Daftar 9 Kelompok Orang Dianjurkan Tak Minum Kopi, Termasuk Penderita Epilepsi hingga Jantung

Riki Chandra Suara.Com
Selasa, 19 November 2024 | 14:39 WIB
Daftar 9 Kelompok Orang Dianjurkan Tak Minum Kopi, Termasuk Penderita Epilepsi hingga Jantung
Ilustrasi Minum Kopi. (freepik)

Suara.com - Kopi dikenal sebagai minuman favorit banyak orang. Bahkan, kopi sering dianggap sebagai "teman sejati" dalam memulai hari.

Meski memiliki manfaat seperti mengurangi risiko kanker prostat dan gagal jantung, kopi juga dapat memberikan efek samping bagi kelompok tertentu.

Merangkum dari pemberitaan media massa, para ahli menyarankan beberapa kelompok untuk membatasi atau bahkan menghindari kopi demi kesehatan mereka. Berikut 9 kelompok yang dianjurkan tak minum kopi.

1. Penderita Sindrom Iritasi Usus Besar

Penderita sindrom iritasi usus besar (IBS) disarankan menghindari kopi karena kafein dapat memperparah gejala utama seperti diare dan frekuensi buang air besar (BAB). Ahli diet Angel Planells menjelaskan bahwa kafein memiliki efek merangsang yang dapat meningkatkan potensi diare pada penderita IBS.

2. Penderita Glaukoma

Menurut Planells, penderita glaukoma sebaiknya membatasi konsumsi kopi karena dapat meningkatkan tekanan intraokular. Penelitian dari Mount Sinai juga menyebutkan bahwa asupan kafein dalam jumlah besar dapat memperburuk risiko glaukoma, terutama pada individu dengan tekanan mata yang sudah tinggi.

3. Orang dengan Kandung Kemih Terlalu Aktif

Kafein dalam kopi dapat memicu frekuensi buang air kecil (BAK) lebih tinggi. Ahli gizi Sue Heikkinen menyarankan mereka dengan kandung kemih yang sensitif untuk menghindari kopi, terutama sebelum perjalanan jauh yang membatasi akses ke toilet.

4. Penderita Penyakit Jantung

Bagi pengidap penyakit jantung, kandungan kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung dalam jangka pendek. Ahli nutrisi Kelli McGrane menyarankan penderita untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai jumlah aman konsumsi kopi.

5. Ibu Hamil dan Menyusui

American College of Obstetrics and Gynecology merekomendasikan ibu hamil membatasi konsumsi kopi hingga 200 mL per hari. Namun, studi terbaru menyebutkan tidak ada tingkat aman untuk kafein selama kehamilan. Selain itu, ibu menyusui juga diimbau untuk membatasi kopi demi menghindari risiko dehidrasi.

6. Orang dengan Gangguan Tidur

Kafein dapat memengaruhi kualitas tidur, bahkan jika diminum enam jam sebelum tidur. Sleep Foundation menyarankan untuk menghindari kopi di sore hari agar pola tidur tidak terganggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI