Ini Bahaya Mikroplastik Bagi Kesehatan, Ditemukan di Berbagai Merek Teh Celup

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 27 Maret 2025 | 17:32 WIB
Ini Bahaya Mikroplastik Bagi Kesehatan, Ditemukan di Berbagai Merek Teh Celup
Ilustrasi teh celup - bahaya mikroplastik (Freepik)

Suara.com - Isu kesehatan seolah tak pernah lepas dari perhatian publik. Baru -baru ini, organisasi pemerhati lingkungan Ecoton Foundation merilis sebuah studi atas penemuan mikroplastik yang mencemari lingkungan dan berpotensi bisa masuk ke tubuh manusia jika dikonsumsi. Mikroplastik tersebut pun terdapat dalam kemasan teh celup.

Sebut saja seperti teh celup Sosro, Teh Poci, Sari Murni, Sariwangi, dan Tong Tji terbukti mengandung zat pelindung, tetapi berbahaya jika diseduh dalam air panas.

"Mikroplastik diduga berasal dari polimer sintetis seperti Polietilen (PE) dan Nylon yang menjadi bahan pelapis atau struktur utama dari kantong teh celup," tulis Ecoton dalam unggahan yang di Instagram-nya.

Sebagai salah satu negara dengan produksi teh terbesar di Asia Tenggara, konsumsi teh di Indonesia bisa dibilang cukup besar. Di Indonesia, teh bisa ditemukan dalam berbagai bentuk, mulai dari serbuk, teh dalam kemasan, teh celup, hingga olahan teh lainnya.

Secara medis, teh memiliki manfaat untuk meningkatkan kesehatan pencernaan, jantung, dan otak. Namun, apa jadinya jika konsumsi teh celup ini malah menimbulkan bahaya besar dalam segi kesehatan. Apalagi, isu banyaknya mikroplastik di berbagai makanan dan minuman di Indonesia juga tengah jadi perhatian.

Lalu, apa saja bahaya mikroplastik dalam tubuh? Simak inilah selengkapnya.

Ilustrasi teh celup (Freepik)
Ilustrasi teh celup (Freepik)

Mikroplastik dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui konsumsi makanan laut yang terkontaminasi atau melalui air dan makanan lainnya yang terkontaminasi mikroplastik.

Meskipun penelitian tentang dampak jangka panjang mikroplastik terhadap kesehatan manusia masih terus dilakukan, beberapa potensi bahaya telah teridentifikasi.

Penyumbatan Saluran Pencernaan

baca juga

Mengutip plasticsmartcities WWF, zat dari mikroplastik yang tertelan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan manusia. Walaupun sebagian besar mikroplastik bisa lewat begitu saja tanpa terserap tubuh, sebagian kecil bisa menyebabkan peradangan atau bahkan sumbatan dalam saluran pencernaan. Hal ini dapat mengganggu proses pencernaan dan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan lebih lanjut.

Merusak Sistem Hormon

Plastik yang terurai di alam dapat menyerap berbagai jenis polutan berbahaya, seperti pestisida, logam berat, dan bahan kimia lainnya. Ketika mikroplastik masuk ke dalam tubuh, zat-zat berbahaya ini dapat dilepaskan dan masuk ke dalam sistem tubuh manusia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bahan kimia ini bisa berpotensi bersifat karsinogenik atau merusak sistem hormon tubuh.

Dampak pada Sistem Kekebalan Tubuh

Mikroplastik dapat memicu reaksi peradangan dalam tubuh yang berpotensi melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mikroplastik dapat meningkatkan produksi zat kimia yang menyebabkan peradangan kronis, yang dapat berujung pada gangguan kesehatan yang lebih serius, seperti penyakit autoimun atau bahkan kanker.

Risiko Terhadap Kesehatan Reproduksi

Jenis plastik yang mengandung ftalat dan bisphenol A (BPA) dapat mengganggu sistem hormon manusia. Zat kimia ini dikenal sebagai "endocrine disruptors" yang dapat mempengaruhi fungsi reproduksi, pertumbuhan, dan perkembangan. Mikroplastik yang mengandung bahan kimia ini bisa mempengaruhi kesehatan reproduksi, baik pada pria maupun wanita.

Menyebabkan kerusakan sel

Penyumbatan di dalam tubuh yang terjadi akibat mikroplastik juga bisa berakibat pada kerusakan sel dalam tubuh. Padahal, seharusnya sel tubuh bisa diperbaharui setiap harinya untuk keberlangsungan hidup manusia. Kerusakan sel ini juga bisa menyebabkan banyak penyakit, termasuk kanker dan tumor yang berbahaya.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk menghindari terlebih dahulu konsumsi teh celup dan akan dilakukan penelitian lebih lanjut soal kandungan dalam kemasan teh celup yang terbukti mengandung zat berbahaya.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati! 5 Merek Teh Celup Favorit Ini Mengandung Mikroplastik

Hati-Hati! 5 Merek Teh Celup Favorit Ini Mengandung Mikroplastik

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 14:00 WIB

Es Teh atau Teh Hangat? Pilihan Terbaik untuk Berbuka Puasa

Es Teh atau Teh Hangat? Pilihan Terbaik untuk Berbuka Puasa

Lifestyle | Minggu, 09 Maret 2025 | 15:48 WIB

Industri Teh Indonesia: Produksi Meningkat, Konsumsi Terus Bertumbuh

Industri Teh Indonesia: Produksi Meningkat, Konsumsi Terus Bertumbuh

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2025 | 14:09 WIB

Hindari Minum Kopi dan Teh Saat Sahur, Ini Alasannya

Hindari Minum Kopi dan Teh Saat Sahur, Ini Alasannya

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2025 | 12:20 WIB

Pratiwi Noviyanthi Dituding Gelapkan Uang Yayasan, Diduga Untuk Beli Mobil Pribadi

Pratiwi Noviyanthi Dituding Gelapkan Uang Yayasan, Diduga Untuk Beli Mobil Pribadi

Entertainment | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:50 WIB

Terkini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

×