Lupakan Rendang, Ini 7 Kuliner Khas Bengkulu yang Lebih Menggoda Lidah

Muhammad Ilham Baktora

Senin, 14 April 2025 | 18:43 WIB
Lupakan Rendang, Ini 7 Kuliner Khas Bengkulu yang Lebih Menggoda Lidah
Pendap adalah makanan khas di Bengkulu. (Twitter)

Suara.com - Bengkulu, sebuah provinsi di pesisir barat Pulau Sumatera, menyimpan kekayaan kuliner khas yang tak begitu banyak diketahui orang.

Cita rasa yang unik, bumbu rempah yang khas, serta pengaruh budaya lokal menjadikan kuliner Bengkulu pantas mendapat sorotan.

Berikut ini tujuh makanan khas Bengkulu yang masih bisa dinikmati hingga sekarang, lengkap dengan bahan utama dan racikan bumbunya.

1. Pendap

Pendap adalah makanan khas di Bengkulu yang cukup ramai dicari orang dan wisatawan. (Twitter)
Pendap adalah makanan khas di Bengkulu yang cukup ramai dicari orang dan wisatawan. (Twitter)

Pendap adalah ikon kuliner Bengkulu yang kerap disebut sebagai "pepes khas Bengkulu."

Terbuat dari ikan segar biasanya ikan laut seperti ikan kembung atau tongkol yang dilumuri bumbu halus berupa bawang putih, bawang merah, cabai, kencur, lengkuas, kunyit, dan kelapa parut muda.

Ikan yang sudah dibumbui kemudian dibungkus daun talas dan dikukus selama beberapa jam hingga bumbunya meresap sempurna.

Cita rasanya gurih, pedas, dan sedikit pahit dari daun talas. Pendap sangat nikmat disantap bersama nasi putih hangat.

2. Lempuk Durian

baca juga
Lempok Durian juga menjadi kuliner khas Bengkulu. (Twitter)
Lempok Durian juga menjadi kuliner khas Bengkulu. (Twitter)

Kuliner satu ini cocok untuk pecinta durian. Lempuk durian mirip dengan dodol, tetapi teksturnya lebih lengket dan rasa duriannya lebih kuat.

Bahan utamanya adalah daging durian matang, gula merah, dan sedikit garam. Semua bahan dimasak di atas api kecil selama beberapa jam sambil terus diaduk hingga mengental.

Lempuk durian bisa dijadikan oleh-oleh khas Bengkulu karena tahan lama dan mudah dibawa.

3. Gulai Pisang

Gulai Pisang menjadi bagian makanan khas dari Bengkulu. (Twitter)
Gulai Pisang menjadi bagian makanan khas dari Bengkulu. (Twitter)

Gulai pisang terdengar unik, tetapi di Bengkulu, ini adalah hidangan tradisional yang sering disajikan dalam acara adat.

Pisang yang digunakan adalah pisang kepok yang belum terlalu matang. Pisang tersebut dimasak dalam kuah santan dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, cabai, dan serai.

Rasanya manis-gurih dengan sensasi pedas ringan yang menggoda.

4. Bagar Hiu

Bengkulu juga memiliki kuliner khas Bagar Hiu, namun banyak orang yang mengganti dengan jenis ikan lain. (Twitter)
Bengkulu juga memiliki kuliner khas Bagar Hiu, namun banyak orang yang mengganti dengan jenis ikan lain. (Twitter)

Satu lagi sajian laut khas Bengkulu, yaitu bagar hiu. Meskipun kini hiu sudah semakin dilindungi, beberapa jenis ikan besar seperti ikan pari atau ikan tongkol juga kerap digunakan sebagai pengganti.

Ikan dimasak dalam bumbu khas Bengkulu, seperti cabai merah, bawang putih, bawang merah, ketumbar, kemiri, kunyit, dan jahe. Setelah dibumbui, ikan dimasak hingga kuah mengental seperti rendang. Rasanya kaya, pedas, dan sangat gurih.

5. Tempoyak Ikan Patin

Tempoyak Ikan Patin juga menjadi kuliner khas di Bengkulu. (Twitter)
Tempoyak Ikan Patin juga menjadi kuliner khas di Bengkulu. (Twitter)

Tempoyak adalah fermentasi durian yang menjadi andalan masyarakat Sumatera, termasuk Bengkulu.

Dalam sajian ini, tempoyak dimasak bersama ikan patin dan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, dan cabai.

Hidangan ini menyajikan rasa asam yang khas dari tempoyak, berpadu dengan gurihnya ikan patin dan aroma rempah-rempah. Cocok dinikmati bersama nasi panas.

6. Kue Tat

Camilan dari Bengkulu salah satunya Kue Tat. (Twitter)
Camilan dari Bengkulu salah satunya Kue Tat. (Twitter)

Kue tat adalah kue kering khas Bengkulu yang sering hadir saat hari raya atau acara penting.

Kulit kue terbuat dari campuran tepung terigu, margarin, dan telur. Isinya berupa selai nanas homemade yang dibuat dari nanas segar, gula, dan cengkeh.

Kue ini mirip nastar, tetapi dengan bentuk pipih dan ukiran khas yang mempercantik tampilannya.

7. Rebung Asam Undak Liling

Rebung yang dimasak asam menjadi bagian kuliner khas Bengkulu. (Twitter)
Rebung yang dimasak asam menjadi bagian kuliner khas Bengkulu. (Twitter)

Ini adalah makanan tradisional yang menggabungkan rebung (tunas bambu) dan liling (sejenis keong sawah).

Rebung dan liling dimasak dalam kuah asam pedas dengan bumbu seperti cabai rawit, bawang merah, bawang putih, asam kandis, dan daun salam.

Rasa asam dan pedasnya segar, dan cocok dinikmati dengan nasi hangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Kuliner Khas NTB yang Harus Dicicipi Wisatawan saat Berlibur ke Lombok

8 Kuliner Khas NTB yang Harus Dicicipi Wisatawan saat Berlibur ke Lombok

Lifestyle | Senin, 14 April 2025 | 16:43 WIB

9 Kuliner Khas Lezat Pekanbaru yang Bikin Wisatawan Jatuh Hati

9 Kuliner Khas Lezat Pekanbaru yang Bikin Wisatawan Jatuh Hati

Lifestyle | Minggu, 13 April 2025 | 18:14 WIB

7 Kuliner Salatiga yang Bikin Nagih, Lebih dari Sekadar Udara Sejuk

7 Kuliner Salatiga yang Bikin Nagih, Lebih dari Sekadar Udara Sejuk

Lifestyle | Minggu, 13 April 2025 | 14:26 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

×