Kontroversi Nakes di Papua: Pangan Lokal Ditukar dengan Mie Instan, Netizen Bereaksi Keras

Nur Khotimah, Dinda Rachmawati

Jum'at, 17 Januari 2025 | 19:18 WIB
Kontroversi Nakes di Papua: Pangan Lokal Ditukar dengan Mie Instan, Netizen Bereaksi Keras
Kontroversi Nakes di Papua: Pangan Lokal Ditukar dengan Mie Instan, Netizen Bereaksi Keras (TikTok)

Suara.com - Konten TikTok seorang nakes yang bertugas di Papua, menjadi sorotan di media sosial. Terlihat akun @/_wike.afrilia_ menukar pangan lokal dengan pangan instan atau olahan. 

Dalam beberapa video, terlihat warga lokal membawakan beberapa pangan lokal, seperti ikan atau udang yang baru dipancingnya dengan beberapa bungkus mi instan. 

Terlihat warga lokal tersebut merasa senang setelah menukar apa yang dimilikinya dengan bahan makanan olahan yang mungkin sulit didapatkannya. Meski begitu, hal ini menjadi perhatian tersendiri di media sosial X.

Sebab kebanyakan, pangan lokal yang segar dan sehat itu memang ditukar dengan makanan olahan yang tidak sehat, tinggi natrium hingga gula. Salah satunya seperti dituliskan akun X @/berlianidris.

Netizen tersebut bahkan langsung menegur Kepala Badan Gizi Nasional dan Kementrian Kesehatan RI untuk memberikan perhatian terhadap hal tersebut. 

"Mohon perhatian Ka. Badan Gizi Nasional Bpk Dadan Hindayana & @KemenkesRI, agar menegur Nakes & siapapun yg menukar pangan segar lokal dari penduduk dgn pangan instan processed, & menjadikannya spt konten sedekah. Bukan hanya tidak sehat, ini juga penghinaan atas kebhinekaan," tulis dia seperti Suara.com kutip pada Jumat (17/1/2025).

Netizen lain menyebut dirinya sangat menyayangkan, sebab warga Papua yang telah beradaptasi dengan lingkungan dan sumber pangan lokalnya, tiba-tiba dipaksa berubah.

"Betul, dipaksa berubah. Kemarin lewat fyp, mereka punya persediaan sagu, tapi dianggap 'kasian' dan malah dikasih bantuan kyk yg sebelah kanan. Mirisnya, isi komen malah jadiin videonya konten bersyukur," ujar @sar****.

"Aduh, udah sering gue komen ini tuh gastrokolonialisme, tapi ya diserang balik sama fansnya. Pdhl cukup edukasi aja, udang, ikan, pisang, dan hasil alam itu jauuuh lebih baik gizinya dibandingkan mie instan. Belom lagi kasih beras ke mereka yg normalnya makan sagu," tulis @van****.

baca juga

"Adanya cipkon gastrokolinialisme. Masyarakat dipaksa pasrah hutannya dibabat, pangan lokal sprti sagu,umbi-umbian didiskreditkan dan muncul orkestrasi pahlawan kesiangan yg bagi2 mie," tambah @pese****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Makan Bergizi Gratis Dinikmati Siswa SMK di Papua, Netizen Merasa Haru: Ini Baru Menghargai Pemberian

Momen Makan Bergizi Gratis Dinikmati Siswa SMK di Papua, Netizen Merasa Haru: Ini Baru Menghargai Pemberian

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 17:40 WIB

Diunggah Guru, Menu Makan Bergizi Gratis di SMK Papua Pegunungan Tuai Pujian: Nasi dan Sayurnya ...

Diunggah Guru, Menu Makan Bergizi Gratis di SMK Papua Pegunungan Tuai Pujian: Nasi dan Sayurnya ...

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 13:54 WIB

KPU hingga Gubernur-Wagub Terpilih Dinilai Bermasalah, Pilkada Papua Selatan Digugat ke MK

KPU hingga Gubernur-Wagub Terpilih Dinilai Bermasalah, Pilkada Papua Selatan Digugat ke MK

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 13:10 WIB

Terkini

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:24 WIB

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 9

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 9

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 13:21 WIB

Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan

Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:20 WIB

Kuda Menari dan Pohon Telur: Cara Unik Orang Mandar Rayakan Maulid Nabi

Kuda Menari dan Pohon Telur: Cara Unik Orang Mandar Rayakan Maulid Nabi

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:20 WIB

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:10 WIB

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:06 WIB

×