 2024 di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Minggu (6/10/2024).

Dalam kesempatan ini, Dharma tampak menggebu-gebu saat menyinggung teori konspirasi Covid-19. Menurutnya, pandemi virus corona adalah cara asing berusaha merebut kedaulatan bangsa Indonesia dengan memanfaatkan isu kesehatan.

"Saya paham betul tentang pandemi ini. Pandemi ini adalah agenda terselubung dari asing untuk mengambil alih kedaulatan negara, sehingga terlihat sekali begitu rapuhnya bangsa ini sampai harus mengikuti istilahnya saja ngikut. Kenapa ngikuti covid?" kata Dharma dalam debat seperti dikutip Suara.com, Senin (7/10/2024).

Tak sampai di situ, Dharma secara khusus mengkritik tes PCR yang dianggapnya janggal. Sebagai informasi, tes PCR dipakai untuk mendeteksi Covid-19 di tubuh seseorang. Tes ini diterapkan di Indonesia selama pandemi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Namun, Dharma merasa heran mengapa prosedur tes PCR harus dicolokkan ke hidung. Padahal, lanjutnya, mendeteksi virus cukup dilakukan melalui ludah.

"Banyak dari antara kita yang tidak paham bahwa PCR yang dipakai selama ini, boleh diuji itu bukan untuk mengetes virus. Jadi, itu (tes PCR) hanya untuk mengecek asidosis," klaim Dharma.

"Dan kenapa (tes PCR) harus dicolok-colok (ke hidung)? Kenapa tidak ambil dari ludah kalau memang mau ngetes virus?" sambung jenderal polisi ini.

Terakhir, Dharma menyinggung terkait pandemi yang merusak perekonomian sampai UMKM. Menurutnya, Jakarta tidak akan bisa maju sebagai kota global jika pikiran dan tubuh rakyat dirusak.

Oleh sebab itu, seorang pemimpin, terutama otonomi DKI, harus memperjuangkan segala sesuatu untuk melindungi warganya. Jangan sampai gara-gara pandemi, ekonomi hancur, dibiasakan online, UMKM hancur. Dan kemudian rakyat ditakut-takuti," ucapnya.

"Bagaimana akan menuju ke kota global yang sejati kalau hati rakyatnya disakiti, pikirannya dirusak, dan badannya diracuni. Semua itu adalah omong kosong belaka. Mari sama-sama kita sukseskan program Jakarta aman karena indah adabnya," pungkas Dharma Pongrekun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbatas Dana, Cagub Independen Dharma Pongrekun 'Sulit' Temui Warga

Terbatas Dana, Cagub Independen Dharma Pongrekun 'Sulit' Temui Warga

Video | Senin, 07 Oktober 2024 | 12:10 WIB

Teori Konspirasi Dharma Pongrekun di Debat Pilgub Jakarta Jadi Sorotan: Stand Up Comedy

Teori Konspirasi Dharma Pongrekun di Debat Pilgub Jakarta Jadi Sorotan: Stand Up Comedy

Lifestyle | Senin, 07 Oktober 2024 | 13:31 WIB

Cagub Jakarta, Dharma Pongrekun Sebut Artificial Intelligent Alat untuk Memata-matai, Benarkah?

Cagub Jakarta, Dharma Pongrekun Sebut Artificial Intelligent Alat untuk Memata-matai, Benarkah?

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 07:10 WIB

Dharma Pongrekun Ungkap Alasan Jarang Kampanye Langsung ke Warga Jakarta

Dharma Pongrekun Ungkap Alasan Jarang Kampanye Langsung ke Warga Jakarta

Kotak Suara | Senin, 07 Oktober 2024 | 02:20 WIB

Dharma Pongrekun Umbar Janji, PB 1 Persen untuk UMKM Hingga Hapus PBB Bagi ASN dan Pegawai Swasta

Dharma Pongrekun Umbar Janji, PB 1 Persen untuk UMKM Hingga Hapus PBB Bagi ASN dan Pegawai Swasta

Kotak Suara | Minggu, 06 Oktober 2024 | 23:50 WIB

Soal Cybersecurity, Dharma Sebut Internet Tak Mandiri: Buktinya Data Selalu Bocor

Soal Cybersecurity, Dharma Sebut Internet Tak Mandiri: Buktinya Data Selalu Bocor

Kotak Suara | Minggu, 06 Oktober 2024 | 23:10 WIB

Terkini

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:15 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:50 WIB

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:00 WIB

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:40 WIB