Silsilah Keluarga Nasaruddin Umar, Jadi Gunjingan karena Pegang Tangan Celine

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Selasa, 28 Januari 2025 | 13:00 WIB
Silsilah Keluarga Nasaruddin Umar, Jadi Gunjingan karena Pegang Tangan Celine
Silsilah keluarga Nasaruddin Umar. [Instagram @nasaruddin_umar]

Suara.com - Menteri Agama (Menag) KH Prof Nasaruddin Umar mendapat serangan di media sosial setelah videonya bersama artis Celine Evangelista viral.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @celine_evangelista, terlihat Imam Besar Masjid Istiqlal itu mendoakan Celine sambil memegang tangannya.

Video ini sontak jadi gunjingan para netter yang menganggap Celine bukanlah muhrim sehingga tak boleh dipegang oleh Nasaruddin. 

Dalam Islam hukum seorang pria memegang wanita bukan muhrimnya adalah tak boleh alias dilarang. Walau ada juga ulama yang membolehkan selama tidak disertai birahi.

"Naudzubillah... Imam besar moso tdk paham konsep mahrom dalam islam... sy aja gak berani pak salaman sm sepupu lelaki yg notabene saudara dekat," ucap netizen.

"Menteri agama tapi ga ngerti hukum bersentuhan sama yg bukan mahrom," kata netizen lain.

Silsilah Keluarga Nasaruddin Umar

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA lahir di Ujung, Bone, Sulawesi Selatan pada 23 Juni 1959. Dia adalah anak sulung dari lima bersaudara.

Dilihat dari silsilah keluarga, Nasaruddin Umar merupakan keturunan pemuka agama dan tokoh terpandang di daerah Bone, Sulawesi Selatan. 

Baca Juga: Diduga Mualaf, Celine Evangelista Dapat Gelar Spesial dari Keraton dan Dianggap Kerabat Bangsawan

Kakeknya, Haji Muhammad Ali Umar, adalah salah satu pendiri Muhammadiyah di Sulawesi Selatan. Ayahnya bernama Andi Muhammad Umar, seorang pendiri Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Sulawesi Selatan.

“Saya besar dari keluarga Muhammadiyah. Tapi bapak saya adalah pendiri Ansor Sulsel,” katanya saat di arena Tanwir I Muhammadiyah periode Muktamar ke-48 pada (5/12/2024) yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Kupang.

Menurut Nasaruddin Umar, ayahnya berprofesi sebagai guru. Ayah Nasaruddin pernah menjadi kepala sekolah di kampungnya di Ujung, Bone.

Saat pemberontakan DI/TII pecah, banyak para guru yang berhenti mengajar karena tidak digaji. Andi Muhmmad Umar, tidak seperti itu. 

Ia tetap bertahan mengajar di sekolah walau tak mendapat gaji karena sangat peduli terhadap pendidikan anak-anak. Ia juga harus menjalankan peran lain yang ditinggalkan para guru.

Selain menjadi kepala sekolah, ayah Menteri Agama itu juga menjadi guru sekaligus staf.  “Ayahanda mengajar enam kelas dalam sehari,” kenang Prof Nasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI