Sel Tubuh Manusia Hanya Mewarisi Energi dari Ibu, Benarkah?

Riki Chandra

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 16:22 WIB
Sel Tubuh Manusia Hanya Mewarisi Energi dari Ibu, Benarkah?
Ilustrasi bayi. (Pexels/Lisa Fotios)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di Science Advances mengungkapkan bahwa meskipun manusia mewarisi materi genetik dari kedua orang tua, energi pada sel tubuh ternyata hanya diwarisi dari ibu.

Hal ini terjadi karena DNA di dalam mitokondria - organel yang berfungsi sebagai pabrik energi dalam sel - diwarisi secara eksklusif dari pihak ibu.

Penelitian yang dikutip oleh Medical Daily pada Jumat (11/10/2024), menjelaskan bahwa semua jejak genom mitokondria dari ayah hancur saat sperma bergabung dengan sel telur.

Ketika proses penghancuran mitokondria paternal ini gagal, mitokondria dari ayah dapat masuk ke dalam embrio yang berkembang, berpotensi menyebabkan gangguan neurologis, masalah perilaku, dan kesulitan reproduksi.

Kelainan mitokondria merupakan kondisi yang mengganggu kemampuan tubuh dalam memproduksi energi seluler, yang memengaruhi satu dari 5.000 orang.

Menurut peneliti senior, Ding Xue, temuan ini memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya penghancuran mitokondria paternal selama tahap awal perkembangan embrio.

Para ilmuwan melakukan eksperimen pada C. elegans, sejenis cacing kecil yang tembus cahaya dengan sistem saraf, otot, dan jaringan lain yang serupa dengan manusia.

Mereka berhasil menunda penghancuran mitokondria paternal pada cacing selama 10 jam, yang menyebabkan penurunan signifikan dalam produksi adenosin trifosfat (ATP), molekul energi utama dalam sel.

Pada akhir uji coba, cacing-cacing tersebut menunjukkan gangguan kognisi, penurunan aktivitas, serta kesulitan dalam reproduksi.

Para peneliti kemudian mencoba mengobati cacing-cacing ini dengan Vitamin K2 (MK-4), yang diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan tulang. Hasilnya menunjukkan bahwa vitamin ini mampu mengembalikan kadar ATP ke tingkat normal, sekaligus memperbaiki kemampuan daya ingat, aktivitas, dan reproduksi.

Penelitian ini memberikan harapan baru dalam pengobatan kelainan mitokondria pada manusia. Meski masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut, para peneliti optimis bahwa penanganan kelainan mitokondria di masa depan mungkin sesederhana mengonsumsi Vitamin K2 selama masa kehamilan. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

×