7 Tips Mencegah Mabuk Perjalanan: Mudik Jadi Nyaman dan Bebas Gangguan

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 28 Maret 2025 | 19:00 WIB
7 Tips Mencegah Mabuk Perjalanan: Mudik Jadi Nyaman dan Bebas Gangguan
Ilustrasi mudik (Freepik)

Suara.com - Mudik merupakan salah satu momen yang sangat ditunggu menjelang Lebaran. Perjalanan pulang ke kampung halaman selalu terasa istimewa karena segera berkumpul kembali dengan orang tua dan sanak saudara. 

Namun, perjalanan mudik juga memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari arus mudik yang padat hingga macet, sampai mabuk perjalanan kerap menjadi permasalahan umum yang sering dihadapi saat mudik.

Mabuk perjalanan merupakan salah satu kejadian yang paling tidak enak dan sebisa mungkin ingin dihindari oleh para pemudik. Mabuk perjalanan atau motion sickness terjadi akibat ketidaksesuaian informasi yang diterima otak dari mata dan telinga bagian dalam. Gejala yang timbul bisa berupa mual, pusing, muntah, dan keringat dingin.

Penyebab Mabuk Perjalanan 

Mabuk perjalanan merupakan kondisi yang dapat terjadi pada siapa saja. Kondisi ini terjadi karena ketidakmampuan otak dalam menerima campuran sinyal yang berbeda dari beberapa anggota tubuh.

Selama berada dalam perjalanan, seluruh bagian tubuh memang akan merasakan gerakan yang sama, tetapi sebetulnya setiap anggota tubuh memberikan respons yang berbeda. Misalnya, mata bergerak melihat jalanan dan pepohonan yang dilewati. Sedangkan otak dan persendian merasakan bahwa tubuh sedang berada dalam posisi diam.

Sinyal-sinyal berbeda ini yang dikirim ke otak, tetapi otak tidak dapat memproses sinyal tersebut. Hal ini membuat reaksi otak menjadi kacau dan kebingungan. Alhasil, timbul keluhan mabuk perjalanan seperti mual, pusing, dan muntah.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko mabuk perjalanan, di antaranya mulai dari kurang beristirahat, perubahan hormonal, hingga mengalami kondisi tertentu, seperti kehamilan dan menstruasi. Melakukan multitasking, misalnya bermain gadget dan membaca buku di dalam kendaraan juga bisa meningkatkan risiko mabuk perjalanan.

Tips Mencegah Mabuk Perjalanan selama Mudik

baca juga

Mengutip laman Halodoc, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah mabuk perjalanan selama mudik.

1. Atur pola makan

Sebelum melakukan perjalanan, hindari mengonsumsi makanan berat karena bisa meningkatkan risiko mabuk perjalanan. Sebagai gantinya, pilihlah camilan untuk mengisi perut.

2. Posisi Duduk yang Tepat

Hindari mabuk perjalanan dengan memilih posisi duduk yang tepat. Pilih posisi duduk yang membuat mata leluasa memandang lurus searah jalan dan minim guncangan.

3. Istirahat yang cukup

Sebelum berangkat, pastikan Anda sudah tidur cukup selama 7-8 jam. Jika di tengah perjalanan merasa lelah, menepilah terlebih dahulu dan beristirahat.

4. Jangan melakukan beberapa hal bersamaan

Hindari melakukan multitasking, seperti bermain gadget dan membaca buku. Hal ini bisa semakin mengacaukan sinyal otak, sehingga risiko mabuk perjalanan semakin tinggi.

5. Hirup Udara Segar

AC mobil terkadang dapat membuat pusing, apalagi jika bercampur dengan pewanginya. Untuk mengatasi ini buka jendela mobil dan hiruplah udara segar. Hembusan angin dapat membuatmu merasa lebih tenang dan mengurangi rasa pusing. Tetapi kamu tidak perlu membuka jendela lebar-lebar, sebab ini justru dapat membuat masuk angin dan bertambah pusing.

6. Gunakan aromaterapi

Aroma tertentu, seperti peppermint juga dapat membantu mengurangi rasa mual dan pusing. Kamu bisa gunakan aromaterapi peppermint sebagai pengharum mobil, atau hirup ketika mulai merasa mual. Selain itu mengunyah permen mint juga dapat menenangkan tubuh dan aromanya bisa meredakan pusing.

7. Konsumsi obat anti mabuk perjalanan

Konsumsi obat anti mabuk perjalanan bisa dilakukan sebelum atau sesudah gejala muncul. Namun, agar lebih ampuh, sebaiknya konsumsi obat ini 1–2 jam sebelum perjalanan, terutama jika kamu memiliki riwayat mabuk perjalanan.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengatasi mabuk perjalanan.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Sejarah Tersembunyi, Ini 7 Fakta Tradisi Sapu Koin di Indramayu saat Musim Mudik

Punya Sejarah Tersembunyi, Ini 7 Fakta Tradisi Sapu Koin di Indramayu saat Musim Mudik

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 18:14 WIB

Siap Pulkam? 50 Ucapan Selamat Mudik Lebaran 2025 yang Penuh Doa Baik

Siap Pulkam? 50 Ucapan Selamat Mudik Lebaran 2025 yang Penuh Doa Baik

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:54 WIB

Update Link Saldo DANA Kaget Gratis Hari Ini, Lumayan Buat Ongkos Mudik!

Update Link Saldo DANA Kaget Gratis Hari Ini, Lumayan Buat Ongkos Mudik!

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:48 WIB

Jaga Perasaan, Ini 5 Topik Basa-basi yang Baiknya Dihindari saat Silaturahmi Lebaran

Jaga Perasaan, Ini 5 Topik Basa-basi yang Baiknya Dihindari saat Silaturahmi Lebaran

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:29 WIB

Apa Hukumnya Jika Terlambat Salat Idul Fitri? Ustaz Abdul Somad Bilang Begini

Apa Hukumnya Jika Terlambat Salat Idul Fitri? Ustaz Abdul Somad Bilang Begini

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 16:50 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×