Prabu Brawijaya Cuma Cerita Legenda di Babad, Klaim Nasab Gus Miftah Lalu Berasal dari Mana?

Farah Nabilla

Rabu, 11 Desember 2024 | 09:25 WIB
Prabu Brawijaya Cuma Cerita Legenda di Babad, Klaim Nasab Gus Miftah Lalu Berasal dari Mana?
Miftah Maulana alias Gus Miftah. (Instagram/pengajiangusmiftah)

Suara.com - Nama Prabu Brawijaya mendadak menjadi perbincangan usai pendakwah Miftah Maulana menyebutnya sebagai ujung leluhur garis moyangnya. Padahal, tokoh ini belum terbukti secara historis sebagai raja terakhir Majapahit, melainkan hanya sebagai tokoh legenda yang tercantum dalam Babad dan Serat.

Awal mula perbincangan tentang Miftah Maulana mengaku sebagai keturunan Prabu Brawijaya terungkap ketika pendakwah itu membeberkan soal urutan nasabnya.

"Miftah Maulana Habiburrohman, punya bapak kiai ndeso namanya Muhammad Murod, punya bapak Muhammad Boniran, punya bapak kiai Muhammad Usman, punya bapak kiai Jalal Iman, punya bapak Kiai Karyonawi, punya ibu namanya Nyai Madarun, punya bapak kiai Yas, punya bapak namanya Muhammad Besari," kata Miftah Maulana dalam sebuah pengajian.

Ilustrasi Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh. [Suara.com/Ema]
Ilustrasi Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh. [Suara.com/Ema]

Tak cukup di situ, Miftah Maulana juga mengurutkan nasab Muhamad Besari yang disebut-sebut merupakan keturunan Prabu Brawijaya dan Raden Patah.

"Coba anda lihat Muhammad Besari itu siapa. Muhammad Besari punya bapak namanya Anom Besari makamnya di Caruban. Anom Besari punya bapak namanya Abdullah Mursad makamnya di Kediri, Abdullah Mursad punya bapak namanya Raden Demang, punya bapak namanya Pangeran Demang, punya bapak namanya Panembahan Wirasmoro, punya bapak namanya Susuhonan Pahworo, punya bapak namanya Sultan Trenggono, punya bapak Raden Patah, punya bapak Prabu Brawijaya," tutur dia.

Namun, klaim keturunan dari Prabu Brawijaya ini menuai keraguan. Pasalnya, arkeolog BRIN dan Universitas Gadjah Mada, Harry Sofian, menyebut bahwa keberadaan sosok Prabu Brawijaya sendiri belum bisa dilegitimasi kebenarannya.

Harry Sofian menyebut bahwa nama Brawijaya hanya ada di Babad Tanah Jawa, sebuah sumber sastra sejarah, bukan catatan sejarah. 

"Hanya muncul di Babad dan legenda," kata Harry Sofian saat dihubungi Suara.com, Rabu (11/12/2024).

Ia menegaskan agar masyarakat bisa membedakan cara menelaah sumber-sumber tersebut.

baca juga

"Yang celaka adalah menempatkan karya sastra sebagai karya sejarah, seperti menempatkan Roman Sejarah karya Pramoedya sebagai bagian peristiwa sejarah, padahal itu roman" ujar dia.

Keberadaan Prabu Brawijaya Cuma Fiksi?

Keberadaan Prabu Brawijaya sebagai legenda, bukan tokoh faktual, dijelaskan dalam Jurnal Humaniora berjudul "Pandangan Masyarakat Gunung Kidul Terhadap Pelarian Majapahit Sebagai Leluhurnya (Kajian Atas Data Arkeologi dan Antropologi)" yang ditulis oleh Andi Putranto.

Dalam jurnal ini disebutkan bahwa peninggalan masyarakat Gunung Kidul mempercayai wilayah itu adalah tempat pelarian Brawijaya ketika masa keruntuhan Majapahit oleh kerajaan Islam. Majapahit sendiri merupakan kerajaan Hindu.

Masyarakat percaya bahwa tokoh yang melarikan diri ke Gunung Kidul adalah Brawijaya yang disebut-sebut sebagai raja terakhir Majapahit. Di wilayah ini pula Brawijaya dipercaya melakukan pati obong yang menjadi cikal bakal keahlian pande besi. Keahlian ini lalu menyebar di masyarakat Desa Gading, Kecamatan Playen.

Kendati begitu, bukti-bukti secara arkeologis terkait tokoh-tokoh Majapahit di wilayah tersebut tidak pernah ditemukan. Cerita tentang pelarian tokoh-tokoh Majapahit di Gunung Kidul pun hanya berkembang dari mulut ke mulut. Kisah ini pun berujung sebagai folklor alias cerita rakyat.

Selain itu, nama Prabu Brawijaya sejatinya tak pernah ada dalam prasasti peninggalan Kerajaan Majapahit. Raja terakhir Majapahit adalah
Girindrawarddhana yang berkuasa pada 1474–1519 M.

Jika Prabu Brawijaya sendiri belum tentu benar keberadaannya, lantas kenapa bisa muncul namanya?

Ternyata, kemunculan nama Brawijaya ini berasal dari Babad, spesifik lagi: Babad Tanah Jawi. Andi Putranto menyebut, Babad memang kerap menjadi referensi. Namun, harus diakui bahwa Babad banyak mengandung unsur mitologi, sehingga jika dijadikan sumber sejarah kurang dapat diterima.

Dalam Babad Tanah Jawi, Prabu Brawijaya dikisahkan menjadi sakasi keruntuhan Majapahit ketika diserang pasukan Demak yang dipimpin putranya, Raden Patah.

Pengisahan Prabu Brawijaya yang memiliki putra bernama Raden Patah juga disebutkan dalam Serat Carita Purwaka Caruban Nagari.

Selain di Babad Tanah Jawi, Brawijaya juga muncul di Serat Kanda. Dalam cerita ini, Brawijaya dan keluarganya mengungsi ke Sengguruh, kemudian ke Bali, dan tetap menolak Islam ketika pasukan Demak menyerang.

Lain halnya di Serat Darmogandul. Di karya sastra ini, Brawijaya diceritakan mengungsi bersama pengikutnya kemudian ditemukan oleh Sunan Kalijaga di Blambangan. Brawijaya kemudian menjadi mualaf di sana.

Nama Brawijaya juga muncul di Serat Centini Jilid III. Ceritanya, Kerajaan Majapahit berada di bawah pemerintahan Raja Brawijaya V. Selain Brawijaya, dalam Serat Centini juga menyebutkan nama-nama yang menjadi keturunannya seperti Bathara Katong yang merupakan julukan Jaka Pitutur alias Raden Arakkali yang menjabat Adipati Ponorogo. Selain itu, terdapat nama Browidjojo alias Bondansurati yang diceritakan melakukan pati obong di sebuah hutan di wilayah Gunung Kidul.

Jejak sastra sejarah dan temuan arkeologis ini menunjukkan bahwa Prabu Brawijaya lebih tepat dipandang sebagai tokoh legenda daripada Raja Majapahit yang nyata secara historis. 

Lantas, sumber sejarah mana yang Miftah Maulana baca sampai bisa merunutkan nasabnya hingga ke Prabu Brawijaya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden: Ada yang Lebih Pantas

Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden: Ada yang Lebih Pantas

Lifestyle | Rabu, 11 Desember 2024 | 09:18 WIB

Clara Shinta Diancam Usai Dituding Jadi Penyebar Video Gus Miftah: Akan Kami Serang...

Clara Shinta Diancam Usai Dituding Jadi Penyebar Video Gus Miftah: Akan Kami Serang...

Lifestyle | Rabu, 11 Desember 2024 | 09:03 WIB

KH Syarif Rahmat Koar-koar Cari Pelaku Penyebar Video Gus Miftah, Netizen: Padahal Tim Mereka Sendiri...

KH Syarif Rahmat Koar-koar Cari Pelaku Penyebar Video Gus Miftah, Netizen: Padahal Tim Mereka Sendiri...

Tekno | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:05 WIB

Bukan Cuma Gus Miftah, Ini 3 Ulama yang Jadikan Lokalisasi Ladang Pahala

Bukan Cuma Gus Miftah, Ini 3 Ulama yang Jadikan Lokalisasi Ladang Pahala

Lifestyle | Rabu, 11 Desember 2024 | 06:20 WIB

Gus Miftah Lagi Dibenci Masyarakat Indonesia, Isa Zega Aji Mumpung Melawan Dibilang Penista Agama

Gus Miftah Lagi Dibenci Masyarakat Indonesia, Isa Zega Aji Mumpung Melawan Dibilang Penista Agama

Entertainment | Rabu, 11 Desember 2024 | 07:15 WIB

Beda Reaksi Andy F Noya dan Najwa Shihab Undang Gus Miftah ke TV, Ada yang Menyesal

Beda Reaksi Andy F Noya dan Najwa Shihab Undang Gus Miftah ke TV, Ada yang Menyesal

Entertainment | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:15 WIB

Penampilan Baru Gus Miftah Usai Polemik Olok-Olok Penjual Teh, Kembali ke Setelan Awal

Penampilan Baru Gus Miftah Usai Polemik Olok-Olok Penjual Teh, Kembali ke Setelan Awal

Entertainment | Rabu, 11 Desember 2024 | 07:45 WIB

Terkini

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

×