Indonesia Jadi Sorotan Planetary Guardians: Misi Global Selamatkan Bumi Dimulai dari Sini

Vania Rossa

Kamis, 31 Juli 2025 | 16:03 WIB
Indonesia Jadi Sorotan Planetary Guardians: Misi Global Selamatkan Bumi Dimulai dari Sini
Planetary Guardians Datang ke Indonesia. (Suara.com/Himayatul Azizah)

Suara.com - Planetary Guardians menyambangi Indonesia dengan misinya menjaga masa depan bumi. Indonesia dinilai memiliki pengaruh besar bagi ekosistem di seluruh dunia, seperti Kongo dan Amazon. 

Hindou Oumaro Ibrahim selaku anggota Mbororo pastoralist people in Chad and President of the Association for Indigenous Women and Peoples of Chad (AFPAT) mengatakan bahwa salah satu alasan Planetary Guardians memilih untuk datang ke Indonesia sebab terdapat kekuatan super di baliknya. Selain itu, Hindou juga dengan senang hati ingin bertukar pikiran dengan masyarakat, pemerintah hingga ketua adat untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan yang ada di Indonesia. 

Salah satu latar belakang terciptanya Planetary Guardians yakni karena iklim yang telah mengalami perubahan. Adapun banyak masyarakat tidak mempunyai tempat tinggal di kawasan yang layak. 

“Jadi Anda bisa bayangkan, kelemahan makanan, penyakit, dan semua masalah sosial, masalah lingkungan, menjadi masalah keamanan. Jadi, itu menjadi masalah Planetary Guardians saat ini,” kata Hindou dalam press conference Planetary Guardians di Shang Ri-La pada Selasa, (29/7/2025). 

Hindou juga menambahkan bahwa sangat penting untuk menjadi seorang Planetary Guardians agar dapat melihat bagaimana kerja sama menjadi kekuatan besar untuk menyelesaikan permasalahan di bumi. 

Lebih lanjut, dalam acara press conference tersebut, mereka mengenalkan Planetary Health Check yang merupakan sebuah tonggak penting dalam memahami kondisi kesehatan bumi. The Planetary Health Check sendiri diluncurkan pada bulan September di Climate Week di New York dan dalam penggunaannya menunjukan bahwa planet bumi berada jauh dari kata aman untuk manusia dan cepat mendekati status siaga merah. 

Laporan pertama dari The Planetary Guardians menunjukan bahwa terdapat informasi ilmiah terbaru, seperti batas - batas planet yang beragam, mengidentifikasi penyebab yang mendasari terjadinya kerusakan, serta menekankan perlunya pendekatan yang menyeluruh terhadap bumi. Hal ini dikarenakan planet bumi merupakan masa depan bagi umat manusia. 

Bersama dengan momentum ini, Planetary Health Check 2025 akan bertranformasi lebih baru dan diluncurkan pada September 2025 di New York oleh Planetary Guardians dan PIK. 

Farwiza Farhan selaku  anggota Planetary Guardians yang berasal dari Indonesia juga mengungkapkan bahwa Planetary Health Check menyuguhkan alat yang dapat menunjukan keadaan sebenarnya dari planet bumi.

baca juga

Dirinya juga menegaskan bahwa alat ini bukan semata - mata alat ukur yang dapat langsung mengetahui hasilnya, melainkan terdapat indikator pengukuran yang meliputi perubahan iklim, keanekaragaman hayati, perubahan keasaman laut dan indikator lainnya. 

Adapun tingkat akurasi dari Planetary Health Check dalam mengukur indikator - indikator tersebut tidak sederhana. Hal ini dikarenakan Planetary Health Check dilakukan oleh Postdam Institue yang berisi sekumpulan saintis yang sangat memumpuni dan memiliki berbagai metodologi untuk mengukur kesehatan planet bumi sampai di mana. 

“Jadi jangan membayangkan planetary health check ini sebagai suatu alat seperti alat ukur gula darah yang sederhana, tapi ini adalah sains yang kompleks dan komprehensif dalam upaya untuk mengukur kesehatan planet bumi,” kata Farwiza Farhan kepada reporter Suara.com. 

Farwiza juga menambahkan untuk masyarakat dapat mengakses secara langsung di website planetary health check apabila ingin mengetahui apa saja yang dilakukan pengukuran. 

Sebagai informasi tambahan, Planetary Guardians merupakan sebuah kolektif independen yang meningkatkan ilmu pengetahuan untuk menjadikan batas - batas planet sebagai kerangka pengukuran bagi dunia. 

Planetary Guardians hadir dengan tujuan meningkatkan ilmu pengetahuan, termasuk meluncurkan Planetary Boundary Health Check pertama di dunia, yang akan melacak kondisi planet dan memungkinkan kita mengembangkan peta jalan kembali menuju keselamatan.

Selain itu juga, memastikan planet memiliki peran penting dan mengadvokasi pendanaan ilmiah lebih lanjut dengan kebijakan yang lebih baik. Adapun untuk menyoroti kesenjangan sumber daya dan solusi berdasarkan batas, serta memicu gerakan, mendorong semua orang, dimanapun untuk menjaga planet. 

(Himayatul Azizah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Baru Jaga Bumi: Sekarang Bisa Tukar Sampah Plastik Jadi Internet!

Inovasi Baru Jaga Bumi: Sekarang Bisa Tukar Sampah Plastik Jadi Internet!

Lifestyle | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:22 WIB

Earth Festival 2025 Sukses Gaet Ribuan Pengunjung, Perkuat Aksi Nyata Jaga Bumi

Earth Festival 2025 Sukses Gaet Ribuan Pengunjung, Perkuat Aksi Nyata Jaga Bumi

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 18:37 WIB

Dampak Lingkungan Industri Fast Fashion: Bagaimana Reaksi Negara Dunia?

Dampak Lingkungan Industri Fast Fashion: Bagaimana Reaksi Negara Dunia?

Your Say | Kamis, 27 April 2023 | 14:28 WIB

Terkini

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:32 WIB

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:24 WIB

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 21:11 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Video | Kamis, 24 September 2026 | 21:10 WIB

×