1 Mud Berapa Kg Beras? Mpok Alpa Bayar 1.800 Mud sebagai Pengganti Puasa

Nur Khotimah

Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:05 WIB
1 Mud Berapa Kg Beras? Mpok Alpa Bayar 1.800 Mud sebagai Pengganti Puasa
Mpok Alpa bersama suami. (Instagram/jie.langit)

Suara.com - Publik tiba-tiba dibuat penasaran dengan jumlah beras yang dibagikan oleh keluarga Mpok Alpa sebagai pembayaran fidyah atas puasa Ramadan yang ditinggalkannya.

Dalam acara tahlilan hari ketiga, keluarga almarhumah menyalurkan beras sebanyak 1.800 mud, yang disebutkan sebagai pengganti dari puasa yang tidak sempat dijalani oleh Mpok Alpa selama 1.800 hari.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh sang suami, Aji Darma, melalui sebuah video. Ia menjelaskan bahwa beras yang dibagikan itu diniatkan untuk membayar fidyah sang istri.

"Saya memiliki beras 1.800 mud yang saya niatkan sebagai fidyah qadha almarhumah Nina Binta Niman. Jumlah itu mewakili 1.800 hari puasa yang ditinggalkan, dan saya serahkan kepada bapak-bapak serta orang-orang yang berhak menerima," ujar Aji Darma.

Pernyataan itu pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan sebenarnya berapa berat 1.800 mud jika dikonversikan ke dalam kilogram.

"Kalau 1.800 mud itu jadi berapa kilo ya?" tulis seorang pengguna.

"Kalau dihitung-hitung, 1.800 mud kira-kira berapa kwintal? Maaf penasaran," sahut yang lain.

Dalam Islam, mud adalah satuan takaran yang sering dipakai dalam perhitungan fidyah maupun zakat fitrah.

Namun, tak sedikit orang awam yang masih bingung mengonversinya ke ukuran berat seperti kilogram, terutama jika berbicara soal beras. Lantas, berapa sebenarnya berat 1 mud beras?

baca juga

Menurut literatur fikih yang ditulis Sayyid Sabiq dalam Ringkasan Fikih Sunnah dan dikutip Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi (2013:225), zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan setiap muslim saat berakhirnya bulan Ramadan. Zakat ini berlaku bagi semua umat Islam, tanpa memandang usia, gender, maupun status sosial.

1 Mud Berapa Kg Beras?

Berapa Berat 1 Mud dalam Kilogram?
Berapa Berat 1 Mud dalam Kilogram?

Zakat fitrah berfungsi untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kesalahan serta sekaligus membantu kaum fakir miskin.

Biasanya, zakat ini dibayarkan dalam bentuk makanan pokok setempat, seperti beras, gandum, atau kurma dengan takaran tertentu, yaitu satu sha’ (sekitar empat mud).

Pembayaran zakat fitrah harus dilakukan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri agar diterima sebagai ibadah yang sah.

Nah, dalam praktiknya, 1 mud umumnya setara dengan 0,6 kilogram atau sekitar ¾ liter beras. Takaran ini kira-kira sama dengan genggaman dua telapak tangan orang dewasa.

Meski begitu, ukuran mud bisa berbeda sesuai mazhab. Misalnya, mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali memakai ukuran yang hampir sama. Sedangkan dalam mazhab Hanafi, satu mud bisa mencapai 815 gram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Surat Wasiat Mpok Alpa, Suami: Pesannya Cuma...

5 Fakta Surat Wasiat Mpok Alpa, Suami: Pesannya Cuma...

Entertainment | Selasa, 19 Agustus 2025 | 20:17 WIB

Sesama Pejuang Kanker, Nunung Srimulat Kembali Cemas dan Down Saat Tahu Mpok Alpa Meninggal

Sesama Pejuang Kanker, Nunung Srimulat Kembali Cemas dan Down Saat Tahu Mpok Alpa Meninggal

Entertainment | Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:08 WIB

Jangan Kaget! Beli Beras Murah Bulog Sekarang Ada Batasnya

Jangan Kaget! Beli Beras Murah Bulog Sekarang Ada Batasnya

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:51 WIB

Terkini

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:01 WIB

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:59 WIB

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:58 WIB

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:54 WIB

×