Ikut Merapat ke Kediaman Prabowo Subianto, Ini Perjalanan Karier Isyana Bagoes Oka

Vania Rossa

Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:21 WIB
Ikut Merapat ke Kediaman Prabowo Subianto, Ini Perjalanan Karier Isyana Bagoes Oka
Prabowo Subianto dan Isyana Bagoes Oka (IG/@isyanabagoesoka)

Suara.com - Isyana Bagoes Oka merupakan satu dari deretan figur publik yang dipanggil oleh Prabowo Subianto ke kediamannya di Kertanegara 4, Jakarta Selatan. Perempuan yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu hadir bersama dengan rombongan tamu undangan calon wakil menteri dan calon kepala badan lainnya.

Isyana Bagoes Oka  hadir bersama Wakil Sekretaris TKN Todotua Pasaribu, eks Wali Kota Bogor sekaligus Politikus PAN Bima Arya, politikus Golkar Christina Aryani, eks Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma'ruf dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko.

Ketika ditemui oleh awak media, Isyana Bagoes Oka terlihat memberikan senyuman khasnya itu. Wanita yang aktif di dunia politik ini mengungkap bahwa dirinya siap ditempatkan sesuai dengan kebutuhan.

Kehadiran Isyana ini tentu membuat banyak orang penasaran mengenai perjalanan kariernya. Diketahui, ia mengawali kariernya dari dunia entertainment, hingga kemudian merambah ke dunia politik. Seperti apa selengkapnya perjalanan karier  Isyana Bagoes Oka? 

Karier Isyana Bagoes Oka

Pemilik nama lengkap Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka memulai karirnya sebagai seorang model. Isyana Bagoes Oka memulai karier modelingnya saat meraih penghargaan juara favorit pilihan pembaca pada pemilihan Wajah Femina tahun 2000. Dari situ, ia kemudian merambah profesi sebagai pembawa acara dan penyiar berita.

Isyana mulai menekuni dunia jurnalistik pada tahun 2003, setelah lulus dari jurusan hubungan internasional di Universitas Indonesia. Kala itu, ia diterima sebagai reporter di Trans TV. Setelah sekitar satu tahun bekerja di Trans TV, Isyana memutuskan pindah ke TV7 (sekarang Trans7). Di sana ia jadi pembawa acara berita sambil tetap melakukan liputan di lapangan.

Sejak tahun 2007, ia beralih dengan bergabung di RCTI sebagai pembawa acara berita dan produser program berita bertajuk Seputar Indonesia. Kemudian, awal tahun 2013, ia pindah ke MetroTV.

Selama menjalani karier sebagai jurnalis, Isyana pernah meliput berbagai kejadian penting seperti Tsunami Aceh, Bom Bali II sampai pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2008 yang dimenangkan oleh Barack Obama. Tak hanya itu, Isyana juga pernah bertugas jadi wartawan istana kepresidenan ketika kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

baca juga

Selama menjadi wartawan kepresidenan, ia pernah mewawancarai tokoh-tokoh penting antara lain George W. Bush ketika menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton kala menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, bintang sekaligus pelatih sepak bola Pep Guardiola, Cesc Fabregas, Robert Pires sampai Javier Zanetti.

Setelah mengundurkan diri dari RCTI di akhir tahun 2013, Isyana pun melanjutkan karier sebagai presenter lepas di sejumlah talkshow di berbagai televisi seperti Metro TV, Sindo TV, Kompas TV hingga Fox Sports Asia. 

Pada tahun 2014, perempuan kelahiran 13 September 1980 tersebut, bersama dengan beberapa anak muda lainnya seperti Grace Natalie hingga Raja Juli Antoni, mulai menginisiasi berdirinya Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kemudian di tahun 2015, Isyana mengirimkan surat terbuka ke kantor redaksi media-media di Jakarta yang menyatakan bahwa dirinya mundur dari dunia jurnalistik dan secara penuh masuk ke dunia politik sebagai Ketua DPP PSI.

Salah satu keputusannya itu terinspirasi dari almarhum neneknya, Gedong Bagoes Oka. Seperti yang diketahui, neneknya pernah jadi anggota DPR dan anggota MPR untuk Utusan Golongan Hindu.

Kemudian dalam Pemilu 2019 ,Isyana ikut serta dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin. Selain itu, ia juga menjadi Calon Anggota Legislatif dari PSI untuk daerah pemilihan Banten III (meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang hingga Kota Tangerang Selatan).

Isyana masuk dalam 10 besar perolehan suara teratas dengan 48,819 suara pribadi dan total akumulasi suara PSI di wilayah Banten III sebanyak 130,010 suara. Sayangnya, suara nasional PSI kala itu tidak melampaui ''parliamentary ambang batas'' yang ditetapkan sebesar 4 persen, sehingga membuatnya tidak lolos menjadi anggota DPR-RI.

Itulah tadi ulasan mengenai profil dan perjalanan karier Isyana Bagoes Oka. Dalam pemilu 2024 ini, sosoknya dipilih untuk membantu dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dyah Roro Esti Anak Siapa? Politisi Golkar Anggota Kabinet Prabowo Termuda

Dyah Roro Esti Anak Siapa? Politisi Golkar Anggota Kabinet Prabowo Termuda

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:14 WIB

Dilarang Buang Sampah Sembarang! 1.400 Petugas Kebersihan Disebar di Jakarta Selama Pelantikan Prabowo-Gibran

Dilarang Buang Sampah Sembarang! 1.400 Petugas Kebersihan Disebar di Jakarta Selama Pelantikan Prabowo-Gibran

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:05 WIB

Surya Paloh, Bahlil hingga AHY Merapat, Ketum-ketum Partai Dikumpulkan Prabowo di Kemhan, Ada Apa?

Surya Paloh, Bahlil hingga AHY Merapat, Ketum-ketum Partai Dikumpulkan Prabowo di Kemhan, Ada Apa?

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:51 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×