7 Tips Sukses Co-Parenting Setelah Bercerai, Dilakukan Acha Septriasa dan Vicky Kharisma

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:14 WIB
7 Tips Sukses Co-Parenting Setelah Bercerai, Dilakukan Acha Septriasa dan Vicky Kharisma
Potret Acha Septriasa dan Vicky Kharisma. [Instagram]

Suara.com - Perceraian kerap dianggap sebagai akhir dari segalanya, terutama bagi pasangan yang sudah memiliki anak.

Namun, kenyataannya, perceraian bukanlah akhir dari tanggung jawab sebagai orang tua. Justru di sinilah peran co-parenting menjadi sangat penting.

Co-parenting adalah bentuk kerja sama antara dua orang tua yang sudah berpisah untuk tetap menjalankan peran mereka demi kebaikan anak.

Menariknya, beberapa pasangan publik figur berhasil menunjukkan bahwa co-parenting yang sehat dan harmonis itu mungkin dilakukan, salah satunya adalah Acha Septriasa dan Vicky Kharisma.

Meski rumah tangga mereka telah berakhir, Acha dan Vicky tetap kompak dalam membesarkan buah hati mereka. Hal ini menjadi contoh nyata bahwa perceraian tidak selalu berujung pada drama atau konflik berkepanjangan, terutama jika kedua belah pihak fokus pada kepentingan anak.

Co-parenting bukan hanya soal membagi jadwal atau mengurus finansial bersama, melainkan juga soal membangun komunikasi, saling menghargai, dan menciptakan lingkungan yang stabil bagi anak.

Tips Sukses Co-Parenting Setelah Bercerai

Tips Sukses Co-Parenting Setelah Bercerai ala Acha Septriasa
Tips Sukses Co-Parenting Setelah Bercerai ala Acha Septriasa

Artikel ini membahas 7 tips sukses co-parenting setelah bercerai yang bisa Anda terapkan, baik sebagai refleksi, inspirasi, maupun panduan nyata, mengutip dari Verrywell Mind serta studi kasus nyata seperti Acha Septriasa dan Vicky Kharisma.

1. Fokus pada Kepentingan Anak

Langkah pertama dan paling penting dalam co-parenting adalah mengutamakan kebutuhan dan kebahagiaan anak di atas segalanya.

baca juga

Meski Anda dan mantan pasangan mungkin memiliki perbedaan pandangan, anak tetap membutuhkan stabilitas, cinta, dan dukungan dari kedua orang tua.

Acha Septriasa dalam beberapa kesempatan menyatakan bahwa ia dan Vicky tetap menjaga komunikasi demi tumbuh kembang anak mereka.

Dengan memusatkan perhatian pada anak, Anda bisa menurunkan ketegangan emosional dan mencegah konflik yang tidak perlu.

2. Bangun Komunikasi yang Sehat dan Terbuka

Komunikasi adalah kunci dari hubungan co-parenting yang sukses. Hal ini tidak berarti Anda harus berbicara setiap hari, tapi penting untuk menjaga komunikasi yang jujur, sopan, dan fokus pada anak.

Gunakan aplikasi parenting atau kalender digital bersama untuk mengatur jadwal sekolah, kegiatan, dan waktu bersama. Komunikasi yang efektif juga mencegah terjadinya miskomunikasi yang bisa merugikan anak.

3. Tentukan Aturan dan Nilai yang Konsisten

Anak membutuhkan konsistensi dalam pengasuhan, meskipun tinggal di dua rumah berbeda. Maka dari itu, penting bagi Anda dan mantan pasangan untuk menyepakati aturan dasar bersama misalnya soal jam tidur, penggunaan gadget, dan kebiasaan belajar.

Hal ini bukan berarti setiap rumah harus identik, tetapi nilai dasar yang sama akan membantu anak merasa lebih aman dan tidak bingung.

Konsistensi juga memperkuat pesan-pesan positif yang Anda ingin tanamkan dalam diri anak.

4. Hindari Konflik di Depan Anak

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam co-parenting adalah bertengkar di depan anak. Ini dapat meninggalkan luka psikologis yang mendalam dan membuat anak merasa terjebak di antara kedua orang tuanya.

Jika emosi sedang tinggi, lebih baik tunda pembicaraan dan cari waktu yang lebih kondusif untuk berdialog.

Acha dan Vicky dikenal menjaga privasi serta tidak menjadikan anak sebagai pelampiasan emosi. Mereka memilih berdiskusi secara dewasa di luar jangkauan anak, sebuah sikap bijak yang patut ditiru.

5. Hormati Batasan dan Peran Masing-Masing

Setelah bercerai, penting untuk memahami bahwa mantan pasangan bukan lagi bagian dari kehidupan pribadi Anda, tapi tetap merupakan orang tua dari anak Anda.

Hormati batasan tersebut dan hindari mengatur-atur kehidupan pribadi mereka, selama tidak membahayakan anak.

Sebaliknya, Anda juga berhak memiliki ruang dan keputusan sendiri dalam rumah tangga Anda. Dengan saling menghormati, co-parenting bisa berjalan lebih damai dan produktif.

6. Libatkan Anak dalam Keputusan yang Relevan

Terkadang, co-parenting mengharuskan kita membuat keputusan penting, seperti pindah sekolah atau liburan keluarga.

Dalam situasi ini, ajak anak berdiskusi sesuai dengan usianya. Libatkan mereka agar merasa dihargai dan tidak terasing dari keputusan orang tuanya.

Tentu saja, keputusan akhir tetap ada pada orang tua, tetapi dengan mendengarkan suara anak, Anda turut membantu membangun kepercayaan dan rasa aman dalam dirinya.

7. Jaga Kesehatan Mental dan Dukung Satu Sama Lain

Co-parenting bisa jadi melelahkan secara emosional. Maka dari itu, penting bagi kedua pihak untuk menjaga kesehatan mental masing-masing.

Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional seperti psikolog atau konselor keluarga jika diperlukan.

Memberi dukungan satu sama lain juga bisa memperkuat kerja sama dalam pengasuhan. Tidak ada salahnya sesekali mengucapkan terima kasih atau menghargai kontribusi mantan pasangan dalam merawat anak.

Menariknya, Acha Septriasa juga pernah membagikan pentingnya healing journey setelah bercerai.

Ia menyebut bahwa menerima, memaafkan, dan move on adalah bagian penting dari membangun masa depan yang sehat, baik untuk dirinya maupun anaknya.

Co-parenting bukanlah hal yang mudah, tetapi juga bukan hal yang mustahil. Dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, serta menempatkan kebutuhan anak sebagai prioritas utama, Anda dan mantan pasangan tetap bisa menjadi tim yang solid untuk anak.

Seperti yang diperlihatkan oleh Acha Septriasa dan Vicky Kharisma, keberhasilan co-parenting terletak pada kesadaran untuk tetap hadir sebagai orang tua, meski tidak lagi sebagai pasangan.

Mereka adalah contoh nyata bahwa cinta orang tua tidak berkurang karena perceraian, melainkan hanya berubah bentuk.

Jika Anda sedang menjalani fase ini, semoga 7 tips sukses co-parenting setelah bercerai di atas dapat membantu menciptakan hubungan yang sehat, harmonis, dan penuh cinta untuk anak tercinta.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Acha Septriasa Ditalak 5 Kali Sebelum Cerai, Bagaimana Hitungan Talak yang Diucapkan Berulang?

Acha Septriasa Ditalak 5 Kali Sebelum Cerai, Bagaimana Hitungan Talak yang Diucapkan Berulang?

Lifestyle | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 14:31 WIB

Kasus Acha Septriasa Cerai, Ini Hukum Talak 5 Kali Menurut Islam dan Undang-Undang

Kasus Acha Septriasa Cerai, Ini Hukum Talak 5 Kali Menurut Islam dan Undang-Undang

Lifestyle | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 14:20 WIB

Acha Septriasa Akhirnya Buka Suara Soal Co-Parenting dan Perceraian, Unggahan Instagram Jadi Sorotan

Acha Septriasa Akhirnya Buka Suara Soal Co-Parenting dan Perceraian, Unggahan Instagram Jadi Sorotan

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:03 WIB

Vicky Kharisma Juga Pamer Momen Co-Parenting di Instagram, Komentar Acha Septriasa Jadi Sorotan

Vicky Kharisma Juga Pamer Momen Co-Parenting di Instagram, Komentar Acha Septriasa Jadi Sorotan

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:44 WIB

Menjanda Sejak Mei 2025, Ada Apa Acha Septriasa dengan Baim Wong?

Menjanda Sejak Mei 2025, Ada Apa Acha Septriasa dengan Baim Wong?

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

×