Misteri Tanggal Imlek: Kenapa Selalu di Bulan Januari atau Februari?

M. Reza Sulaiman

Rabu, 15 Januari 2025 | 14:27 WIB
Misteri Tanggal Imlek: Kenapa Selalu di Bulan Januari atau  Februari?
Kenapa Imlek Selalu Dirayakan pada Januari atau Februari? Ini Penjelasannya (Freepik)

Suara.com - Tahun ini, perayaan Imlek 2576 Kongzili akan jatuh pada tanggal 29 Januari 2025. Momen ini merupakan salah satu perayaan terbesar bagi masyarakat Tionghoa. Lantas, kenapa Imlek selalu dirayakan pada Januari atau Februari?

Setiap tahun, mereka merayakan momen ini dengan berbagai tradisi dan ritual yang sarat akan makna, seperti berkumpul bersama keluarga, membersihkan rumah, serta memanjatkan doa untuk keberuntungan di tahun yang baru.

Namun, banyak yang bertanya-tanya mengapa perayaan Imlek selalu jatuh pada bulan Januari atau Februari setiap tahunnya. Berikut ulasan selengkapnya.

Alasan Imlek Selalu Jatuh di Bulan Januari atau Februari

Tahun Baru Imlek didasarkan pada kalender lunar, yaitu kalender yang mengukur waktu berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi. Berbeda dengan kalender Masehi yang mengikuti peredaran matahari, kalender lunar memiliki siklus yang lebih pendek.

Mengutip dari Britannica, Tahun Baru Imlek setiap tahunnya dirayakan pada bulan baru kedua setelah titik balik matahari musim dingin, yang biasanya jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari dalam kalender Masehi.

Hal ini disebabkan oleh sistem kalender lunar, di mana setiap bulan dimulai pada saat terjadinya bulan baru, dan perayaan Imlek berlangsung hingga bulan purnama berikutnya.

Pada kalender lunar, bulan baru dimulai pada fase bulan baru pertama setelah konjungsi matahari dan bulan yang terdekat dengan titik musim dingin. Oleh karena itu, Imlek selalu jatuh setelah titik balik matahari musim dingin, antara bulan Januari dan Februari, dengan tanggal yang berbeda setiap tahunnya.

Misalnya, pada tahun 2023, Imlek jatuh pada 22 Januari, pada tahun 2024 jatuh pada 10 Februari, sedangkan pada tahun 2025, perayaan Imlek akan dilaksanakan pada 29 Januari.

baca juga

Makna dan Tradisi Perayaan Imlek

Tahun Baru Imlek bukan sekadar perayaan pergantian tahun, tetapi juga momen untuk berkumpul dengan keluarga, membersihkan rumah, serta merayakan harapan dan keberuntungan di tahun yang baru.

Selain sebagai awal tahun baru dalam kalender Tionghoa, Imlek juga dianggap sebagai simbol kehidupan baru dan pembaharuan. Hal ini terlihat dalam berbagai tradisi, seperti membersihkan rumah sebelum perayaan untuk mengusir nasib buruk dan menyambut keberuntungan, serta penggunaan warna merah yang melambangkan kekuatan dan keberuntungan.

Tradisi seperti membagikan angpao, makan hidangan khas, serta sembahyang untuk menghormati leluhur juga menjadi bagian penting dari perayaan ini.

Meskipun tanggal perayaan Imlek selalu bergeser, makna dan semangat Imlek tetap sama setiap tahunnya, menjadikannya perayaan yang sangat dinantikan oleh umat Tionghoa di seluruh dunia.

Demikianlah informasi terkait kenapa Imlek selalu dirayakan pada Januari atau Februari. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barongsai Itu Hewan Apa? Banyak yang Salah Sangka

Barongsai Itu Hewan Apa? Banyak yang Salah Sangka

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 11:09 WIB

Perbedaan Barongsai dan Barongan, 2 Kesenian yang Menampilkan Singa

Perbedaan Barongsai dan Barongan, 2 Kesenian yang Menampilkan Singa

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 08:10 WIB

Sejarah Asal-usul Barongsai, Tarian Khas saat Imlek

Sejarah Asal-usul Barongsai, Tarian Khas saat Imlek

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2025 | 19:19 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×