Berkaca dari Kasus Nagita Slavina, Apakah Dosa Makan Babi Lebih Besar dari Korupsi?

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:46 WIB
Berkaca dari Kasus Nagita Slavina, Apakah Dosa Makan Babi Lebih Besar dari Korupsi?
Nagita Slavina. (YouTube)

Suara.com - Nagita Slavina saat ini tengah banyak dibicarakan lantaran ketahuan makan makanan nonhalal yang diduga mengandung babi.

Diketahui ini bukanlah kali pertama istri Raffi Ahmad tersebut makan makanan non halal. Saat melancong ke Singapura, Nagita sempat kedapatan menikmati mie bakso ikan yang mengandung minyak babi.

Dari pembicaraan tersebut, tidak sedikit yang kemudian membicarakan perbandingan dosa antara makan babi dan korupsi.

Pasalnya, seperti yang kita tahu, saat ini di Indonesia semakin marak pejabat tersandung kasus korupsi dengan angka fantastis.

Lantas, jika berbicara dari segi dosa, mana sebenarnya yang lebih besar, makan babi atau korupsi? Simak ulasan berikut untuk jawabannya.

Potret Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Instagram/@raffinagita1717)
Potret Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Instagram/@raffinagita1717)

Dosa Makan Babi dan Korupsi

Dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier pada 21 November 2023 lalu, Ustaz Dr Khalid Basalamah Lc Ma sempat mengatakan bahwa dosa makan babi dan korupsi tidak bisa dibanding-bandingkan. Namun, keduanya memang termasuk dosa besar.

"Jadi kalau saya sih karena dua-duanya pelanggaran (makan babi dan korupsi), jangan dilakukan. Karena konsekuensi dua-duanya adalah hukuman," tutur Ustadz Khalid Basalamah.

Makan babi termasuk dosa besar karena hewan yang identik dengan warna pink itu menjadi satu-satunya hewan yang jelas disebutkan dalam kitab suci Al-Quran, tepatnya surat Al-Baqarah ayat 173 berikut.


اِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ بِهٖ لِغَيْرِ اللّٰهِۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَّلَا عَادٍ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ۝١٧٣

Baca Juga: Beda Kekayaan Inul Daratista vs Nagita Slavina: Masalah Perawatan Wajah Jadi Omongan

innamâ ḫarrama ‘alaikumul-maitata wad-dama wa laḫmal-khinzîri wa mâ uhilla bihî lighairillâh, fa manidlthurra ghaira bâghiw wa lâ ‘âdin fa lâ itsma ‘alaîh, innallâha ghafûrur raḫîm

Artinya: Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah. Akan tetapi, siapa yang terpaksa (memakannya), bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sementara itu, korupsi adalah tindakan yang tidak hanya merugikan sendiri, tetapi juga masyarakat sehingga dosanya tidak kalah besar.

"Korupsi itu kan mengambil hak orang lain. Jadi korupsi itu akumulasi dosa-dosa besar. Jadi memang dia itu gabungan mas," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI