Skincare Reza Gladys Dinyatakan Ilegal, Fitri Salhuteru Tampilkan Surat Keterangan Notifikasi BPOM

Yohanes Endra

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 08:45 WIB
Skincare Reza Gladys Dinyatakan Ilegal, Fitri Salhuteru Tampilkan Surat Keterangan Notifikasi BPOM
Skincare Reza Gladys Dinyatakan Ilegal, Fitri Salhuteru Tampilkan Surat Keterangan Notifikasi BPOM  (Instagram)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis daftar kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya.

Terdapat 16 nama produk kosmetik yang melanggar aturan dan berbahaya selama periode September 2023-Oktober 2024.

Salah satu produk yang menjadi sorotan dalam daftar tersebut adalah milik dr. Reza Gladys.

Produk skincare yang sempat dipasarkan oleh dr. Reza disebutkan telah bermasalah secara izin edar.

“Sejak 2 Februari 2024, BPOM telah membatalkan izin edar produk RIBESKIN Superficial Pink Aging. Glafidsya Glowing Booster Cell tidak terdaftar di BPOM,” tulis keterangan di unggahan BPOM dikutip pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Baca juga di Dewiku: Keseringan Cinlok, Cut Meyriska Larang Roger Danuarta Main Sinetron Lagi

BPOM juga menambahkan bahwa produk lain milik dr. Reza, yaitu RIBESKIN X Pink Shooter, telah habis izin edarnya sejak Februari 2025.

“RIBESKIN X Pink Shooter yang sejenis dengan RIBESKIN Superficial Pink Aging telah habis izin edarnya pada Februari 2025,” lanjut informasi tersebut.

baca juga

Unggahan BPOM tersebut tentu menjadi pemicu serangan baru bagi dr. Reza Gladys yang saat ini yang tengah menghadapi konflik hukum dengan Nikita Mirzani.

Sorotan publik terhadap dr. Reza makin intens setelah unggahan BPOM tersebut menyebar di media sosial. Banyak pihak yang kini menghujat bos skincare tersebut.

Di tengah derasnya tudingan yang dilancarkan publik, Fitri Salhuteru, sahabat dekat dr. Reza, angkat bicara.

Fitri Salhuteru Tampilkan Surat Keterangan Notifikasi BPOM (Instagram/fitri_sahuteru)
Fitri Salhuteru Tampilkan Surat Keterangan Notifikasi BPOM (Instagram/fitri_sahuteru)

Fitri menilai ada kejanggalan dalam waktu dan proses pemeriksaan yang dilakukan oleh BPOM terhadap klinik dr. Reza.

“Jadi aku tuh baru tahu kemarin, setelah selesai sidang bahwa kliniknya dr. Reza itu didatangi BPOM katanya dua klinik sekaligus. Yang biasanya pemeriksaan itu standar, ini diperiksanya sampai sore hari,” kata Fitri Salhuteru.

Tak hanya klinik dr. Reza, menurut Fitri, pabrik milik Heni Sagara juga turut disidak. Sebagaimana diketahui bahwa Heni Sagara sempat dituding sebagai mafia skincare oleh Nikita Mirzani.

Hal itu kemudian menjadi tanda tanya besar bagi Fitri, ia pun mempertanyakan motif di balik langkah BPOM tersebut.

“Bertepatan dengan itu, Ibu Heni Sagara yang sedang umrah ke Mekah menelepon aku tadi malam mengatakan bahwa pabrik dia pun diperiksa oleh BPOM,” kata Fitri.

“Jadi aku tuh bingung sekarang ini, sebetulnya BPOM ini bekerja untuk siapa sih? apakah untuk kepentingan masyarakat atau kepentingan individu?” imbuhnya.

Pemilik bisnis properti itu menegaskan bahwa dirinya mendukung kinerja BPOM jika sesuai prosedur, namun ia tetap menyoroti langkah BPOM yang menurutnya terlalu kebetulan.

“Kalau memang BPOM bersuara, sesuai dengan kewajibannya, ya bagus. Tapi kok bisa pas gitu, apakah dipas-pasin? ada yang diralat juga bulan dan tanggalnya,” imbuhnya.

Menurutnya, dari sekian banyak klinik kecantikan di Indonesia, sangat aneh jika yang disidak hanya milik pihak-pihak yang sedang berkonflik publik.

“Ya aku mah bagus BPOM melakukan tugasnya sesuai SOP. Cuma kok kebetulan dari jutaan klinik di Indonesia ini, kok bisa pas banget kemarin itu sidaknya berbarengan dengan kliniknya Heni Sagara sama Reza Gladys yang produknya direview sama sindikat itu,” katanya.

Dalam unggahan lainnya, Fitri terlihat me-repost unggahan dr. Andreas Situngkir yang merupakan teman sejawat dr. Reza Gladys.

Unggahan tersebut berupa sebuah surat keterangan notifikasi dari BPOM terkait produk RIBESKIN Superficial Pink Aging milik dr. Reza Gladys.

Masa berlaku notifikasi BPOM tersebut tertulis sampai tanggal 24 Juli 2025.

Saat ini suara publik pun terpecah. Sebagian mendukung langkah tegas BPOM dalam melindungi konsumen dari produk berbahaya, sementara lainnya menilai penegakan aturan ini terlalu politis dan sarat kepentingan, terutama karena bertepatan dengan konflik personal yang melibatkan dr. Reza Gladys.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fitri Salhuteru Curiga Skincare Shella Saukia Adalah Produk Palsu

Fitri Salhuteru Curiga Skincare Shella Saukia Adalah Produk Palsu

Entertainment | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 19:27 WIB

Selain Reza Gladys, BPOM RI Juga Nyatakan Skincare Shella Saukia Mengandung Bahan Berbahaya

Selain Reza Gladys, BPOM RI Juga Nyatakan Skincare Shella Saukia Mengandung Bahan Berbahaya

Entertainment | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 19:13 WIB

Nikita Mirzani Ngamuk di Ruang Sidang, Fitri Salhuteru Minta Penegak Hukum Jangan Gentar

Nikita Mirzani Ngamuk di Ruang Sidang, Fitri Salhuteru Minta Penegak Hukum Jangan Gentar

Entertainment | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 08:30 WIB

Salah Satu Produk Kosmetik dr Reza Gladys Ilegal, Terancam 12 Tahun Penjara

Salah Satu Produk Kosmetik dr Reza Gladys Ilegal, Terancam 12 Tahun Penjara

Entertainment | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:37 WIB

Viral 4 Bumbu Dapur Asal Indonesia Kena Label Pemicu Kanker di California AS, Ini Daftarnya!

Viral 4 Bumbu Dapur Asal Indonesia Kena Label Pemicu Kanker di California AS, Ini Daftarnya!

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 15:15 WIB

Terkini

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×