Apakah Pria yang Mualaf Wajib Sunat? Doktif Serang Richard Lee soal Ini

Yasinta Rahmawati

Selasa, 15 April 2025 | 17:15 WIB
Apakah Pria yang Mualaf Wajib Sunat? Doktif Serang Richard Lee soal Ini
Ilustrasi pria mualaf. [Freepik]

Suara.com - Perseteruan antara Richard Lee dan Dokter Detektif (Doktif) masih berjalan hingga kini. Baru-baru ini, Doktif mempertanyakan status mualaf yang diakui Richard Lee sudah diterimanya sejak dua tahun lalu. Menurut sang doktif, hal ini agak mencurigakan.

Pasalnya, pada Desember 2024 silam, Richard Lee bersama istrinya, dr Reni Effendi masih merayakan Natal bersama. Richard Lee bahkan memakai atribut mirip agama lamanya usai mengumumkan menjadi mualaf sehingga Doktif meragukannya.

Doktif lantas bertanya apakah Richard sudah menjalankan ibadah haji karena dirinya termasuk golongan yang mampu. Tak hanya ibadah, Doktif juga menanyakan mengenai sudah atau belum Richard Lee melakukan khitan (sunat).

"Untuk Saudara Richard, kamu mualaf sudah dua tahun ya? Kamu mampu. Berarti kamu sudah kena pasal wajib untuk haji. Udah daftar haji belum? Udah di-khitan belum? Richard udah di-khitan belum, Richard?" tanya Doktif beberapa waktu lalu.

Lantas, apakah pria mualaf seperti Richard Lee juga wajib sunat seperti mereka yang terlahir sebagai seorang Muslim? Cari tahu selengkapnya melalui penjelasan dari ceramah pendakwah ternama, KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya berikut ini.

Apakah Pria Mualaf Wajib Sunat?

Dalam ceramah yang juga dibagikan di YouTube, Buya Yahya berhati-hati saat membahas soal apakah mualaf wajib menjalankan sunat. Pertama, perlu dicari penyebab mengapa seorang mualaf yang berarti sudah muslim, tidak segera dikhitan.

Pasalnya, menurut mazhab Syafii, hukum khitan dalam Islam adalah wajib. Sementara bagi para perempuan, ada yang mewajibkan dan sebagian ulama lainnya menyebutkan hanya sunah. Meski wajib, ada sejumlah hal yang bisa dipertimbangkan.

Misalnya, tidak bisa khitan karena mengidap suatu penyakit, jauh dari sempat khitan, dan lain-lainnya di luar syarat sah salat serta rukun salat. Buya Yahya kemudian mencontohkan seseorang berumur 60 tahun yang terkena penyakit gula atau diabetes.

baca juga

Maka, menurutnya, khitan tidak wajib karena akan membuat luka terbuka dan dikhawatirkan tak kunjung sembuh. Selanjutnya, tak bisa khitan karena  tinggal di wilayah yang jauh dari fasilitas. Misalnya, menetap di pedesaan yang cukup sulit dijangkau.

Buya Yahya melanjutkan, Imam Syafii menyatakan bahwa anak belum baligh atau dewasa lebih baik langsung dikhitan dan hukumnya sunah. 

Buya mengatakan, yang pertama, orang masuk Islam dalam kondisi belum sunat hukumnya sah. Namun, menurut Imam Syafii, agar salatnya sah, maka harus dikhitan.

Meski demikian, Imam Malik menyebut bahwa salat seseorang yang belum khitan adalah sah.

"Apakah salatnya wajib sah (meski belum dikhitan)? menurut Imam Syafii tidak sah. Tapi menurut Imam Malik sah," kata Buya Yahya, mengutip kanal YouTube Jejak Wali, Selasa (15/4/2025).

Meski mengatakan sah, Imam Malik pun memberikan batasan pria yang belum khitan. Di antaranya, membersihkan kulup atau kulit ujung kemaluan agar tidak ada kotoran. Namun, jika hal ini juga memicu masalah kesehatan, maka hentikan.

Bagi yang merasa aman-aman saja, pastikan untuk selalu membersihkan bagian-bagian tersebut. Namun, jika memang memiliki masalah kesehatan, tidak perlu dipaksakan melakukan sunat sehingga salatnya pun masih tetap sah.

"Jadi begitu, kalau mualaf tapi selama belum khitan, salatnya tetap sah. Tapi setelah bisa, segeralah berkhitan. dibersihkan, dengan cara dibuka kulupnya, dibersihkan. Kalau tidak bisa dibuka, tidak masalah," beber Buya Yahya.

Terkait membaca Al-Qur'an, Buya Yahya juga memberi batasan hampir serupa dengan salat. Khususnya, jika yang dibaca adalah bagian terjemahannya. Hal ini dikarenakan mualaf belum bisa membaca Al-Qur'an, sehingga ada keringanan yang diberikan, termasuk dalam sunat.

"Bisa membaca Al-Qur'an, Anda sah saja. Anda sudah mandi besar. Sebelum bisa membaca arabnya, baca bagian artinya, sah-sah saja,. Ada tafsir dan Al-Qur'an. Digabung, jika tafsirnya lebih banyak, boleh dibaca saat belum berwudlu. Bagaimana terjemahan, tetap sah," lanjutnya.

Di sisi lain, menanggapi video Doktif yang menantangnya itu dr Richard Lee menuliskan klarifikasinya di caption unggahan Instagram. Bukti dirinya sudah sunat sepertinya sulit diungkap karena berada di area sensitif, namun ia meresponnya dengan santai.

"Udah sunat belum, ya? Spill cara buktiinnya dong," tulis dr Richard dengan tambahan emoji tertawa beberapa waktu lalu.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kegelisahan Sarwendah Setelah Cerai dari Ruben Onsu, Kini Rasakan Hidupnya Juga Berbeda

Kegelisahan Sarwendah Setelah Cerai dari Ruben Onsu, Kini Rasakan Hidupnya Juga Berbeda

Entertainment | Selasa, 15 April 2025 | 16:27 WIB

Anwar BAB Soroti Perubahan Penampilan Ruben Onsu Usai Putuskan Mualaf

Anwar BAB Soroti Perubahan Penampilan Ruben Onsu Usai Putuskan Mualaf

Entertainment | Selasa, 15 April 2025 | 16:06 WIB

Mualaf, Richard Lee Dipaksa Doktif Pergi Haji dan Buktikan Sudah Sunat

Mualaf, Richard Lee Dipaksa Doktif Pergi Haji dan Buktikan Sudah Sunat

Entertainment | Senin, 14 April 2025 | 22:02 WIB

Terkini

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 09:43 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

×