Berkaca dari Kelakuan Dirut Pertamina Patra Niaga, Kenapa Orang Kaya Masih Tergiur Korupsi?

Nur Khotimah

Jum'at, 28 Februari 2025 | 17:53 WIB
Berkaca dari Kelakuan Dirut Pertamina Patra Niaga, Kenapa Orang Kaya Masih Tergiur Korupsi?
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan. [Kejaksaan Agung RI]

Suara.com - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi. Ia diduga terlibat dalam praktik pembelian BBM RON 92 yang dilaporkan sebagai BBM RON 90. 

Tak hanya itu, Riva dan beberapa jajaran petinggi PT Pertamina Patra Niaga juga diduga melakukan praktik blending BBM RON 90 dengan BBM RON 92. Padahal, tindakan ini dilarang karena mengakibatkan kerugian.

Kerugian akibat tindakan Riva dan jajarannya ditaksir mencapai Rp193 Triliun. Atas dasar itu, publik menyoroti alasan orang-orang dengan kekayaan melimpah seperti dirinya yang masih tergiur untuk melakukan korupsi.

Riva sendiri sebagai Dirut bisa mengantongi gaji bulanan mencapai Rp1,8 miliar. Belum lagi, ada tambahan sejumlah tunjangan yang di antaranya berupa perumahan, kendaraan, kesehatan, bantuan hukum, hingga insentif.

Alasan Orang Kaya Masih Tergiur Korupsi

Direktur Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan di SPBU Baros Kota Sukabumi, Rabu (19/2/2025). (Sumber: su/awal)
Direktur Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan di SPBU Baros Kota Sukabumi, Rabu (19/2/2025). (Sumber: su/awal)

Perusahaan spesialis investigasi asal Kanada, Haywood Hunt and Associates, pernah membahas soal orang kaya yang masih tergiur melakukan penipuan, seperti korupsi. Mereka membagikannya melalui situs resmi, haywoodhunt.ca.

Investigasi tersebut menyertakan hasil penelitian dari seorang profesor Harvard bernama Eugene Soltes. Semuanya dijelaskan dalam buku karyanya yang berjudul "Why They Did It: Inside the Mind of the White-Collar Criminal".

Eugene Soltes pun tidak sembarangan dalam menyusun buku miliknya. Profesor Harvard University itu diketahui melibatkan 48 orang penipu yang telah dihukum. Di mana mereka diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan beragam.

Pelaku yang terlibat di antaranya ada Andrew Fastow dari Enron Corp, manipulator skema Ponzi Bernard Madoff, hingga Dennis Kozlowski dari kasus penipuan Tyco International senilai USD600 juta. Mereka memiliki kekayaan dan latar belakang tak main-main.

baca juga

Berdasarkan jawaban pelaku-pelaku kejahatan yang menjadi objek penelitiannya, Eugene Soltes mengambil tiga kelompok alasan yang paling banyak muncul, yaitu:

1. 'Simpel Saja, Saya Melakukannya karena Saya Bisa'

Beberapa pelaku termasuk anggota masyarakat yang dihormati, mempunyai kedudukan sosial tinggi, serta latar belakang pendidikan mentereng. Namun, hal-hal seperti itu rupanya tidak cukup bagi mereka.

Mereka ingin merasa lebih unggul ketimbang orang lain. Biasanya, mereka akan memaksa orang lain untuk menuruti keinginannya dan tidak keberatan menggunakan keterampilan sekaligus pengetahuan khusus yang dimiliki.

Dennis Kozlowski mengatakan kepada Soltes bahwa ia yakin dirinya dapat melakukan apa saja. Pasalnya, orang-orang pasti akan memercayai tindakannya. Dengan begitu, melakukan penipuan bisa saja ditutupi.

2. 'Tindakan Saya Tidak Seburuk Itu'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Korupsi Pertamax Bikin Geger, Adegan Sinetron Azab Pelaku BBM Oplosan Viral: The Simpsons Versi Lokal

Kasus Korupsi Pertamax Bikin Geger, Adegan Sinetron Azab Pelaku BBM Oplosan Viral: The Simpsons Versi Lokal

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2025 | 15:30 WIB

Rekam Jejak Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Hukuman Penjaranya Diperberat MA Jadi 13 Tahun!

Rekam Jejak Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Hukuman Penjaranya Diperberat MA Jadi 13 Tahun!

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:51 WIB

Buku Mindset Orang Kaya: Mengadopsi Pola Pikir dan Tindakan Orang Sukses

Buku Mindset Orang Kaya: Mengadopsi Pola Pikir dan Tindakan Orang Sukses

Your Say | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:22 WIB

Terkini

Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M

Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:21 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?

Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:20 WIB

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:15 WIB

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:12 WIB

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:10 WIB

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:01 WIB

Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina

Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:51 WIB

HUT ke-70, Danamon Terus Hadir Menemani Berbagai Fase Kehidupan Nasabah Lintas Generasi

HUT ke-70, Danamon Terus Hadir Menemani Berbagai Fase Kehidupan Nasabah Lintas Generasi

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:51 WIB

×