Apa Itu Japanese Walking? Olahraga Jalan Kaki yang Sedang Tren

Eko Faizin

Rabu, 20 Agustus 2025 | 21:03 WIB
Apa Itu Japanese Walking? Olahraga Jalan Kaki yang Sedang Tren
Apa Itu Japanese Walking? Olahraga Jalan Kaki yang Sedang Tren [Pexels/Ketut Subiyanto]

Suara.com - Lupakan sejenak target 10.000 langkah per hari yang mungkin terasa memberatkan.

Kini, hadir sebuah tren olahraga dari Jepang yang sedang viral di media sosial, terutama di kalangan anak muda: Japanese Walking.

Metode ini disebut lebih efektif, efisien, dan menyenangkan untuk menjaga kebugaran.

Bagi kamu yang super sibuk atau kurang termotivasi untuk pergi ke gym, Japanese Walking bisa menjadi solusi jitu.

Olahraga ini tidak hanya mudah dilakukan, tetapi juga terbukti secara ilmiah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Penasaran apa itu Japanese Walking dan bagaimana cara melakukannya?

Apa Itu Japanese Walking?

Japanese Walking sebenarnya adalah nama populer untuk metode Interval Walking Training (IWT). Metode ini dikembangkan sekitar 20 tahun lalu oleh para peneliti di Universitas Shinshu, Jepang yang dipimpin oleh Dr Hiroshi Nose dan Dr Shizue Masuki.

Prinsip utamanya sangat sederhana: menggabungkan interval jalan cepat dengan intensitas tinggi dan jalan santai dengan intensitas rendah secara bergantian.

baca juga

Konsep ini mirip dengan High-Intensity Interval Training (HIIT), tetapi dengan intensitas yang lebih rendah sehingga lebih ramah bagi semua usia dan tingkat kebugaran.

Metode ini menjadi tren karena dianggap lebih efektif daripada sekadar berjalan kaki biasa dengan kecepatan konstan.

Banyak pengguna TikTok yang membagikan pengalaman positif mereka, mengklaim bahwa Japanese Walking dapat meningkatkan energi, memperbaiki suasana hati, dan lebih efektif dari target 10.000 langkah harian.

Cara Melakukan Japanese Walking

Kamu tidak perlu peralatan khusus untuk mencoba olahraga ini, cukup sepatu yang nyaman dan stopwatch di ponselmu. Rutinitasnya berlangsung selama 30 menit dan sangat mudah diikuti.

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan Japanese Walking:

Pemanasan: Mulailah dengan berjalan santai selama beberapa menit untuk mempersiapkan otot-otot tubuh.

Interval Cepat: Lanjutkan dengan berjalan cepat (intensitas tinggi) selama 3 menit. Usahakan kecepatanmu sekitar 70% dari kapasitas maksimal, di mana kamu masih bisa bicara namun dengan napas yang sedikit terengah-engah.

Interval Lambat: Setelah itu, turunkan kecepatanmu dan berjalan santai (intensitas rendah) selama 3 menit. Ini adalah fase pemulihan.

Ulangi Siklus: Ulangi siklus jalan cepat dan jalan lambat ini sebanyak 5 kali hingga total durasi latihan mencapai 30 menit.

Pendinginan: Akhiri sesi dengan berjalan santai selama beberapa menit agar denyut jantung kembali normal secara perlahan.

Untuk hasil yang maksimal, disarankan untuk melakukan latihan ini setidaknya 4-5 kali dalam seminggu.

Manfaat Japanese Walking

Meskipun terlihat sederhana, manfaat dari Japanese Walking tidak bisa dianggap remeh. Berbagai penelitian telah membuktikan keefektifannya.

Menurunkan Berat Badan dan Tekanan Darah: Sebuah studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa peserta yang melakukan Japanese Walking mengalami penurunan berat badan dan tekanan darah yang lebih signifikan dibandingkan mereka yang berjalan santai secara terus-menerus.

Meningkatkan Kebugaran dan Kekuatan Otot: Latihan interval ini terbukti dapat meningkatkan kapasitas aerobik (kebugaran jantung dan paru-paru) serta kekuatan otot, terutama di bagian paha.

Penelitian jangka panjang bahkan menunjukkan metode ini dapat melindungi tubuh dari penurunan kekuatan akibat penuaan.

Mengontrol Gula Darah: Japanese Walking efektif dalam membantu mengontrol kadar gula darah, menjadikannya olahraga yang aman dan bermanfaat bagi penderita diabetes.

Menjaga Kesehatan Jantung: Dengan menantang sistem kardiovaskular secara berkala, metode ini membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kapasitas paru-paru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:37 WIB

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 12:13 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:40 WIB

6 Sunscreen Brand Jepang dengan Tekstur Ringan Sesuai Review Pembeli

6 Sunscreen Brand Jepang dengan Tekstur Ringan Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:45 WIB

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:42 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung

45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung

Sumbar | Selasa, 15 September 2026 | 12:39 WIB

7 Cara Mengakhiri Hubungan Kerja yang Benar dan Tetap Profesional, Bukan Asal Pecat

7 Cara Mengakhiri Hubungan Kerja yang Benar dan Tetap Profesional, Bukan Asal Pecat

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:39 WIB

4 Rekomendasi Webcam Murah di Bawah Rp500 Ribu Terbaik untuk Streaming dan Ngonten

4 Rekomendasi Webcam Murah di Bawah Rp500 Ribu Terbaik untuk Streaming dan Ngonten

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:38 WIB

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:37 WIB

Skandal HGB Bogor: 17 Orang Terjaring OTT KPK, Apakah Menteri Nusron Wahid Terlibat?

Skandal HGB Bogor: 17 Orang Terjaring OTT KPK, Apakah Menteri Nusron Wahid Terlibat?

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:32 WIB

×