Viral Kasus ASN Demo, Kenali 16 Ciri-ciri Atasan Toxic

Ruth Meliana | Suara.com

Senin, 20 Januari 2025 | 20:35 WIB
Viral Kasus ASN Demo, Kenali 16 Ciri-ciri Atasan Toxic
Ilustrasi bos yang sedang memarahi karyawannya (Unsplash.com)

Suara.com - Kasus ASN Kemendikti Saintek menggelar demo masih menjadi trending di media sosial. Ratusan ASN Dikti diduga berdemo untuk mengkritik Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Dalam demo itu, para ASN Dikti juga membentangkan spanduk yang menyindir dugaan penyalahgunaan kekuasaan Menteri Satryo dan sang istri. Mereka juga menegaskan diri sebagai ASN, bukan pembantu keluarga.

Demo masif para ASN Dikti itu seolah menyiratkan situasi toxic di tempat kerja mereka, tepatnya adalah Kemendikti Saintek. Mengenai itu, ada baiknya untuk memahami ciri-ciri atasan toxic di tempat kerja

Menyadur Choosing Therapy, ada banyak tanda untuk memahami apakah bos toxic, atau tidak. Ciri-ciri ini wajib dimengerti pekerja agar tidak terjerumus dalam lingkungan kerja yang toxic.

1. Tidak bisa menerima saran

Atasan toxic sering kesulitan menerima tanggung jawab pribadi atau mengakui kesalahannya. Akibatnya, atasan cenderung bersikap defensif saat kesalahannya diungkap. Mereka bahkan mungkin menyalahkan orang lain.

2. Gaslighting

Gaslighting adalah salah satu bentuk kekerasan yang paling merusak. Atasan toxic dapat menggunakannya untuk berbohong, meremehkan, atau memutarbalikkan situasi tertentu.

Contohnya, atasan mungkin ngotot memberi tahu Anda tentang tenggat waktu tertentu, padahal Anda yakin mereka tidak pernah memberitahu.

3. Menuntut pujian terus-menerus

Sering kali, perasaan rendah diri memicu atasan berbuat toxic. Tipe atasan ini biasa menginginkan pengakuan atau pujian sesering mungkin. Mereka bahkan mungkin mencari pujian dengan cara yang tampak memalukan bagi orang lain.

4. Berteriak saat marah

Atasan yang toxic sering kali kesulitan mengendalikan emosinya. Para bos seperti ini bisa menjadi tidak terkendali dalam rapat. Alih-alih mengungkapkan kebutuhan dengan tepat, atasan toxic bisa menggunakan taktik intimidasi, seperti berteriak atau mengancam orang lain.

5. Kebohongan yang mencolok

Kejujuran adalah bagian penting dari hubungan yang sehat. Jadi jika Anda memergoki bos berbohong kepada Anda, itu adalah tanda bahaya yang serius.

Kebohongan bisa menjadi tanda atasan sedang menghindari tugas-tugas penting di tempat kerja, meremehkan kekurangannya sendiri, atau mencoba mengambil keuntungan atas hal-hal yang bukan milik mereka.

6. Mengawasi pekerjaan dengan manajemen mikro

Manajemen mikro bisa menjadi metode intimidasi halus lainnya. Bos toxic sering kali memiliki masalah kontrol, seperti kesulitan memercayai timnya sendiri untuk melakukan pekerjaan secara efektif.

Akibatnya, bos bisa menciptakan lingkungan kerja toxic, di mana setiap gerakan pekerja diawasi. Hal ini, tentu saja, dapat membuat pegawai merasa cemas atau kesal, terutama ketika pekerja merasa mampu menyelesaikan tugas. Ditambah hal ini juga menghambat pekerjaan.

7. Sering bergosip

Bos toxic mungkin berbicara buruk tentang manajer atau karyawan lain. Dalam beberapa hal, atasan mungkin tampak senang menyebarkan rumor.

Atasan yang profesional dan terhormat mungkin punya pendapat, tetapi mereka menyimpan pikiran itu untuk diri sendiri. Sebaliknya, atasan toxic mungkin senang mengaduk-aduk masalah dan melihat kekacauan terjadi.

8. Mengucilkan orang

Atasan toxic sering meremehkan lingkungan kerja yang kolaboratif. Tandanya bisa terlihat saat atasan sering pilih kasih dan mengadu domba pegawai satu sama lain.

Taktik ini sering membuat pegawai fokus melampiaskan perasaan mereka pada satu sama lain, alih-alih menyadari sumber masalahnya.

9. Memberikan arahan yang tidak jelas

Atasan toxic mungkin bersikap pasif atau tidak langsung saat memberi tugas ke pegawai. Biasanya, atasan seperti ini seolah berharap pegawai membaca pikirannya.

Akibatnya, pegawai mungkin terjebak menebak-nebak apa yang atasan inginkan. Tak jarang pegawai menjadi mudah merasa cemas atau tidak kompeten.

10. Mencampuri urusan pegawai

Beberapa atasan yang toxic akan mencoba mengendalikan setiap aspek tempat kerja. Contohnya, atasan mungkin menyuruh pegawai mencoba melakukan hal-hal di luar lingkup kompetensi mereka. Pola ini dapat membuat pegawai frustrasi dan merugikan kesejahteraan perusahaan.

11. Tidak menghormati batasan pegawai

Atasan yang toxic mengabaikan batasan orang lain. Sebagai contoh, ketika pekerja menyebutkan jam kerja yang ditetapkan, atasan yang buruk kemungkinan akan mencoba mempermalukan atau memaksa pegawai untuk bekerja lebih lama.

Mereka mungkin juga memaksa pekerja untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Dan jika pegawai menolak, atasan melakukan kekerasan finansial dengan menahan gaji atau kompensasi.

12. Mencuri pekerjaan pegawai

Atasan yang toxic tidak memiliki masalah mengklaim ide, konten, atau bahkan pekerjaan langsung orang lain. Dalam beberapa kasus, kompetensi seorang pegawai memang dapat dilihat dari hasil kerja keras mereka.

Namun, kita semua tahu bahwa menerima penghargaan juga penting. Oleh karena itu, pekerja bisa sangat frustrasi ketika atasan mendapatkan penghargaan dari mencuri ide mereka.

13. Sering mengancam

Bos toxic bisa menjadi mudah marah dan impulsif saat merasa stres. Akibatnya, atasan mungkin melampiaskan rasa frustrasinya kepada pegawai mereka. Misalnya, mereka mungkin mengancam akan mengurangi jumlah departemen atau memecat pegawai.

14. Terus-menerus menyela

Jika atasan Anda berbicara tanpa henti saat rapat atau percakapan sehari-hari, itu pertanda buruk. Itu berarti atasan mungkin tidak menghargai apa yang Anda katakan. Itu menjadi tanda atasan tidak meluangkan waktu untuk mendengarkan kebutuhan pegawai mereka.

15. Mempermalukan orang lain

Tidaklah baik untuk mengejek atau mempermalukan pegawai di depan umum. Namun, bos toxic sering kali meremehkan orang lain agar mereka menyerahkan kekuasaan mereka.

Contohnya, atasan mungkin menghina karyawan dalam rapat, mengabaikan perasaan mereka, atau menggunakan sarkasme untuk membenarkan perilaku kejamnya.

16. Mengganggu pekerja setelah jam kerja

Keadaan darurat memang terjadi, tetapi bos seharusnya tidak mengirim email atau menelepon pegawai sepanjang malam. Mereka juga seharusnya tidak mempermalukan pegawai ketika mereka mengambil cuti pribadi atau cuti sakit.

Jika atasan Anda bersikap seolah-olah Anda harus bekerja 24 jam non stop, itu pertanda bahwa mereka tidak menghargai kebutuhan pegawai untuk menyeimbangkan kehidupan dan pekerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rose BLACKPINK Bantah Pernah Pacaran dengan Jaden Smith, Misteri Pria di MV Toxic Till The End Terpecahkan

Rose BLACKPINK Bantah Pernah Pacaran dengan Jaden Smith, Misteri Pria di MV Toxic Till The End Terpecahkan

Lifestyle | Senin, 20 Januari 2025 | 14:56 WIB

Membongkar Sesat Pikir Warganet Memandang Kasus Guru Perempuan Perkosa Siswa di Grobogan: Mengapa Korban Bungkam?

Membongkar Sesat Pikir Warganet Memandang Kasus Guru Perempuan Perkosa Siswa di Grobogan: Mengapa Korban Bungkam?

Liks | Rabu, 15 Januari 2025 | 08:00 WIB

Toxic Till the End: Mengurai Hubungan Beracun ala Rose Blackpink

Toxic Till the End: Mengurai Hubungan Beracun ala Rose Blackpink

Your Say | Kamis, 02 Januari 2025 | 10:42 WIB

Ulasan Buku Terjebak Hustle Culture, Fenomena Gila Kerja yang Melanda Gen Z

Ulasan Buku Terjebak Hustle Culture, Fenomena Gila Kerja yang Melanda Gen Z

Your Say | Sabtu, 28 Desember 2024 | 10:53 WIB

Review Film Toxic Parents: Menyoroti Sisi Gelap Hubungan Orangtua dan Anak

Review Film Toxic Parents: Menyoroti Sisi Gelap Hubungan Orangtua dan Anak

Your Say | Sabtu, 14 Desember 2024 | 16:43 WIB

Lingkungan Beracun: Antara Kenyamanan dan Kerusakan Emosional

Lingkungan Beracun: Antara Kenyamanan dan Kerusakan Emosional

Your Say | Jum'at, 13 Desember 2024 | 17:20 WIB

Terkini

Libur Sekolah: Ajak Anak Main ke Peternakan, Bisa Nonton Animal Show

Libur Sekolah: Ajak Anak Main ke Peternakan, Bisa Nonton Animal Show

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:08 WIB

6 Parfum Indomaret Murah Wangi Bak Orang Kaya, Setara YSL hingga Armani

6 Parfum Indomaret Murah Wangi Bak Orang Kaya, Setara YSL hingga Armani

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:00 WIB

Urutan Skincare Wardah untuk Kulit Cerah dan Bercahaya, Bye-bye Kusam

Urutan Skincare Wardah untuk Kulit Cerah dan Bercahaya, Bye-bye Kusam

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:33 WIB

Bukan Libur Nasional, Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 Apakah Wajib Upacara?

Bukan Libur Nasional, Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 Apakah Wajib Upacara?

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:10 WIB

4 Dampak Rupiah Melemah Pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

4 Dampak Rupiah Melemah Pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:09 WIB

Sidang Isbat Idul Adha 2026 Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal dan Link-nya

Sidang Isbat Idul Adha 2026 Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal dan Link-nya

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:51 WIB

Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?

Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:27 WIB

5 Skincare Wardah untuk Kurangi Kerutan Usia 50 Tahun, Wajah Kembali Kencang

5 Skincare Wardah untuk Kurangi Kerutan Usia 50 Tahun, Wajah Kembali Kencang

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:15 WIB

3 Zodiak Diprediksi Beruntung 18-24 Mei 2026, Masa Sulit Mulai Berakhir

3 Zodiak Diprediksi Beruntung 18-24 Mei 2026, Masa Sulit Mulai Berakhir

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:02 WIB

Banjir Hoki, 4 Shio Ini Diperkirakan Bernasib Baik pada 17 Mei 2026

Banjir Hoki, 4 Shio Ini Diperkirakan Bernasib Baik pada 17 Mei 2026

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:42 WIB