Tak Perlu ke Turki, Transplantasi Rambut Kini Sudah Bisa Dilakukan di Indonesia!

M. Reza Sulaiman

Minggu, 23 Februari 2025 | 14:23 WIB
Tak Perlu ke Turki, Transplantasi Rambut Kini Sudah Bisa Dilakukan di Indonesia!
Ilustrasi transplantasi rambut pria (Pexels/degreez)

Suara.com - Kebotakan dan penipisan rambut merupakan permasalahan umum yang dihadapi banyak orang, baik pria maupun wanita. Kondisi ini sering kali membuat seseorang merasa kurang percaya diri dan ingin mencari solusi yang efektif.

Selama ini, banyak public figure Tanah Air yang memilih melakukan transplantasi rambut di luar negeri, khususnya di Turki. Namun, kini masyarakat Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri karena transplantasi rambut tanpa cukur pertama sudah bisa dilakukan di Indonesia.

Inovasi Transplantasi Rambut Tanpa Cukur

Biasanya, prosedur hair transplant mengharuskan pasien untuk mencukur habis rambut mereka, terutama di area donor. Namun, Klinik Permata Wong menawarkan metode inovatif yang memungkinkan transplantasi dilakukan tanpa mencukur rambut sama sekali.

Dr. Ivan Wong, Sp.DVE, seorang Spesialis Dermatovenereologi & Estetika sekaligus Scalp & Hair Expert di Klinik Permata Wong, menjelaskan bahwa kebotakan umumnya dipengaruhi oleh faktor genetik. Namun, faktor lingkungan, stres, dan kesehatan kulit kepala juga berperan dalam mempercepat kerontokan rambut.

Ilustrasi lelaki yang mengalami kebotakan. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki yang mengalami kebotakan. (Shutterstock)

Bagaimana metode transplantasi rambut bekerja?

Transplantasi rambut adalah prosedur medis yang melibatkan pemindahan folikel rambut dari area donor (biasanya bagian belakang kepala) ke area yang mengalami kebotakan, seperti bagian depan, ubun-ubun, atau bahkan area lain seperti alis, jenggot, dan kumis.

"Pada saat proses pemindahannya ini, di hampir semua tempat di seluruh dunia akan dilakukan pencukuran, minimal di area donor, sehingga tentunya akan mempengaruhi penampilan. Dengan teknik tanpa cukur ini, tidak diperlukan pencukuran sama sekali pada area donor, sehingga setelah tindakan pasien dapat beraktivitas normal dengan lebih seamless," ujar Dr. Ivan Wong.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Transplantasi Rambut?

baca juga

Menurut Dr. Ivan Wong, transplantasi rambut bisa menjadi solusi bagi mereka yang mengalami:

  • Penipisan rambut di area hairline atau ubun-ubun
  • Dahi lebar dan ingin memperbaiki garis rambut agar terlihat lebih muda
  • Kebotakan akibat luka
  • Keinginan untuk menebalkan alis, janggut, atau kumis

"Mayoritas pasien yang datang ke kami mengalami penipisan rambut atau kebotakan di bagian depan maupun tengah. Kami juga telah menangani beberapa kasus penanaman alis dan janggut dengan tingkat keberhasilan hingga 90-95%," tambahnya.

Testimoni Pasien: Irfan Ratinggang

Salah satu public figure yang telah mencoba prosedur Transplantasi Rambut Tanpa Cukur adalah Irfan Ratinggang, suami dari Tya Ariestya. Ia mengaku memilih metode ini karena tidak meninggalkan bekas yang mencolok sehingga ia tetap bisa beraktivitas seperti biasa setelah perawatan.

"Sekarang, saya merasa jauh lebih percaya diri karena rambut kecil mulai tumbuh menutupi area yang sebelumnya tipis, terutama di bagian depan yang kini tampak lebih maju dan natural. Saya sangat puas dengan hasilnya dan pasti akan merekomendasikan treatment ini kepada teman-teman yang memiliki masalah serupa," sambung Irfan.

Keunggulan Transplantasi Rambut Tanpa Cukur

Metode ini memiliki beberapa keunggulan utama dibandingkan teknik transplantasi rambut konvensional, antara lain:

  • Tanpa perlu mencukur rambut, berbeda dari metode transplantasi lainnya yang mengharuskan cukur botak di area donor.
  • Pasien dapat langsung beraktivitas keesokan harinya tanpa terlihat habis menjalani transplantasi rambut.
  • Hasil lebih natural dan tidak tampak seperti memakai wig.

Dr. Ivan Wong menekankan bahwa teknik transplantasi rambut tanpa cukur memerlukan keahlian khusus dan hanya sedikit dokter yang mampu melakukannya dengan baik.

"Di Indonesia, sepengetahuan kami, Klinik Permata Wong adalah yang pertama fokus pada transplantasi rambut tanpa cukur. Selain itu, karena dilakukan di dalam negeri, pasien dapat memperoleh monitoring dan perawatan pascatindakan secara optimal. Dari segi waktu dan biaya, tentu lebih efisien dibandingkan harus bepergian ke luar negeri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pepaya untuk Rambut Sehat: Lebih Baik Mentah atau Matang?

Pepaya untuk Rambut Sehat: Lebih Baik Mentah atau Matang?

Lifestyle | Jum'at, 21 Februari 2025 | 10:18 WIB

Stop Rambut Rontok! Rekomendasi Sampo Terbaik untuk Rambut Kuat

Stop Rambut Rontok! Rekomendasi Sampo Terbaik untuk Rambut Kuat

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2025 | 18:51 WIB

Sosok Nilam Sari, Mantan Istri Hendy Setiono Bos Baba Rafi Kini Ikut Disorot

Sosok Nilam Sari, Mantan Istri Hendy Setiono Bos Baba Rafi Kini Ikut Disorot

Lifestyle | Minggu, 16 Februari 2025 | 16:07 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×