Gemas! Bakso Anak Harimau Sumatera Curi Perhatian di Disney Animal Kingdom Amerika

Yasinta Rahmawati

Rabu, 12 Februari 2025 | 17:04 WIB
Gemas! Bakso Anak Harimau Sumatera Curi Perhatian di Disney Animal Kingdom Amerika
Bakso, anak Harimau Sumatera di Disney Animal Kingdom. (Instagram/@disneyparks)

Suara.com - Anak harimau Sumatera bernama Bakso tengah mencuri perhatian warganet serta para pengunjung di Disney Animal Kingdom, Florida, Amerika Serikat. Bakso lahir pada September 2024 dan baru melakukan debut pertamanya ke publik pada 2 Februari 2025 kemarin.

Dilansir dari Disney Parks Blog, Bakso—atau dalam bahasa Inggris disebut Meatball—muncul pertama kali di Maharajah Jungle Trek, sebuah area kebun binatang yang dikelola oleh Disney Animal Kingdom.

Nama Bakso sendiri terinspirasi dari makanan khas Indonesia, membuatnya semakin menarik perhatian banyak orang. Bakso merupakan anak dari induk Sohni (13 tahun) dan pejantan Conrad (12 tahun).

Kelahiran Bakso sangat istimewa karena ia menjadi satu-satunya anak harimau Sumatera yang lahir di Disney Animal Kingdom dalam tujuh tahun terakhir. Tak heran, kehadirannya begitu dinantikan oleh tim konservasi dan para pengunjung.

Bakso dan induknya, Harimau Sumatera di Disney Animal Kingdom. (Instagram/@disneyparks)
Bakso dan induknya, Harimau Sumatera di Disney Animal Kingdom. (Instagram/@disneyparks)

Pihak kebun binatang sendiri secara rutin membagikan pertumbuhan Bakso, yang kini dikenal sebagai anak harimau yang aktif dan penuh rasa ingin tahu.

Berada dalam pengawasan induknya, Bakso semakin berani menjelajahi area sekitarnya dan mulai melatih keterampilannya. Ia terlihat gemar memanjat, berguling di atas rerumputan, hingga melompat ke air.

Tingkah laku menggemaskan Bakso sukses mencuri perhatian para pengunjung serta warganet, terutama setelah videonya tersebar di berbagai media sosial.

Kehadiran Bakso pun menjadi simbol penting dalam upaya pelestarian Harimau Sumatera.

Harimau Sumatera memilikii nama latin panthera tigris sumatrae atau disebut juga Harimau Sunda. Hal itu mengacu pada kawasan biogeografi Harimau Sumatera yang mencakup Sumatera, Jawa, dan Bali.

baca juga

Ia termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered) dalam daftar merah spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebun Binatang Ini Buka Bisnis Jual Urin Harimau Seharga Rp 111 Ribu, Tertarik Beli?

Kebun Binatang Ini Buka Bisnis Jual Urin Harimau Seharga Rp 111 Ribu, Tertarik Beli?

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2025 | 14:09 WIB

Detik-detik Warga Agam Bertemu Harimau Sumatera Saat Buru Babi, Tubuh Gemetar di Atas Pohon Setinggi 15 Meter!

Detik-detik Warga Agam Bertemu Harimau Sumatera Saat Buru Babi, Tubuh Gemetar di Atas Pohon Setinggi 15 Meter!

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 14:31 WIB

Tak Sengaja Bertemu Harimau, Pemburu Babi di Agam Gemetaran di Atas Pohon 15 Meter

Tak Sengaja Bertemu Harimau, Pemburu Babi di Agam Gemetaran di Atas Pohon 15 Meter

News | Rabu, 25 Desember 2024 | 21:18 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×