Modus Penipuan Terbaru di Gmail yang Meresahkan Dunia, Apa Solusi Google?

Ruth Meliana

Rabu, 23 April 2025 | 20:48 WIB
Modus Penipuan Terbaru di Gmail yang Meresahkan Dunia, Apa Solusi Google?
Ilustrasi Gmail. [Solen Feyissa/Unsplash]

Suara.com - Google telah mengeluarkan peringatan darurat kepada semua pengguna Gmail. Peringatan tersebut menyoroti adanya modus penipuan atau phishing terbaru melalui akun gmail. Penipuan ini begitu meresahkan karena bisa melewati pemeriksaan keamanan dan mengelabui penerima agar menyerahkan kredensial akun mereka.

Google telah mengakui adanya ancaman tersebut dan berupaya untuk meluncurkan perlindungan. Namun, pengguna didesak untuk tetap waspada, terutama saat menanggapi email yang tampaknya berasal dari sumber tepercaya seperti Google.

Serangan ini terungkap saat pengembang perangkat lunak, Nick Johnson, menerima email yang tampak resmi dari “[email protected]”. Email itu mengklaim bahwa panggilan pengadilan telah dikeluarkan untuk data akun Google miliknya. 

Tak sampai di situ, email tersebut menyertakan tautan ke halaman dukungan Google yang terlihat asli dan sah. Padahal kenyataannya, halaman tersebut adalah situs phishing yang di-hosting di platform milik Google sendiri, sites.google.com.

Parahnya lagi, yang membuat email tersebut sangat meyakinkan karena email tersebut lolos pemeriksaan autentikasi Google, termasuk DomainKeys Identified Mail (DKIM). 

Modus phishing ini juga dikirimkan dalam rangkaian percakapan Gmail yang sama dengan peringatan keamanan Google yang sebenarnya, sehingga menambah legitimasinya.

Ketika mengeklik tautan tersebut, pengguna akan diarahkan ke halaman login Google tiruan yang di-hosting di subdomain Google. Halaman tersebut dirancang untuk mengumpulkan kredensial login dengan kedok agar pengguna dapat mengajukan protes terhadap panggilan pengadilan. 

Jika kredensial tersebut dimasukkan, penyerang akan memperoleh akses penuh ke Gmail dan data terkait milik pengguna. Lalu, bagaimana tanggapan Google untuk mengatasi hal ini?

Tanggapan dan Solusi dari Google

baca juga
Ilustrasi Gmail (Pixabay/Diedry Ferman)
Ilustrasi Gmail (Pixabay/Diedry Ferman)

Google telah mengakui adanya penipuan dan mengonfirmasi bahwa mereka mengeksploitasi mekanisme OAuth dan DKIM dengan cara yang baru. 

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka meluncurkan perlindungan untuk menghentikan ancaman khusus ini. Harapannya, perbaikannya akan diterapkan sepenuhnya segera. 

Google juga mendorong pengguna untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor dan mengadopsi kunci sandi untuk memperkuat keamanan akun.

Insiden ini menyoroti bagaimana pelaku kejahatan siber semakin banyak menggunakan infrastruktur yang sah, seperti domain milik Google, untuk mempersulit upaya phishing dideteksi. Bahkan fitur keamanan tingkat lanjut dapat dielakkan jika sumbernya tampak tepercaya dan familier.

Apa yang harus dilakukan pengguna GMail?

Hingga pembaruan Google diluncurkan sepenuhnya, pengguna Gmail disarankan untuk tidak mengeklik tautan dalam peringatan keamanan yang tidak diminta. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Keamanan Siber Ungkap Risiko Terkait Situasi Tarif AS

Pakar Keamanan Siber Ungkap Risiko Terkait Situasi Tarif AS

Tekno | Selasa, 22 April 2025 | 05:09 WIB

Samsung Disebut Tak Lagi Pakai AI Gemini Google, Ini Penggantinya

Samsung Disebut Tak Lagi Pakai AI Gemini Google, Ini Penggantinya

Tekno | Senin, 21 April 2025 | 21:32 WIB

Hanya karena Dipuji Cantik, Banyak Perempuan Jadi Korban Penipuan Finansial

Hanya karena Dipuji Cantik, Banyak Perempuan Jadi Korban Penipuan Finansial

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 15:25 WIB

OJK: PMI Banyak Kena Penipuan Hubungan Asmara

OJK: PMI Banyak Kena Penipuan Hubungan Asmara

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 12:19 WIB

Ini Standar Minimal RAM dan Penyimpanan untuk Android 16: RAM 4 GB Tak Sanggup

Ini Standar Minimal RAM dan Penyimpanan untuk Android 16: RAM 4 GB Tak Sanggup

Tekno | Minggu, 20 April 2025 | 18:08 WIB

Profil PT Melia Sehat Sejahtera yang Viral Diduga Lakukan Pemaksaan, Siapa Pemiliknya?

Profil PT Melia Sehat Sejahtera yang Viral Diduga Lakukan Pemaksaan, Siapa Pemiliknya?

Bisnis | Minggu, 20 April 2025 | 10:23 WIB

Terkini

Mau Ditangkap, Benjamin Netanyahu Minta Zohran Mamdani Jadi Walikota untuk Muslim Hingga Yahudi

Mau Ditangkap, Benjamin Netanyahu Minta Zohran Mamdani Jadi Walikota untuk Muslim Hingga Yahudi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:06 WIB

BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026

BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026

Malang | Senin, 27 Juli 2026 | 17:06 WIB

Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI

Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI

Bekaci | Senin, 27 Juli 2026 | 17:05 WIB

Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita

Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 17:05 WIB

Ekshumasi Jadi Opsi! Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Demi Ungkap Tabir Kematian

Ekshumasi Jadi Opsi! Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Demi Ungkap Tabir Kematian

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:02 WIB

BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat

BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat

Surakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 17:02 WIB

Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara

Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:01 WIB

Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap

Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap

Jogja | Senin, 27 Juli 2026 | 17:00 WIB

Review Buku Bored: Petualangan Rita Melawan Kebosanan dengan Imajinasi

Review Buku Bored: Petualangan Rita Melawan Kebosanan dengan Imajinasi

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 17:00 WIB

Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara

Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara

Sumbar | Senin, 27 Juli 2026 | 16:57 WIB

×