Apa Itu Pajak Nordik yang Viral di X? Picu Debat Panas Soal Kenaikan PPN 12 Persen

Ruth Meliana

Rabu, 20 November 2024 | 18:36 WIB
Apa Itu Pajak Nordik yang Viral di X? Picu Debat Panas Soal Kenaikan PPN 12 Persen
Ilustrasi pajak (pixabay.com)

Suara.com - Rencana kenaikan pajak pertambahan nilai alias PPN 12 persen membuka diskusi yang lebih panjang. Publik kini mulai berdebat terkait apakah Indonesia cocok untuk menerapkan metode perpajakan seperti negara-negara di Eropa Timur yang dikenal dengan nordic tax atau pajak Nordik.

Segelintir pihak mengemukakan pendapat mereka di media sosial terkait bahwa kenaikan PPN adalah ide yang tepat lantaran diterapkan oleh negara-negara Nordik.

"Kupikir rasa jika ingin memiliki negara kesejahteraan ala Nordik, tidak ada jalan lain selain mendanainya melalui PPN. Inilah sebabnya mengapa negara-negara Eropa memiliki tarif PPN yang sangat tinggi (>12 persen)," ketik seorang peneliti bidang ekonomi dalam cuitannya di X.

Namun, tak sedikit pihak yang turut mengecam ide menerapkan pajak gaya Nordik. Alasannya, beberapa daerah di Indonesia punya upah minimum regional yang sangat rendah sehingga pajak Nordik mustahil untuk diterapkan.

"Nordak Nordik Nordak Nordik UMR Jawa Tengah masih Rp2.036.947 kok pajak Nordak Nordik," ketik pengguna X lainnya yang mengkritik penerapan pajak Nordik di Indonesia.

Lantas, apa itu pajak Nordik yang jadi berdebatan panas?

Pajak Nordik: Sering disinggung Sri Mulyani

Potret Sri Mulyani dengan baju adat untuk Upacara HUT RI ke-79 di IKN. (Instagram/smindrawati)
Potret Sri Mulyani dengan baju adat untuk Upacara HUT RI ke-79 di IKN. (Instagram/smindrawati)

Pajak Nordik ternyata kerap menjadi pembahasan yang digaungkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Sang Menkeu mengamati bahwa negara-negara Nordik bisa melaksanakan pembangunan secara pesat lantaran menerapkan pajak yang tinggi.

baca juga

Adapun negara Nordik mencakup berbagai negara di Eropa Utara seperti Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Islandia. 

Pemerintah di negara-negara tersebut memberlakukan kebijakan pajak yang jauh lebih tinggi ketimbang Indonesia.

Sri Mulyani sontak menilai bahwa dengan adanya pajak yang tinggi tersebut, negara-negara Nordik bisa menyediakan fasilitas yang lebih memadai seperti pendidikan gratis.

Ia mengamati bahwa para orang tua membayar pajak yang diambil dari sebagian besar penghasilan mereka dan dialokasikan untuk membiayai kuliah anak secara gratis.

"Emang anak itu enggak bayar (kuliah), yang bayar itu orang tuanya, tax (pajak)-nya bisa 65-70 persen dari income mereka," papar Sri Mulyani dalam pernyataan resminya, dikutip Rabu (20/11/2024).

Sang Menkeu berbicara dari pengalaman kala dirinya bertemu dengan seorang warga negara Finlandia yang membayar pajak penghasilan senilai 70 persen dari gaji keseluruhannya.

Sebagai gambaran, teman Sri Mulyani tersebut hanya menerima USD 30 ribu dari gaji keseluruhannya yang totalnya adalah USD 100 ribu.

Selain Finlandia, negara Nordik lainnya seperti Denmark punya kebijakan serupa. Denmark mematok nilai pajak penghasilan hingga 55,9 persen dari keseluruhan gaji.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Bagikan Video Timnas dengan Kucing Joget, Netizen: Kirain Akun Meme

Gibran Bagikan Video Timnas dengan Kucing Joget, Netizen: Kirain Akun Meme

Tekno | Rabu, 20 November 2024 | 18:10 WIB

Kronologi Sipir Dimutasi Usai Diduga Viralkan Napi yang Pesta Sabu

Kronologi Sipir Dimutasi Usai Diduga Viralkan Napi yang Pesta Sabu

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 17:34 WIB

Beda Harga Rumah Mewah Sri Mulyani vs Andika Perkasa di Amerika, Ada yang Dibilang Tak Masuk Akal

Beda Harga Rumah Mewah Sri Mulyani vs Andika Perkasa di Amerika, Ada yang Dibilang Tak Masuk Akal

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 17:46 WIB

Viral Suporter Salat di Tribun GBK, Disebut Jadi 'Faktor X' Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

Viral Suporter Salat di Tribun GBK, Disebut Jadi 'Faktor X' Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 17:55 WIB

'Kedermawanan' Negara ke Pengemplang Pajak, Sementara Wong Cilik Kena 'Palak'

'Kedermawanan' Negara ke Pengemplang Pajak, Sementara Wong Cilik Kena 'Palak'

Bisnis | Rabu, 20 November 2024 | 17:03 WIB

Pengguna Valet Wajib Baca! Aturan Baru Pajak Parkir yang Bikin Tarif Naik

Pengguna Valet Wajib Baca! Aturan Baru Pajak Parkir yang Bikin Tarif Naik

Otomotif | Rabu, 20 November 2024 | 16:51 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×