Bagaimana Cara Membedakan Virus HMPV dengan RSV: Dua Infeksi Pernapasan Bergejala Mirip

Ruth Meliana Suara.Com
Senin, 13 Januari 2025 | 19:47 WIB
Bagaimana Cara Membedakan Virus HMPV dengan RSV: Dua Infeksi Pernapasan Bergejala Mirip
Ilustrasi Tes HMPV - Ciri Infeksi HMPV (Unsplash)

Suara.com - Human metapneumovirus atau HMPV tengah menjadi perhatian serius di dunia. Selain sudah memicu epidemik di China, virus HMPV juga dikonfirmasi telah masuk ke Indonesia.

Namun, ternyata masih belum banyak yang bisa membedakan HMPV dengan respiratory syncytial virus (RSV). Diketahui baik HMPV dan RSV adalah virus menginfeksi pernapasan manusia. Kedua virus ini sama-sama mudah menyebar melalui batuk dan bersin.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa sulit untuk membedakan berbagai penyakit pernapasan karena memiliki gejala yang mirip seperti demam, batuk, pilek, dan hidung tersumbat. Lalu bagaimana cara membedakan antara HMPV dan RSV?

Gejala untuk Membedakan HMPV dan RSV

Ilustrasi orang sakit, masa inkubasi virus HMPV (Freepik)
Ilustrasi orang sakit, masa inkubasi virus HMPV (Freepik)

Menyadur Onlymyhealth, HMPV dan RSV memiliki perbedaan dalam hal diagnosis dan dampak jangka panjang. RSV telah diteliti dengan baik dan dikenal luas, sedangkan HMPV masih kurang terdiagnosis karena gejalanya yang tumpang tindih dengan virus pernapasan lainnya, ditambah terbatasnya akses ke alat diagnostik seperti tes PCR.

Selain itu, HMPV dapat menyebabkan masalah pernapasan kronis. Contohnya asma pada anak-anak dan memperburuk kondisi yang sudah ada sebelumnya, seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada orang tua.

HMPV dan RSV memiliki banyak gejala yang mirip, seperti pilek, batuk, demam, dan gangguan pernapasan. Namun, gejala utama yang membedakan HMPV dari RSV terletak pada tingkat keparahan dan dampaknya pada kelompok tertentu. Berikut cara membedakan gejala HMPV dengan RSV:

  • Tingkat keparahan komplikasi jangka panjang: HMPV lebih sering dikaitkan dengan komplikasi pernapasan jangka panjang, seperti asma dan mengi berulang pada anak-anak, yang kurang menonjol pada kasus RSV.
  • Memburuknya kondisi yang sudah ada sebelumnya: Pada orang tua, HMPV lebih mungkin memperburuk kondisi kronis seperti PPOK dan gagal jantung dibandingkan dengan RSV.
  • Permulaan gejala: Gejala HMPV dapat berkembang lebih bertahap dan terkadang salah didiagnosis karena pendeteksiannya yang hampir sama dengan virus pernapasan lainnya.

Untuk membedakan kedua kondisi secara akurat, Anda mungkin harus menjalani tes diagnostik, karena gejala saja mungkin tidak cukup untuk membedakan kedua infeksi tersebut. HMPV dan RSV terutama didiagnosis melalui tes PCR, yang mendeteksi materi genetik virus.

Metode diagnostik lainnya termasuk deteksi antigen dan kultur virus. Meski demikian, PCR tetap merupakan pendekatan yang paling akurat dan banyak digunakan.

Baca Juga: Cara Mencegah Virus HMPV yang Makin Mewabah, Ini Saran Dokter

Pengobatan dan Tindakan Pencegahan

Ilustrasi Virus HMPV. [Dok.Antara]
Ilustrasi Virus HMPV. [Dok.Antara]

Untuk HMPV, tidak ada perawatan antivirus khusus. Namun, kondisinya dapat dikelola melalui perawatan suportif, seperti menjaga hidrasi, menggunakan obat bebas (OTC) untuk demam dan nyeri seperti parasetamol, dan memberikan terapi oksigen jika perlu dalam kasus yang parah. Rawat inap mungkin diperlukan untuk kelompok rentan.

Seperti HMPV, RSV juga tidak memiliki perawatan antivirus yang ditargetkan. Perawatan suportif adalah pendekatan utama, tetapi untuk kasus yang parah, terutama pada bayi, antibodi monoklonal seperti palivizumab dapat diberikan kepada bayi berisiko tinggi untuk membantu mencegah infeksi.

Dalam kasus yang parah, rawat inap untuk terapi oksigen, ventilasi, dan dukungan pernapasan lainnya adalah hal yang umum.

Sementara itu, strategi pencegahan untuk HMPV meliputi kebersihan tangan yang baik, menutup mulut saat batuk dan bersin, memakai masker, menjaga jarak sosial, dan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Tidak ada vaksin khusus untuk HMPV.

Pencegahan RSV juga meliputi kebersihan tangan dan pemakaian masker. Selain itu, vaksin dan pilihan antibodi monoklonal untuk RSV masih dalam penelitian, meskipun belum ada vaksin hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI