Membentuk Pemimpin Perempuan Berkelanjutan: Inisiatif Global Wardah dan Al Mujadilah

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 31 Mei 2025 | 08:31 WIB
Membentuk Pemimpin Perempuan Berkelanjutan: Inisiatif Global Wardah dan Al Mujadilah
Kolaborasi antara Wardah dan Al Mujadilah Center. (Dok. Wardah/Paragon Corp)

Suara.com - Kepemimpinan perempuan kini memasuki babak baru yang tidak hanya berbicara soal representasi, melainkan juga soal keberlanjutan. Pemimpin perempuan masa kini dituntut mampu menjembatani nilai, pengetahuan, dan aksi nyata untuk menciptakan perubahan sosial yang bertahan panjang.

Inilah visi yang diusung oleh dua lembaga lintas negara—Wardah dari Indonesia dan Al Mujadilah Center dari Qatar—dalam membangun ekosistem kepemimpinan perempuan global yang berkelanjutan.

Kolaborasi antara Wardah dan Al Mujadilah Center bukan semata langkah diplomatik atau bisnis, melainkan perwujudan dari kepemimpinan yang berakar pada nilai spiritual dan komitmen terhadap kebermanfaatan jangka panjang.

Dalam forum Global Women Leadership Dialogue bertajuk “Leading with Purpose: Women in Faith, Business, and Global Policy,” para tokoh perempuan lintas sektor menekankan pentingnya ruang aman dan sistem pendukung untuk perempuan agar dapat tumbuh sebagai pemimpin berdampak.

“Ketika perempuan dilibatkan dalam negosiasi perdamaian, perdamaian yang tercipta cenderung lebih sustain dan berkelanjutan. Melibatkan perempuan bukan hanya soal keadilan dan kesetaraan, tetapi juga tentang memahami issue lebih dalam dan menciptakan solusi yang nyata,” tegas Retno Marsudi, Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Sabtu (31/5/2025).

Gagasan tentang keberlanjutan tidak hanya hadir dalam konteks lingkungan, melainkan juga dalam pembangunan sumber daya manusia, penguatan komunitas, dan konsistensi gerakan. Dalam perspektif ini, perempuan memegang peran kunci. Kepemimpinan yang dibangun bukan hanya untuk saat ini, melainkan untuk generasi berikutnya.

“Sejak awal, ketika Ibu Nurhayati mendirikan Paragon, kolaborasi telah menjadi inti dari perjalanan kami. Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya menciptakan ruang aman bagi perempuan untuk tumbuh dan memimpin, tetapi juga menjembatani berbagai movements, exchange knowledge, dan memperluas dampak bersama di berbagai wilayah,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV, Deputy CEO ParagonCorp.

Salah satu wujud konkret dari kolaborasi ini adalah Ri’ya Young Adult Stewardship Program yang dikembangkan Al Mujadilah Center. Program ini ditujukan bagi perempuan muda usia 17–20 tahun dan dirancang untuk membentuk pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara nilai dan sosial.

Kurikulumnya menggabungkan pembelajaran akademik, diskusi intelektual, serta pendampingan (mentorship) agar peserta dapat berkontribusi aktif pada masyarakat lokal maupun global.

baca juga

“Penting bagi kita sebagai perempuan untuk membuka pandangan kita lebih jauh dari keterbatasan sejarah, dan mengetahui secara mendalam bagaimana perempuan secara berkelanjutan membentuk sejarah sejak zaman Nabi hingga hari ini,” ujar Dr. Sohaira Siddiqui, Direktur Eksekutif Al Mujadilah Women Center.

Dalam semangat yang sama, Wardah sebagai bagian dari ParagonCorp terus memperluas komitmennya dalam pengembangan kepemimpinan perempuan. Melalui program-program seperti Women Space, House of W, hingga keterlibatan global seperti kolaborasi ini, Wardah menghadirkan inisiatif yang menyatukan nilai dan aksi, membentuk pemimpin perempuan yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Bersama Al Mujadilah, kolaborasi ini akan melahirkan program-program konkrit seperti membangun ekosistem global bagi perempuan untuk bertumbuh dan berdampak. Hal ini merupakan sebuah langkah strategis dalam meningkatkan peran perempuan dalam memperluas kebermanfaatan yang berkelanjutan,” ujar Amalia Sarah Santi, EVP dan Global Chief Business Officer ParagonCorp.

Dalam dunia yang makin saling terhubung dan kompleks, perempuan yang memimpin dengan nilai dan visi berkelanjutan tidak hanya membawa harapan baru, tetapi juga arah baru—yang tidak sekadar menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menyiapkan pijakan untuk masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Motor untuk Perempuan: Ramping, Stylish, dan Irit Bahan Bakar

5 Rekomendasi Motor untuk Perempuan: Ramping, Stylish, dan Irit Bahan Bakar

Otomotif | Jum'at, 30 Mei 2025 | 17:13 WIB

STEM Indonesia Cerdas Gaungkan Pendidikan Berkelanjutan Demi Masa Depan Anak Indonesia

STEM Indonesia Cerdas Gaungkan Pendidikan Berkelanjutan Demi Masa Depan Anak Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Mei 2025 | 13:28 WIB

Ditunjuk Jadi Amiratul Hajj, Menteri PPPA Tegaskan Pelaksanaan Haji Harus Sensitif Gender

Ditunjuk Jadi Amiratul Hajj, Menteri PPPA Tegaskan Pelaksanaan Haji Harus Sensitif Gender

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 12:23 WIB

Terkini

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bebas Eksplorasi Aroma, Begini Cara Baru Menemukan Parfum yang Cocok

Bebas Eksplorasi Aroma, Begini Cara Baru Menemukan Parfum yang Cocok

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:02 WIB

×