Panduan Bulan Baik Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa Lengkap!

Vania Rossa

Selasa, 13 Mei 2025 | 15:40 WIB
Panduan Bulan Baik Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa Lengkap!
Ilustrasi Pindah Rumah. (freepik)

Manfaat pindah rumah di bulan Jumadil Awal antara lain menumbuhkan suasana rumah yang tenteram, memudahkan penyesuaian dengan lingkungan baru, memberikan ketenangan batin, dan menjaga keharmonisan dengan tetangga.

3. Bulan Rejeb (Rajab)

Sebagai bulan ketujuh dalam penanggalan Jawa, Rejeb dikenal sarat dengan nilai spiritual dan keberkahan. Pindah rumah pada bulan ini dipercaya membawa dampak positif, baik secara lahir maupun batin.

Manfaat pindah rumah di bulan Rejeb antara lain bisa menarik rezeki berlimpah, meningkatkan martabat dan derajat penghuni rumah, memberikan perlindungan spiritual, dan mendorong terwujudnya cita-cita.

4. Bulan Ruwah (Syaban)

Dalam tradisi Jawa, bulan Ruwah dianggap sebagai waktu yang tepat untuk membersihkan diri, baik secara fisik maupun spiritual. Ini menjadikannya pilihan bagus bagi keluarga yang ingin memulai kehidupan baru dengan energi yang lebih positif dan bersih.

Manfaat pindah rumah di bulan Ruwah yaitu membawa rezeki yang halal dan berkah, meningkatkan ketakwaan, menumbuhkan suasana rumah yang damai, dan membantu penghuni rumah melepaskan beban masa lalu.

5. Bulan Besar (Dzulhijjah)

Sebagai penutup dalam kalender Jawa, Bulan Besar dipandang sebagai bulan yang penuh dengan kekuatan dan energi positif, sehingga cocok untuk memulai hal baru, termasuk menempati rumah baru.

baca juga

Manfaat pindah rumah di bulan Besar yaitu memberikan ketentraman lahir dan batin, meningkatkan kemakmuran keluarga, melindungi dari marabahaya, dan dinilai cocok untuk memulai babak kehidupan baru.

Bulan yang Sebaiknya Dihindari untuk Pindah Rumah

Selain bulan-bulan yang dianggap membawa keberkahan, Primbon Jawa juga mencatat beberapa bulan yang sebaiknya dihindari untuk pindah rumah, karena diyakini dapat mendatangkan energi kurang baik, yaitu:

  1. Bulan Sura (Muharram): Dipandang sebagai bulan sakral yang lebih cocok untuk refleksi diri, bukan aktivitas besar.
  2. Bulan Sapar (Safar): Dianggap membawa kesialan dan ketidakstabilan.
  3. Bulan Pasa (Ramadan): Tidak disarankan untuk kegiatan besar karena fokus utama pada ibadah dan puasa.

Cara Menghitung Hari Baik untuk Pindah Rumah

Cara menghitung hari baik dilakukan melalui perhitungan neptu, yang berasal dari gabungan nilai hari dan pasaran (weton) seseorang.

Nilai Neptu Hari

  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Nilai Neptu Pasaran

  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4
  • Kliwon: 8

Untuk menentukan hari baik pindah rumah, langkah pertama adalah menghitung neptu kelahiran dengan menjumlahkan nilai hari dan pasaran saat lahir. Kemudian, lakukan hal yang sama untuk hari pindahan dan jumlahkan kedua neptu tersebut.

Langkah selanjutnya adalah membagi hasil penjumlahan dengan angka 4. Sisa dari pembagian ini akan menunjukkan kualitas hari yang dipilih untuk pindah rumah.

  • Sisa 1: Guru (Hari terbaik, penuh keberuntungan)
  • Sisa 2: Ratu (Hari baik, membawa rezeki dan kehormatan)
  • Sisa 3: Rogoh (Hari kurang baik, rawan kesulitan)
  • Sisa 0 atau 4: Sempoyong (Hari tidak baik, sebaiknya dihindari)

Ritual Masyarakat Jawa Saat Pindah Rumah

Pindah rumah dalam budaya Jawa juga melibatkan serangkaian tradisi yang memiliki tujuan untuk menarik energi positif dan memastikan keselamatan penghuni, di antaranya:

1. Selamatan

Selamatan merupakan upacara syukuran yang melibatkan doa bersama dan makanan simbolis seperti tumpeng dan ayam ingkung.

2. Siraman

Siraman dilakukan dengan cara menyiramkan air bunga ke seluruh rumah baru, yang bertujuan untuk membersihkan energi negatif dan menyucikan tempat tersebut.

3. Memasang Sesaji

Sesaji seperti kemenyan, bunga setaman, dan nasi golong diletakkan di titik-titik rumah tertentu.

4. Membawa Benda Simbolik

Benda seperti beras, garam, gula jawa, dan sapu lidi dibawa saat masuk rumah baru sebagai penolak bala.

5. Kenduri

Kenduri adalah kegiatan makan bersama dengan tetangga sebagai wujud syukur dan perkenalan di lingkungan baru.

Demikianlah informasi lengkap terkait bulan baik untuk pindah rumah menurut primbon Jawa. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selasa Kliwon, Hari Baik atau Buruk untuk Membeli Kendaraan Baru? Ini Kata Primbon Jawa

Selasa Kliwon, Hari Baik atau Buruk untuk Membeli Kendaraan Baru? Ini Kata Primbon Jawa

Otomotif | Selasa, 13 Mei 2025 | 08:18 WIB

Weton Selasa Kliwon Menurut Primbon Jawa: Watak, Rezeki, hingga Jodoh yang Tersembunyi

Weton Selasa Kliwon Menurut Primbon Jawa: Watak, Rezeki, hingga Jodoh yang Tersembunyi

Lifestyle | Selasa, 13 Mei 2025 | 07:52 WIB

Mencari Hari Baik untuk Khitan: Panduan Primbon Jawa dan Pasarannya

Mencari Hari Baik untuk Khitan: Panduan Primbon Jawa dan Pasarannya

Lifestyle | Senin, 12 Mei 2025 | 19:35 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×