Kebun Binatang Ini Buka Bisnis Jual Urin Harimau Seharga Rp 111 Ribu, Tertarik Beli?

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2025 | 14:09 WIB
Kebun Binatang Ini Buka Bisnis Jual Urin Harimau Seharga Rp 111 Ribu, Tertarik Beli?
Kebun binatang di Tiongkok telah memicu badai media sosial setelah mulai menjual air seni harimau seharga Rp 111 ribu

Suara.com - Sebuah kebun binatang di Tiongkok telah memicu badai media sosial setelah mulai menjual air seni harimau. Mereka klaim bahwa urin harimau memiliki"khasiat obatnya" dapat mengobati rematik.

Dilansir  The Independent, seorang pengunjung Kebun Binatang Margasatwa Yaan Bifengxia, yang terletak di provinsi Sichuan barat daya, penjualan "air seni harimau yang berkhasiat obat" yang diduga berasal dari harimau Siberia.

Sebotol cairan seberat 250 gram harganya sekitar 50 yuan atau sekitar Rp 111 ribu. Kebun binatang tersebut merekomendasikan agar cairan tersebut dicampur dengan anggur putih dan dioleskan ke area yang terkena, bersama dengan irisan jahe.

Cairan tersebut memiliki "efek terapeutik yang baik" pada penyakit seperti artritis reumatoid, terkilir, dan nyeri otot, klaimnya. Pelanggan diberi tahu bahwa ramuan tersebut aman untuk dikonsumsi secara oral tetapi tidak boleh lagi digunakan jika mereka mengalami reaksi alergi.

Kebun binatang tersebut mengatakan bahwa air seni tersebut dikumpulkan langsung dari baskom tempat harimau buang air kecil tetapi tidak menjelaskan apakah ada prosedur disinfeksi yang diikuti.

Staf kebun binatang bersikeras bahwa ramuan tersebut memenuhi kualifikasi yang diperlukan untuk diberi label "obat" dan dapat dijual selama mereka memiliki izin usaha dengan izin operasi. Mereka mengatakan penjualannya rata-rata, dengan tidak lebih dari dua botol terjual per hari.

"Saya membeli beberapa untuk ayah saya karena penasaran, tetapi belum melihat efek apa pun, jadi itu hanya ditaruh di sana," komentar seorang pengunjung kebun binatang.

Selain itu, kebun binatang tersebut telah memberikan urin harimau Siberia pada tahun 2014 sebagai hadiah kepada para selebriti pemenang acara realitas luar ruangan.

Padahal, seorang ahli pengobatan tradisional Tiongkok, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan urin harimau tidak memiliki manfaat terapeutik yang terbukti dan tidak diakui sebagai obat tradisional.

Ini bukan pertama kalinya sebuah kebun binatang di Tiongkok dikecam karena menjual urin harimau. Pada tahun 2004, SCMP menemukan bahwa beberapa kebun binatang di provinsi Chongqing meniup peluit dan membiarkan keran air di dekat kandang harimau menetes untuk memastikan pasokan urin yang stabil. Hal ini dilakukan agar bisa dijual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas

Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:27 WIB

Siap Melepas Lajang di Tahun Kuda Api: 5 Shio Ini Diprediksi Menikah Tahun 2026

Siap Melepas Lajang di Tahun Kuda Api: 5 Shio Ini Diprediksi Menikah Tahun 2026

Your Say | Senin, 30 Maret 2026 | 15:14 WIB

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:08 WIB

4 Zodiak Paling Hoki dan Makmur 30 Maret 2026, Siap-siap Kebanjiran Cuan!

4 Zodiak Paling Hoki dan Makmur 30 Maret 2026, Siap-siap Kebanjiran Cuan!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 08:26 WIB

Taqy Malik Sentil Jomblo Ngenes, Warganet Balik Serang Isu Wakaf Al-Qur'an

Taqy Malik Sentil Jomblo Ngenes, Warganet Balik Serang Isu Wakaf Al-Qur'an

Entertainment | Senin, 30 Maret 2026 | 09:00 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

Viral dan Sering Sold Out, Berapa Omzet Aldi's Burger Milik Aldi Taher?

Viral dan Sering Sold Out, Berapa Omzet Aldi's Burger Milik Aldi Taher?

Entertainment | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:00 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:56 WIB

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB