Apakah Puasa Syawal Harus Berurutan? Jangan Sampai Salah, Ini Hukumnya!

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 07 April 2025 | 15:13 WIB
Apakah Puasa Syawal Harus Berurutan? Jangan Sampai Salah, Ini Hukumnya!
puasa syawal harus berurutan atau tidak (Freepik)

Suara.com - Usai menjalani satu bulan penuh puasa Ramadhan, umat Muslim masih bisa memupuk amalan dengan menjalani puasa selama enam bulan hari di bulan Syawal. Namun, apakah puasa syawal harus dilakukan secara berurutan atau tidak?

Meski termasuk ibadah sunnah, anjuran untuk puasa di bulan Syawal telah tertuang dalam sebuah hadits berikut.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ اَلدَّهْرِ

Artinya: “Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR Muslim).

Karena waktunya yang terbatas di bulan Syawal saja, mungkin masih banyak orang yang bingung dengan pelaksanaan puasa sunnah ini. Supaya tak lagi ragu, simak informasi berikut.

Apakah puasa syawal harus dilakukan berurutan?

Puasa Syawal memang dianjurkan untuk dilakukan selama enam hari berturut-turut usai hari Raya Idul Fitri. Namun, ini bukan berarti Anda tidak boleh melakukannya selang-seling atau tidak berurutan. Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Sayyid Abdullah al-Hadrami berikut.

هَلْ يُشْتَرَطُ فَي صِيَامِ السِّتِّ مِنْ شَوَّالٍ اَلتَّوَالِي؟ اَلْجَوَابُ: اِنَّهُ لَا يُشْتَرَطُ فِيْهَا التَّوَالِي، وَيَكْفِيْكَ أَنْ تَصُوْمَ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ وَاِنْ كَانَتْ مُتَفَرِّقَةً، طَالَمَا وَقَعَتْ كُلُّهَا فِي الشَّهْرِ  

Artinya, “Apakah disyaratkan dalam puasa Syawal untuk terus-menerus? Jawaban: sesungguhnya tidak disyaratkan dalam puasa Syawal untuk terus-menerus, dan cukup bagimu untuk puasa enam hari dari bulan Syawal sekalipun terpisah-pisah, sepanjang semua puasa tersebut dilakukan di dalam bulan ini (Syawal).” (Sayyid Abdullah al-Hadrami, al-Wajiz fi Ahkamis Shiyam wa Ma’ahu Fatawa Ramadhan, [Daru Hadramaut: 2011], halaman 139).

Dari penjelasan tersebut bisa disimpulkan bahwa puasa Syawal bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara terus-menerus, misalnya dari tanggal 2 syawal sampai tanggal 7 syawal tanpa henti atau secara terpisah. Sebagai contoh, puasa di tanggal 2 syawal, lalu esoknya tidak, lalu puasa lagi di tanggal 4 dan begitu seterusnya sampai genap berpuasa selama enam hari.

baca juga

Meski begitu, puasa secara terus-menerus memang lebih diutamakan. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Imam Abu Al-Husain Yahya bin Abil Khair bin Salim Al-Umrani Al-Yamani berikut.

يُسْتَحَبُّ لِمَنْ صَامَ رَمَضَانَ أَنْ يَتَّبِعَهُ بِسِتٍّ مِنْ شَوَّالٍ. وَالْمُسْتَحَبُّ: أَنْ يَصُوْمَهَا مُتَتَابِعَةً، فَإِنْ صَامَهَا مُتَفَرِّقَةً جَازَ  

Artinya, “Disunnahkan bagi orang yang puasa di bulan Ramadhan untuk meneruskan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal. Dan (praktik) yang dianjurkan, yaitu dengan berpuasa Syawal secara terus-menerus, dan jika puasa dengan cara terpisah, maka diperbolehkan.” (Imam Abul Husain, Al-Bayan fi Mazhabil Imam Asy-Syafi’i, [Darul Minhaj: 2000], juz III, halaman 548).

Meski begitu, satu hal yang paling penting adalah Anda melakukannya sepanjang bulan Syawal. Tahun ini, bulan Syawal akan berlangsung sampai tanggal 28 April 2025.

Bolehkah puasa syawal digabung dengan qadha ramadhan

Sampai saat ini masih ada perbedaan pendapat di kalangan utama mengenai hukum mengqadha Ramadhan dengan Syawal. Pertama, ada pendapat dari ulama Hanabilah yang menyebut bahwa hanya ada satu puasa saja yang dianggap saha.

Sementara itu, ulama Malikiyah dan mayoritas ulama Syafi’iyah menyebut bahwa puasa Syawal yang digabung qadha Ramadhan dianggap sah keduanya.

Namun, lain halnya dengan pendapat ulama Syafi'iyah dan suatu riwayat Hanbailah yang menyebut bahwa menggabungkan keduanya tidaklah sah. Sebab, puasa Ramadhan bersifat wjaib, sementara hukum puasa Syawal adalah sunnah.

Karena itulah, demi mendapatkan ganjaran puasa Syawal yang sempurna, Anda tetap dianjrukan untuk menunaikan hutang puasa terlebih dahulu. Hal ini sebagaimana yang disebutkan Ibnu Rajab Al-Hambali Rahimullah dalam kitab Lathoiful Ma'rif

"Siapa yang mempunyai kewajiban qodho' puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qadha-nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho' itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal."

Demikian informasi mengenai ketentuan puasa Syawal, termasuk boleh tidaknya digabungkan dengan qadha Ramadhan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat Puasa Syawal Digabung Ayyamul Bidh April 2025, Cek Jadwal dan Hukumnya

Niat Puasa Syawal Digabung Ayyamul Bidh April 2025, Cek Jadwal dan Hukumnya

Lifestyle | Minggu, 06 April 2025 | 20:44 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis, Apakah Boleh?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis, Apakah Boleh?

Lifestyle | Minggu, 06 April 2025 | 15:13 WIB

Terkini

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:32 WIB

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:17 WIB

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM

Sumbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:03 WIB

×