3 Perjuangan Nestle Indonesia Lawan Perubahan Iklim, Pakai 6 Ton Sekam Padi Per Hari di Pabrik!

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 02 November 2024 | 08:30 WIB
3 Perjuangan Nestle Indonesia Lawan Perubahan Iklim, Pakai 6 Ton Sekam Padi Per Hari di Pabrik!
Corporate Affairs & Sustainability Director PT Nestlé Indonesia, Sufintri Rahayu saat memaparkan program Nestle Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10/2024)

Suara.com - PT Nestle Indonesia sebagai perusahaan global sangat menyadari kualitas produk buatannya akan terus terjamin dengan cara tetap menjaga alam. Apalagi perusahaan asal Swiss ini punya komitmen nett zero emission (NZE) pada 2050 mendatang.

Nett zero emission atau emisi nol adalah kondisi ketika jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan manusia sama dengan jumlah emisi yang diserap oleh bumi.

Dengan program ini harapannya bisa mencegah emisi mencapai atmosfer lalu menjadi gas rumah kaca yang bisa menyebabkan pemanasan global. Ada beragam upaya sudah dilakukan perusahaan yang berdiri sejak 1866 itu.

Contohnya seperti memanfaatkan sekam padi yang biasanya dibuang petani, berhasil dimanfaatkan Nestle untuk operasional semua pabriknya di Indonesia. Sekam padi ini diolah di fasilitas bernama Biomass Boiler, yang nantinya sekam padi diubah menjadi uap panas, lalu menjadi gas untuk menggerakan seluruh alat maupun mesin yang ada di pabrik Nestle.

Momen visit media ke Pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10/2024).
Momen visit media ke Pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10/2024).

"Biomass Boiler ada di semua pabrik kita. Itu salah satu komitmen kita achieve zero nett carbon di tahun 2050, dan hal itu sudah tercapai. Kita satu-satu perusahaan di Indonesia yang di semua pabriknya sudah ada Biomass Boiler, dan kita berkomitmen untuk dilanjutkan," ujar Corporate Affairs & Sustainability Director PT Nestlé Indonesia, Sufintri Rahayu kepada awak media di Nestle Karawang Factory, Jawa Barat, Senin, 28 Oktober 2024.

Biomass Boiler serap 6 ton sekam padi per hari dari petani

Saat berkunjungi ke pabrik Nestle di Karawang, yang terkenal sebagai daerah lumbung padi nasional, menjadikan kota ini sebagai penghasil sekam padi yang melimpah.

Factory Manager PT Nestlé Indonesia Pabrik Karawang, Budi Utomo Bercerita sudah 3 tahun lamanya Biomass Boiler beroperasi. Bahkan pabrik di Karawang ini jadi lokasi pertama diterapkannya Biomass Boiler dibanding 3 pabrik lainnya di Indonesia.

"Alhamdulillah fasilitas mampu mengurangi gas emisi secara drastik. Sehingga dari steam (penguapan) hampir tidak lagi menggunakan gas (dari listrik) bahan bakar fosil, tapi sebagian besar biomass," papar Budi.

baca juga
Momen visit media ke Pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10/2024).
Momen visit media ke Pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10/2024).

Tak main-main, jumlah sekam padi yang bisa diolah dan dijadikan sebagai sumber energi terbarukan di pabrik ini mencapai 6 ton per harinya. Ini karena sekam padi juga diperoleh dari petani di luar Karawang, yaitu Indramayu hingga Jawa Tengah.

Adapun untuk menyesuaikan kebutuhan sekam padi yang besar, pihak pabrik akan menyesuaikan musim panen padi yang biasanya setiap daerah cenderung berbeda. Sehingga sekam padi, yang dulunya jadi limbah usai masa panen selesai bisa dimanfaatkan untuk operasional pabrik.

Menariknya, meski lahan pabrik di Karawang ini punya luas hingga 28,8 hektar, namun hanya 60 persen lahan saja yang digunakan dan sisanya dibiarkan sebagai lahan terbuka, sehingga bisa memberikan sirkulasi udara yang lebih baik di pabrik ini.

Kemasan bisa didaur ulang

Selain mengganti sumber bahan bakar energi terbarukan dari sekam padi, PT Nestle Indonesia juga punya komitmen kedua yaitu mengurangi pemakaian plastik baru. Bahkan 95 persen kemasan produk Nestle ditargetkan bisa didaur ulang di tahun depan alias 2025 nanti.

"Dampak perubahan iklim semakin nyata dirasakan oleh masyarakat dan juga oleh dunia bisnis. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mencapai net zero emission bersama dengan perkembangan bisnis. Kami mengambil langkah untuk meningkatkan sistem pangan regeneratif dalam skala besar. Melalui upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan memperbaharui bumi untuk generasi mendatang," ujar Presiden Direktur Nestle Indonesia, Samer Chedid yang pernyataanya secara khusus disematkan pada Nestle Gallery di Pabrik Karawang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nestle Waste Station: Dukung Waste Management Konsumen Indonesia

Nestle Waste Station: Dukung Waste Management Konsumen Indonesia

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 13:40 WIB

PLN EPI Maksimalkan Biomassa Melalui Co-Firing, Aksi Nyata Menuju Net Zero Emission 2060

PLN EPI Maksimalkan Biomassa Melalui Co-Firing, Aksi Nyata Menuju Net Zero Emission 2060

Bisnis | Rabu, 24 Juli 2024 | 21:28 WIB

Kolaborasi dengan PT Nestle Indonesia, PT Rukun Mitra Sejati Perkuat Jaringan Distribusi di Banda Aceh

Kolaborasi dengan PT Nestle Indonesia, PT Rukun Mitra Sejati Perkuat Jaringan Distribusi di Banda Aceh

News | Rabu, 08 Mei 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×