Food Republic: KFC Berada di Posisi Terbawah dalam Daftar Ayam Goreng Terbaik

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Kamis, 03 April 2025 | 15:52 WIB
Food Republic: KFC Berada di Posisi Terbawah dalam Daftar Ayam Goreng Terbaik
Ilustrasi Ayam Goreng KFC (Freepik)

Suara.com - Siapa yang tidak mengenal Kentucky Fried Chicken (KFC)? Jaringan restoran cepat saji ini telah lama menjadi ikon ayam goreng di seluruh dunia. 

Namun, baru-baru ini, Food Republic memberikan peringkat terhadap 12 jaringan ayam goreng di Amerika Serikat, dan hasilnya cukup mengejutkan: KFC berada di posisi terbawah.

Kualitas Ayam KFC yang Menurun

Dalam uji rasa yang dilakukan oleh Food Republic, ayam goreng KFC dinilai memiliki tekstur yang kenyal, kering, dan bahkan berserat. Selain itu, jumlah tepung yang digunakan pun sedikit, sehingga mengurangi cita rasa khas ayam goreng yang renyah. 

Jauh dari slogan "enak sekali" yang mereka gaungkan selama ini, pengalaman pelanggan justru mengatakan sebaliknya. Tidak hanya dari segi rasa, atmosfer di restoran KFC juga mendapat kritik. 

Beberapa cabang dinilai kurang nyaman, dengan staf yang kurang antusias dalam melayani pelanggan. Hal ini semakin memperkuat anggapan bahwa KFC mengalami kemunduran dari segi kualitas produk dan pelayanan.

Usaha KFC untuk Kembali ke Puncak

Menyadari penurunan standar yang terjadi, KFC meluncurkan program "Jaminan Rasa Kualitas Kolonel" pada tahun 2016. Program ini berjanji akan mengganti pesanan pelanggan yang tidak memenuhi standar rasa dan kualitas yang telah ditetapkan. 

Meski demikian, langkah ini belum cukup untuk mengembalikan reputasi KFC ke masa kejayaannya. Selain itu, terungkapnya resep rahasia KFC yang mengandung monosodium glutamat (MSG) sebagai bahan utama dalam 11 bumbu dan rempah-rempah mereka turut menambah kontroversi. 

baca juga

MSG sendiri sering menjadi bahan perdebatan di dunia kuliner, dengan banyak orang yang menghindarinya karena dianggap dapat menimbulkan efek samping tertentu.

Pendiri KFC pun Tidak Suka dengan KFC?

Yang lebih mengejutkan lagi, bahkan pendiri KFC, Kolonel Harland Sanders, pernah mengkritik kualitas ayam goreng restoran ini setelah ia menjual bisnisnya kepada investor pada tahun 1964. 

Sanders secara terbuka menyebut bahwa kuah KFC adalah "sampah" dan berulang kali menyatakan ketidakpuasannya terhadap penurunan standar kualitas restoran tersebut. 

Bahkan, salah satu cabang KFC di Bowling Green sempat mencoba menuntutnya atas pencemaran nama baik, meskipun akhirnya kasus tersebut dibatalkan.

Alternatif Ayam Goreng yang Menurut Pelanggan Food Republic Lebih Baik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Ditinggal Warganya Mudik, Bagaimana Kualitas Udara H+2 Lebaran?

Jakarta Ditinggal Warganya Mudik, Bagaimana Kualitas Udara H+2 Lebaran?

News | Kamis, 03 April 2025 | 09:36 WIB

Jakarta Bernapas Lega: Kualitas Udara Membaik di Hari Lebaran! Kota Lain Bagaimana?

Jakarta Bernapas Lega: Kualitas Udara Membaik di Hari Lebaran! Kota Lain Bagaimana?

News | Rabu, 02 April 2025 | 07:52 WIB

Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China

Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China

Bola | Selasa, 01 April 2025 | 09:45 WIB

Terkini

Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca

Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70

Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:27 WIB

KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS

KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:12 WIB

×