Awal Mula Gus Miftah Terkenal: Ternyata dari Sholawat di Klub Bali, Ini Alasannya

Ruth Meliana Suara.Com
Jum'at, 06 Desember 2024 | 12:55 WIB
Awal Mula Gus Miftah Terkenal: Ternyata dari Sholawat di Klub Bali, Ini Alasannya
Gus Miftah (Instagram/@gusmiftah)

Suara.com - Nama Miftah Maulana Habiburrahman masih terus menuai kecaman akibat “guyonannya” yang kasar kepada penjual es teh bernama Sunhaji. Sejak itu, jejak digital Gus Miftah terus bermunculan, termasuk aksinya melecehkan sinden senior Yati Pesek di depan umum.

Dari sinilah, banyak orang yang penasaran dengan awal mula Gus Miftah bisa terkenal. Apalagi, ia dikenal sebagai pemuka agama yang sekarang menjabat Utusan Khusus Presiden di Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Terungkap, ternyata ini awal mula nama Gus Miftah dikenal luas oleh publik.

Awal mula Gus Miftah terkenal

Gus Miftah. [Instagram/gusmiftah]
Gus Miftah. [Instagram/gusmiftah]

Miftah Maulana lahir di Lampung pada 5 Agustus 1981. Meski lahir di Lampung, sosoknya lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu di Yogyakarta dan sekitarnya.

Dengan latar pendidikan yang dimilikinya, Miftah akhirnya mendirikan Pondok Pesantren Ora Aji di Kabupaten Sleman, Yogyakarta pada 2011 lalu.

Di samping itu, Miftah juga menghabiskan waktunya untuk berdakwah di berbagai kota bahkan di luar negeri. Namun, awal mula namanya terkenal bermula saat video dirinya sedang berdakwah dan melantunkan sholawat di Cafe Boshe, Bali, menjadi viral

Dalam sebuah wawancara pada 2018 lalu, Miftah memang menjelaskan bahwa dirinya sudah lama melakukan kajian agama di klub-klub malam. Dan banyak di antaranya dilakukan di Yogyakarta.

“Saya sudah 8 tahun (isi kajian agama) di Boshe Bali. Di Boshe Yogya juga tiap dua pekan sekali. Dan klub malam lain di Yogya sudah 12–13 tahun ini, jadi kalau dibilang cari sensasi, ya sudah sejak dulu seharusnya,” papar Miftah Maulana.

Baca Juga: Prabowo Sentil Miftah? Video 'Ajaran Ustad' Viral Usai Insiden Olok-olok Penjual Es Teh

Kala itu, Miftah memang sempat dituding hanya mencari sensasi. Pasalnya, ia melakukan kajian agama di tempat yang bukan seperti biasanya.

Sementara itu, alasan Miftah memilih kafe dan klub malam untuk berdakwah sempat diungkap dalam penelitian yang dipublikasikan di laman UIN Raden Fatah.

Dalam penelitian ini, Miftah disebut memilih kafe dan klub malam untuk melakukan kajian agama agar bisa mengenalkan Allah pada mereka yang sudah lupa. Cara ini dianggap lembut, penuh kasih sayang, tanpa menghakimi, dan memotivasi prang-orang untuk terus berbuah kebaikan, meski masih sering maksiat.

Pegangan pria berusia 43 tahun ini dalam berdakwah yaitu wenehono ageman marang wong udo, wenehono tongkat marang wong wutho seperti yang digunakan oleh Sunan Drajat. Ungkapan tersebut memiliki arti: "Berikanlah pakaian pada mereka yang telanjang, berikanlah tongkat pada mereka yang buta."

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI