Syifa Hadju Tanggapi Selain Donatur Dilarang Ngatur: Perempuan Bebas Menentukan Hidupnya

Agatha Vidya Nariswari, Dinda Rachmawati

Selasa, 25 Maret 2025 | 16:11 WIB
Syifa Hadju Tanggapi Selain Donatur Dilarang Ngatur: Perempuan Bebas Menentukan Hidupnya
Potret El Rumi dan Syifa Hadju (Instagram)

Suara.com - Dalam sebuah perbincangan dengan pengusaha dan content creator Grace Tahir, aktris Syifa Hadju memberikan pandangannya tentang ungkapan yang belakangan ini banyak dibahas, "Selain donatur, dilarang ngatur."

Ungkapan ini, yang sering muncul dalam perbincangan tentang perempuan dan kemandirian finansial, menyiratkan bahwa hanya mereka yang memberi nafkah (donatur) yang berhak mengatur kehidupan seorang wanita.

Dalam obrolan tersebut, Syifa Hadju menanggapi konsep ini dengan perspektif yang lebih luas, terutama mengenai bagaimana perempuan memandang diri mereka sendiri dan menentukan nilai hidupnya. 

Bagi kekasih El Rumi itu, perempuan memiliki kebebasan untuk memilih jalan hidupnya, entah itu menjadi ibu rumah tangga, pekerja profesional, atau bahkan tidak menikah sama sekali, selama keputusan itu diambil dengan kesadaran dan kebahagiaan.

Perempuan Bisa Menjadi Apa Saja yang Mereka Inginkan

Salah satu poin utama yang disampaikan oleh Syifa Hadju adalah bahwa perempuan bisa menjadi apa saja yang mereka inginkan, selama itu adalah pilihan mereka sendiri dan membawa kebahagiaan.

"Menurutku perempuan bisa menjadi apa saja yang mereka inginkan. Selama itu hal yang baik dan selama mereka bahagia dengannya," kata dia seperti dikutip akun TikTok @pendamping.hidupku, Selasa (25/3/2025).

Syifa Hadju juga tidak mempermasalahkan apakah seorang perempuan ingin menikah muda dan menjadi ibu rumah tangga, atau memilih untuk fokus pada karier dan tidak menikah hingga usia tertentu.

Hal yang terpenting bagi wanita 24 tahun itu adalah bahwa pilihan tersebut dibuat berdasarkan keinginan pribadi, bukan karena tekanan sosial atau ekspektasi orang lain.

baca juga

Menolak Mindset "Perempuan Harus Berharga untuk Laki-laki"

Dalam perbincangan itu, Syifa Hadju juga menekankan bahwa perempuan tidak seharusnya mendasarkan nilai dirinya pada bagaimana laki-laki memandang mereka.

"Menurut aku, kalau kita tahu self-worth kita, kita tahu value kita, kita akan menarik orang yang bisa menghargai itu juga dari diri kita secara otomatis."

Bagi mantan kekasih Rizky Nazar itu, perempuan tidak perlu bekerja keras atau berusaha menjadi "ideal" hanya agar dihargai oleh laki-laki. Sebaliknya, mereka harus menemukan nilai dalam diri mereka sendiri terlebih dahulu. 

Dengan memiliki kesadaran akan nilai diri, perempuan akan menarik orang-orang yang bisa menghargai mereka secara tulus. Pernyataan ini sekaligus menantang pola pikir lama yang masih banyak diyakini, bahwa perempuan harus tampil cantik, menarik, dan berharga demi mendapatkan pasangan yang baik.

Penampilan Syifa Hadju di SCTV Awards (Instagram)
Penampilan Syifa Hadju di SCTV Awards (Instagram)

Syifa justru menekankan pentingnya membangun self-worth untuk diri sendiri, bukan demi orang lain. I juga mengungkapkan bahwa tidak ada yang salah jika seorang perempuan memilih untuk dinafkahi oleh laki-laki.

Namun, menurutnya, menjadikan itu sebagai dasar pola pikir yang diajarkan kepada perempuan lain adalah hal yang tidak sehat.

"Jadi menurut aku sebenarnya gak ada masalah kalau misalnya perempuan itu punya mental kayak, oh yaudah gue pengen, apa ya, gue pengen dinafkahin sama cowok, gak ada yang masalah. Tapi menurut aku untuk mengajarkan itu menjadi dasar ke perempuan lain itu, itu bukan hal yang benar. Bukan cara yang sehat," tambah dia.

Wanita dua bersaudara tersebut seolah membedakan antara pilihan pribadi dan standar sosial yang diajarkan. Memilih untuk bergantung pada pasangan secara finansial adalah hak setiap individu, tetapi jika itu dijadikan norma yang diwariskan kepada generasi berikutnya, maka hal itu dapat membatasi kebebasan perempuan dalam mengejar potensi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-Sama Broken Home, Intip Kedekatan El Rumi dan Syifa Hadju ke Ayah Sambung

Sama-Sama Broken Home, Intip Kedekatan El Rumi dan Syifa Hadju ke Ayah Sambung

Entertainment | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:01 WIB

Alami Trauma, Beda Cara El Rumi dan Syifa Hadju Sikapi Rumah Tangga Orangtua

Alami Trauma, Beda Cara El Rumi dan Syifa Hadju Sikapi Rumah Tangga Orangtua

Entertainment | Selasa, 25 Maret 2025 | 12:01 WIB

Cerita Syifa Hadju Tak Penah Kepikiran Nikah hingga Bertemu Sosok Ini

Cerita Syifa Hadju Tak Penah Kepikiran Nikah hingga Bertemu Sosok Ini

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2025 | 10:13 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×