Sejarah Butter Wijsman, Bahan yang Jadi Jaminan Kue Enak dan Wangi

Yasinta Rahmawati

Kamis, 20 Februari 2025 | 07:30 WIB
Sejarah Butter Wijsman, Bahan yang Jadi Jaminan Kue Enak dan Wangi
Potret Butter Wijsman. [https://www.wijsman-butter.nl/]

Suara.com - Bagi para pembuat kue, tentu sudah tak asing dengan butter Wijsman. Ini merupakan salah satu merek mentega yang digemari untuk membuat kue. Brand mentega asal Belanda ini mempunyai rasa yang khas dan cocok untuk membuat berbagai jenis kue kering maupun kue basah.

Bahan untuk olesan berbagai produk kue ini merupakan mentega salted yang memiliki kandungan garam. Kandungan ini berfungsi untuk mengawetkan mentega serta memberikan cita rasa yang pas. Keunggulan dan dedikasinya selama lebih dari ratusan tahun membuat Butter Wijsman digunakan oleh banyak pengusaha kuliner.

Berikut adalah sejarah panjang Butter Wijsman yang sudah eksis selama lebih dari seratus tahun. 

Sejarah Butter Wijsman

Butter Wijsman. (wijsman-butter.nl)
Butter Wijsman. (wijsman-butter.nl)

 

Dilansri dari laman resminya, Wijsman merupakan merek tertua di perusahaan mentega tersebut, dengan warisan yang telah berlangsung selama lebih dari 175 tahun. Brand ini dirikan pada tahun 1846 oleh Hendrik Johannes Wijsman Barentszoon dan berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pelopor dan pemasok terkemuka di bidang mentega kalengan.

Pada awal berdirinya Wijsman, tantangan dalam mengangkut mentega ke negara-negara yang jauh dengan iklim tropis cukup besar. Tahun 1900, Wijsman mencapai tonggak penting dengan mengekspor menteganya ke Indonesia untuk pertama kalinya.

Tidak seperti metode pengalengan mentega modern dan pengangkutan dengan suhu terkontrol, mentega dikirim dalam tong kayu. Untuk menjaga kualitas mentega, mentega didinginkan di ruangan besar dengan banyak es batu.

Dedikasi Wijsman terhadap inovasi, kualitas, dan penyediaan layanan yang sangat baik menghasilkan perkembangan penting yang berujung pada momen krusial pada tahun 1945, saat Wijsman mulai mengemas menteganya dalam kaleng. Inovasi ini menandai titik balik, yang memungkinkan Wijsman menjamin kualitas dan kesegaran mentega.

Dari awal mulanya yang sederhana pada tahun 1846 hingga kehadirannya di seluruh dunia saat ini, Wijsman terus menghadirkan cita rasa tradisi dan keunggulan. Baik dinikmati di iklim tropis maupun di tempat yang jauh di luar sana, mentega kalengan Wijsman tetap menjadi simbol kualitas abadi dan sejarah yang kaya yang mencakup berbagai generasi.

Samapi sekarang, Wijsman secara konsisten memproduksi mentega dengan kualitas terbaik yang terbuat dari 100% lemak susu sapi asli. Para masyarakat muslim pun tak perlu khawatir, karena Wijsman sudah mengantongi sertifikat halal.

baca juga

Mentega kalengan ini tersedia dalam berbagai ukuran, yakni 200 gram, 454 gram, 1000 gram, dan 2270 gram. Untuk harga, ukuran terkecil dibanderol mulai Rp80 ribuan, sedangkan yang paling besar mencapai Rp800 ribu.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Kue Lapis Legit, Diperkenalkan Orang Belanda Kini Jadi Primadona Kue Nusantara

Sejarah Kue Lapis Legit, Diperkenalkan Orang Belanda Kini Jadi Primadona Kue Nusantara

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2025 | 12:27 WIB

Tasyi Athasyia Adu Lapis Legit Milik Ci Mehong, Codeblu, & Mamitoko: Siapa Juaranya?

Tasyi Athasyia Adu Lapis Legit Milik Ci Mehong, Codeblu, & Mamitoko: Siapa Juaranya?

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2025 | 12:11 WIB

Misteri Bika Ambon: Kenapa Diberi Nama Ambon padahal Aslinya dari Medan?

Misteri Bika Ambon: Kenapa Diberi Nama Ambon padahal Aslinya dari Medan?

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 09:38 WIB

Terkini

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×