Mengenal Child Grooming, Kekerasan Seksual Terhadap Anak yang Menyeret Aktor Kim Soo Hyun

Ayu Nabila

Kamis, 13 Maret 2025 | 12:44 WIB
Mengenal Child Grooming, Kekerasan Seksual Terhadap Anak yang Menyeret Aktor Kim Soo Hyun
Kim Soo Hyun, diduga melakukan tindakan child grooming terhadap mending Kim Sae Ron (Instagram/@soohyun_k216)

Suara.com - Kepergiaan mendiang Kim Sae Ron pada 16 Februari 2025 lalu, menggemparkan jagat media Internasional, termasuk terungkapnya sejumlah kontroversial yang menyeret nama aktor kenamaan Korea, Kim Soo Hyun.

Salah satu kontroversial yang memicu amarah publik, yakni dugaan kasus child grooming yang dilakukan oleh Kim Soo Hyun. keduanya diduga sempat menjalin hubungan asmara selama 6 tahun saat mendiang Kim Sae Ron masih berusia 15 tahun dan Kim Soo Hyun 27 tahun. Artinya, Kim Soo Hyun memacari anak di bawah umur.

Dugaan kasus child grooming tersebut dibeberkan pertama kali oleh saluran YouTube Garosero Research Institute melalui sejumlah bukti krusial sejak Senin (10/5/2025) hingga berita ini ditulis.

Child grooming menjadi salah satu kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang belum mendapat perhatian khusus dari banyak negara, termasuk Indonesia.

Lantas, apa sebenarnya child grooming dan kenapa tindakan kekerasan seksual terhadap anak ini perlu kita pahami lebih jauh, terutama keluarga korban?

Memahami Istilah Child Grooming

Child grooming secara umum merujuk pada tindakan manipulasi yang dilakukan oleh seorang individu dewasa (biasanya predator seksual) untuk membangun hubungan emosional dengan anak-anak dan bertujuan mengeksploitasi mereka secara seksual.

Proses grooming ini bisa berlangsung dalam rentang waktu yang lama dan sering melibatkan upaya untuk memperoleh kepercayaan anak serta keluarganya.

Predator atau pelaku acapkali melalui cara-cara manipulasi persuasif yang terlihat tidak berbahaya, seperti memberikan perhatian ekstra, hadiah, atau bahkan pengakuan kepada anak tersebut.

Sebagai contoh, predator berteman terlebih dahulu dalam waktu lama dengan keluarga untuk mendapat kepercayaan, lalu secara bertahap akan memberikan perhatian khusus bahkan berlebihan kepada anak hingga keluarga merasa tersanjung.

baca juga

Dari sana, pelaku akan lebih sering menghabiskan waktu pada anak untuk membangun pondasi kepercayaan yang kuat pada anak. Hal ini bertujuan agar predator bisa lebih leluasa melakukan pelecehan maupun kekerasan seksual di kemudian hari pada anak.

Grooming dapat dilakukan secara langsung atau melalui situs daring. Apabila pada situs daring, predator biasanya akan menyamar sebagai teman atau seseorang yang peduli.

Adapun tanda-tanda jika seorang anak mungkin sedang mengalami grooming meliputi:

  • Menghindari percakapan atau terisolasi dari orang tua dan teman-temannya
  • Menyimpan rahasia atau menutupi komunikasi dengan orang dewasa tertentu
  • Menunjukkan tanda-tanda kecemasan, takut, atau merasa tertekan setelah berinteraksi dengan orang tersebut
  • Menerima hadiah atau perhatian yang tampaknya tidak biasa atau berlebihan dari seseorang yang baru dikenalnya

Penting diingat bahwa tindakan child grooming sangat mungkin dilakukan oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang dikenal baik oleh anak dan keluarga, seperti guru, tetangga, hingga kerabat dekat.

Hal-hal yang Harus Dilakukan oleh Keluarga Korban 

Perbedaan usia menjadi hal paling timpang untuk menandakan adanya relasi kuasa yang begitu dominan antara pelaku dan korban. Kemudian, kondisi psikis anak yang cenderung jauh lebih rentan dan budaya menghormati orang lebih tua yang ditanamkan kerap dimanfaatkan oleh pelaku guna melancarkan power abuse mereka.

Oleh karena itu, keluarga dari sang anak menjadi kelompok orang dewasa yang harus berperan sebagai pemberi pelindungan paling utama. Apabila keluarga mencurigai atau mengetahui bahwa anak mereka menjadi korban grooming, ada beberapa langkah yang harus dilakukan.

1. Berbicara dengan Anak 

Ciptakan suasana yang aman dan tidak menghakimi untuk berbicara dengan anak. Tanyakan dengan lembut tentang interaksi mereka pada orang tersebut dan dengarkan dengan penuh perhatian.

2. Jaga Kerahasiaan

Jangan buru-buru mengungkapkan informasi kepada orang lain tanpa persetujuan atau pemahaman anak. Anak mungkin merasa lebih terancam jika hal ini dibicarakan dengan orang lain tanpa izin mereka.

3. Lapor ke Pihak Berwenang

Segera laporkan kepada pihak berwenang, seperti lembaga perlindungan anak dan YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia), untuk memastikan bahwa anak dilindungi dan predator tersebut dapat dihentikan. 

4. Konsultasi dengan Profesional

Libatkan psikolog atau konselor anak yang dapat membantu anak mengatasi trauma emosional yang mungkin mereka alami akibat grooming. Terapi bisa sangat membantu dalam membantu anak memproses pengalaman tersebut.

5. Edukasi Anak tentang Keamanan Online

Ajarkan anak untuk berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang asing baik secara langsung maupun daring. Pastikan mereka tahu untuk tidak berbagi informasi pribadi atau bertemu dengan orang yang baru dikenalnya tanpa pengawasan orang tua.

6. Perkuat Pengawasan

Tetap awasi pergaulan anak, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Gunakan pengaturan privasi di media sosial untuk membatasi siapa yang dapat mengakses informasi pribadi anak.

7. Dukung Anak Secara Emosional

Berikan dukungan penuh kepada anak dan pastikan mereka merasa didukung, tidak disalahkan, dan dicintai. Proses pemulihan dari pengalaman seperti ini bisa memakan waktu dan kesabaran.

Menghadapi grooming adalah proses yang sangat sensitif dan memerlukan perhatian yang serius dari keluarga dan masyarakat. Hal terpenting adalah memberikan perlindungan segera dan memastikan anak merasa aman untuk berbicara tentang apa yang mereka alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diam, Masyarakat Harus Berani Speak Up jika Ada Anak Lain Ikut Dicabuli Kapolres Ngada

Jangan Diam, Masyarakat Harus Berani Speak Up jika Ada Anak Lain Ikut Dicabuli Kapolres Ngada

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 10:26 WIB

7 Aktris Lawan Main Kim Soo Hyun, Sulli hingga Terbaru Jo Bo Ah

7 Aktris Lawan Main Kim Soo Hyun, Sulli hingga Terbaru Jo Bo Ah

Entertainment | Kamis, 13 Maret 2025 | 04:20 WIB

MinyaKita Disunat Bikin Prabowo Marah, Pemerintah ke Pelaku: Masuk Penjara dan Neraka Ancamannya

MinyaKita Disunat Bikin Prabowo Marah, Pemerintah ke Pelaku: Masuk Penjara dan Neraka Ancamannya

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 17:58 WIB

Terkini

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Dimeriahkan Dewa 19 hingga Jamrud, Remember Fest 2026 Satukan Film, Musik, dan Budaya Pop

Dimeriahkan Dewa 19 hingga Jamrud, Remember Fest 2026 Satukan Film, Musik, dan Budaya Pop

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×