Libur Paskah 2025 Berapa Hari? Siap-siap Liburan Long Weekend Lagi Bulan April!

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 07 April 2025 | 14:37 WIB
Libur Paskah 2025 Berapa Hari? Siap-siap Liburan Long Weekend Lagi Bulan April!
Libur Paskah 2025 Berapa Hari (Freepik)

Suara.com - Paskah menjadi salah satu momen penting dalam kalender libur nasional Indonesia. Perayaan keagamaan umat Kristiani ini jatuh di bulan April, hanya beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Lantas, libur Paskah 2025 berapa hari?

Pemerintah telah menetapkan hari-hari besar terkait Paskah sebagai tanggal merah, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati waktu bersama keluarga atau melakukan kegiatan keagamaan. Berikut informasi selengkapnya.

Libur Paskah 2025 Berapa Hari?

Pemerintah menetapkan libur Paskah 2025 berdasarkan SKB 3 Menteri dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yaitu SKB Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024.

Dalam dokumen tersebut, ada dua tanggal penting terkait Paskah yang ditetapkan sebagai hari libur nasional:

  • Jumat, 18 April 2025: Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung)
  • Minggu, 20 April 2025: Kebangkitan Yesus Kristus (Hari Paskah)

Dengan demikian, umat Kristiani dan masyarakat umum akan menikmati libur panjang (long weekend) pada pekan tersebut. Libur dimulai sejak Jumat, 18 April, lalu berlanjut ke akhir pekan hingga Minggu, 20 April 2025.

Rangkaian Libur Bulan April 2025

Secara keseluruhan, bulan April 2025 dipenuhi dengan sejumlah tanggal merah, termasuk:

  • Selasa, 1 April 2025: Idul Fitri 1446 H
  • Jumat, 18 April 2025: Wafat Yesus Kristus
  • Minggu, 20 April 2025: Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus)

Makna Paskah dan Tradisinya di Indonesia

Paskah, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Easter, merupakan perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian setelah disalibkan. Peristiwa ini memiliki makna spiritual yang sangat dalam, yaitu kemenangan atas dosa dan kematian, serta harapan akan kehidupan yang kekal bagi umat yang percaya.

Perayaan Paskah diawali dengan masa Prapaskah selama 40 hari yang dimulai dari Rabu Abu, dan diakhiri dengan Pekan Suci. Pekan ini mencakup peringatan penting seperti:

  • Minggu Palma: Mengenang kedatangan Yesus ke Yerusalem
  • Kamis Putih: Mengenang Perjamuan Terakhir
  • Jumat Agung: Memperingati penyaliban dan wafatnya Yesus
  • Malam Paskah: Ibadah malam sebelum Minggu Paskah
  • Minggu Paskah: Merayakan kebangkitan Kristus

Di berbagai daerah di Indonesia, perayaan Paskah di berbagai daerah memiliki keunikan masing-masing. Di Larantuka, Nusa Tenggara Timur, perayaan Semana Santa menjadi salah satu tradisi Paskah yang paling terkenal.

baca juga

Prosesi ini telah berlangsung selama ratusan tahun dan menjadi daya tarik wisata religi, bahkan bagi pengunjung mancanegara. Umat Katolik di Larantuka mengikuti prosesi jalan salib yang sakral dan penuh khidmat, membawa patung-patung suci dalam suasana doa dan refleksi.

Di daerah lain seperti Papua dan Minahasa, perayaan Paskah dilakukan dengan gabungan ibadah dan kegiatan sosial, seperti pembagian sembako, kunjungan ke panti asuhan, dan kegiatan kemanusiaan lainnya yang mencerminkan semangat kasih dan kebangkitan.

Namun, secara umum, Paskah dirayakan dengan beragam tradisi, antara lain:

1. Kebaktian Paskah

Gereja-gereja menggelar kebaktian khusus dengan liturgi yang merayakan kebangkitan Kristus. Jemaat umumnya hadir dengan busana terbaik dalam suasana penuh sukacita.

2. Menghias dan Membagikan Telur Paskah

Tradisi membagikan telur yang dihias warna-warni sebagai simbol kehidupan baru dalam Kristus masih dilakukan di berbagai komunitas Kristen di Indonesia.

3. Ibadah Malam Paskah

Ibadah ini dilakukan pada malam Sabtu menjelang Minggu Paskah, ibadah ini menjadi momen penuh refleksi dan sukacita menyambut kebangkitan Yesus.

4. Menyiapkan Makanan Khas Paskah

Beberapa keluarga menyiapkan sajian khas seperti kue Paskah, hidangan berbahan telur, dan daging panggang untuk merayakan bersama.

5. Prosesi Salib

Pada Jumat Agung, beberapa komunitas Kristen mengadakan prosesi mengenang penyaliban Yesus dengan berjalan membawa salib melalui jalan-jalan di daerah mereka.

Demikianlah informasi terkait libur Paskah 2025 berapa hari. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamis Putih 2025 Tanggal Berapa, Libur atau Tidak? Cek Jadwal dan Sejarah Lengkapnya!

Kamis Putih 2025 Tanggal Berapa, Libur atau Tidak? Cek Jadwal dan Sejarah Lengkapnya!

Lifestyle | Senin, 07 April 2025 | 09:48 WIB

Bingung 21 April 2025 Libur atau Tidak? Ini Keputusan Resmi Pemerintah!

Bingung 21 April 2025 Libur atau Tidak? Ini Keputusan Resmi Pemerintah!

Lifestyle | Minggu, 06 April 2025 | 21:07 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×