Plant-Based dalam Secangkir Kopi: Tren Baru yang Mengubah Wajah Industri Global

Dinda Rachmawati

Rabu, 21 Mei 2025 | 21:15 WIB
Plant-Based dalam Secangkir Kopi: Tren Baru yang Mengubah Wajah Industri Global
Ellenka Professional Memperkenalkan Varian Barista Series, Coconut Milk di Ajang World of Coffee (Dok. Istimewa)

Suara.com - Dunia kopi terus berevolusi. Dari warung pinggir jalan hingga kafe berkonsep futuristik, kopi tidak lagi sekadar minuman penghilang kantuk, tapi telah menjelma menjadi bagian penting dari budaya global. 

Di tengah dinamika itu, muncul satu tren yang kian menguat, penggunaan susu berbasis nabati atau plant-based milk dalam racikan kopi.

Tren ini bukan sekadar soal gaya hidup. Ia lahir dari beragam faktor, kesadaran akan kesehatan, keberlanjutan lingkungan, hingga kebutuhan akan alternatif non-dairy bagi mereka yang mengalami intoleransi laktosa. 

Hasilnya, semakin banyak konsumen dan pelaku industri kopi yang mengeksplorasi bahan nabati sebagai bagian dari inovasi penyajian kopi.

Fenomena ini tampak jelas dalam ajang World of Coffee (WOC) 2025 yang untuk pertama kalinya digelar di Asia Tenggara, tepatnya di Jakarta. 

Diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association (SCA), acara ini menjadi titik temu berbagai pelaku industri kopi dari seluruh dunia: dari petani, roaster, barista, hingga produsen alat dan bahan baku. 

Jakarta International Convention Center (JICC) pun disulap menjadi ruang kolaborasi dan eksplorasi selama tiga hari, 15–17 Mei 2025.

Menariknya, salah satu sorotan dalam WOC tahun ini adalah semakin besarnya ruang bagi bahan-bahan alternatif, terutama susu nabati.

Ini terlihat dari berbagai booth yang menyajikan kopi dengan plant-based milk, termasuk yang berbasis kelapa, salah satu komoditas tropis unggulan Indonesia.

baca juga

Salah satu yang menampilkan produk berbasis kelapa adalah Ellenka Professional, unit bisnis dari PT Lautan Natural Krimerindo. Mereka memperkenalkan varian Barista Series, Coconut Milk dalam berbagai kreasi minuman yang memadukan rasa creamy dengan tetap menjaga karakter asli kopi. 

“Coconut milk adalah kekayaan rasa yang lahir dari alam tropis Indonesia. Ellenka Barista Series (EBS) sangat cocok dikreasikan dengan berbagai jenis kopi maupun minuman lainnya. Bahkan, tak sedikit pelaku usaha kafe dan coffee shop internasional yang memberikan respons positif serta menunjukkan ketertarikan untuk menggunakan EBS dalam bisnis mereka,” ungkap Oktavianus, National Sales Manager PT Lautan Natural Krimerindo.

“Saat kami memperkenalkan produk ini kepada audiens internasional, banyak yang langsung cocok dengan rasanya,” tambah dia.

Meski bukan nama asing di industri food service, keikutsertaan mereka di ajang internasional ini lebih sebagai bentuk kontribusi terhadap tren global yang tengah berkembang, bukan sekadar promosi produk.

Kehadiran produk berbasis kelapa dalam kancah global seperti WOC seakan mengingatkan dunia bahwa Indonesia memiliki potensi besar, bukan hanya sebagai negara penghasil biji kopi dan kelapa, tapi juga sebagai kreator inovasi rasa yang layak bersaing secara global.

Booth Ellenka sendiri menjadi ruang temu yang menarik, dengan kolaborasi bersama sejumlah brand lokal dan ritel seperti Lawson dan Jatinangor House. 

Pengunjung bisa mencicipi langsung kreasi minuman berbahan dasar susu kelapa, sambil berdiskusi dengan para barista yang meracik di tempat. 

Beberapa barista ternama juga terlihat mampir dan berbagi kesan, termasuk Raymond Ali, juara 2 Indonesia Barista Championship 2024/2025, dan Heri Vinolio (@dikirabarista). Keduanya mengapresiasi rasa yang dihadirkan serta fleksibilitas bahan dalam berbagai jenis minuman.

Di balik semua ini, ada satu benang merah yang bisa ditarik, industri kopi kini semakin terbuka terhadap keberagaman bahan. Baik itu dalam bentuk metode seduh, teknik roasting, atau pemilihan susu pendamping, semuanya kembali pada tujuan yang sama, menghadirkan pengalaman minum kopi yang lebih kaya, personal, dan berkelanjutan.

Plant-based milk mungkin dulu hanya dianggap sebagai pilihan bagi mereka yang tidak bisa mengonsumsi susu sapi. Tapi kini, ia telah menjelma jadi simbol dari perubahan cara pandang terhadap cita rasa, keberlanjutan, dan inklusivitas dalam dunia kopi.

Dengan munculnya lebih banyak produk nabati dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia, masa depan industri kopi tampaknya akan semakin variatif. Dan siapa tahu, bahan-bahan dari kebun tropis kita justru bisa jadi bintang utama di panggung global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Lereng Gunung hingga Pasar Global: Jalan Petani Muda Mewujudkan Kopi Berkelanjutan

Dari Lereng Gunung hingga Pasar Global: Jalan Petani Muda Mewujudkan Kopi Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 13:40 WIB

Kolaborasi Lintas Benua: Saat Petani Kopi Indonesia dan Brasil Tukar Ilmu di Pengalengan

Kolaborasi Lintas Benua: Saat Petani Kopi Indonesia dan Brasil Tukar Ilmu di Pengalengan

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:37 WIB

Dari Italia Hingga Indonesia: Bagaimana Kopi Membentuk Budaya di Seluruh Dunia

Dari Italia Hingga Indonesia: Bagaimana Kopi Membentuk Budaya di Seluruh Dunia

Lifestyle | Senin, 19 Mei 2025 | 18:20 WIB

Terkini

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

×