Pembangunan Baru Rampung, Kenapa Hibisc Fantasy Puncak Dibongkar?

Nur Khotimah

Jum'at, 07 Maret 2025 | 16:28 WIB
Pembangunan Baru Rampung, Kenapa Hibisc Fantasy Puncak Dibongkar?
Suasana bangunan yang telah dibongkar di tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025). [ANTARA FOTO/Lintang/Arf/nz]

Suara.com - Pemilik Hibisc Fantasy Puncak kini bernasib nelangsa usai taman wisata yang belum seumur jagung sudah dibongkar oleh pemerintah Kabupaten Bogor pada Kamis (6/3/2025) kemarin.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Jumat (7/3/2025) hari ini turut mengawasi pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak yang baru buka 3 bulan lalu namun kini tak lagi bisa beroperasi.

Taman yang mengusung tema dunia fantasi tersebut adalah wujud alih fungsi dari kebun teh dan hutan di Puncak Bogor, Jawa Barat.

Dedi sontak tegas mengerahkan Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab Bogor) untuk melakukan pembongkaran dan meminta untuk Hibisc Fantasy Puncak bisa dibongkar total sebelum Lebaran.

Kekinian, langkah Dedi justru panen antusiasme dan pujian dari publik di media sosial lantas menunjukkan aksi tegas terhadap taman yang dinilai bermasalah itu.

Lantas, apa yang jadi alasan Hibisc Fantasy Puncak dibongkar?

Dibangun di area resapan dan hanya beberapa bangunan punya izin

Warga mengamati bangunan yang telah dibongkar di tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025). [ANTARA FOTO/Lintang/Arf/nz]
Warga mengamati bangunan yang telah dibongkar di tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025). [ANTARA FOTO/Lintang/Arf/nz]

Menyinggung bahasan sebelumnya, Hibisc Fantasy Puncak dibangun di atas tanah alih fungsi hutan dan kebun teh.

Dedi Mulyadi khawatir jika kehadiran taman tersebut justru menghalangi resapan air hujan, sebagaimana yang ia sampaikan ke wartawan Jumat (7/3/2025).

baca juga

Keberadaan Hibisc Fantasy Puncak dinilai akan merugikan kampung-kampung yang berada di bawah Puncak Bogor lantaran akan terkena banjir.

Dedi menilai bahwa taman tersebut membuat resapan tak maksimal sehingga air akan langsung turun ke kampung-kampung di bawah.

Dedi Mulyadi juga turun tangan dalam pembongkaran langsung di lapangan terhadap taman yang ia nilai sebagai masalah lingkungan itu.

Selain itu, pemerintah setempat menyoroti izin pembangunan yang bermasalah.

Hibisc Fantasy Puncak dibangun di atas lahan seluas 15.000 meter persegi. Padahal, pihak pengelola taman hanya mengantongi izin atas lahan seluas 4.800 meter persegi, sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Satpol PP Jawa Barat, Ade Afriandi pada Kamis (6/3/2025).

Taman dinilai jadi penyebab banjir

Alasan pembongkaran taman Hibisc Fantasy juga tak jauh dari hujan deras dan banjir yang melanda area Jabodetabek awal Maret ini.

Hibisc Fantasy Puncak dinilai menjadi salah satu pendukung munculnya banjir yang ikut melanda Bogor.

Dedi akhirnya ingin lahan Hibisc Fantasy Puncak kembali ke asal muasalnya sebagai area hijau untuk resapan air hujan.

Ia ingin seluruh lahan dikembalikan fungsinya sebagai hutan yang punya peranan penting mencegah banjir terutama di musim penghujan.

Dedi menegaskan bahwa nantinya hutan akan dikelola oleh Pemprov Jawa Barat.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hibisc Fantasy Puncak Punya Siapa? Tegas Dibongkar Dedi Mulyadi Walau Baru Dibuka

Hibisc Fantasy Puncak Punya Siapa? Tegas Dibongkar Dedi Mulyadi Walau Baru Dibuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Maret 2025 | 11:38 WIB

Profil Hibisc Fantasy Puncak Bogor, Belum Genap 3 Bulan Buka Sudah Dibongkar Dedi Mulyadi

Profil Hibisc Fantasy Puncak Bogor, Belum Genap 3 Bulan Buka Sudah Dibongkar Dedi Mulyadi

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 11:26 WIB

Diduga Bikin Banjir, Hibisc Fantasy Puncak Dibongkar

Diduga Bikin Banjir, Hibisc Fantasy Puncak Dibongkar

Foto | Kamis, 06 Maret 2025 | 20:51 WIB

Terkini

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×