Nafa Urbach dari Partai Apa? Ini Riwayat Pendidikannya

Ruth Meliana

Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:52 WIB
Nafa Urbach dari Partai Apa? Ini Riwayat Pendidikannya
Nafa Urbach (Instagram)

Suara.com - Nama Nafa Urbach kini menjadi trending topic di X. Bukan karena karya di dunia hiburan, melainkan karena aktivitas politiknya sebagai anggota DPR RI.

Hal ini dipicu setelah Nafa Urbach membela kenaikan gaji DPR, termasuk tunjangan rumah senilai Rp50 juta per bulan. Alhasil, latar belakangnya dikulik, termasuk Nafa Urbach dari partai apa?

Sebagai informasi, Nafa Urbach menjadi sorotan setelah mengeluh bahwa rumahnya terbilang jauh dari Senayan, tempat para anggota dewan bertugas. Bahkan, ia juga mengaku sering terkena macet.

Oleh sebab itu, menurutnya, tunjangan rumah sangat penting untuk menunjang kinerja wakil rakyat.

Ungkapan sederhana Nafa Urbach tersebut ternyata memantik beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang memberikan kritikan tajam.

Namun, di balik viralnya komentar Nafa Urbach soal jarak rumah ke Senayan, publik pun penasaran tentang latar belakang perjalanan kariernya, termasuk pilihannya terjun ke dunia politik yang penuh dinamika.

Tak kalah menarik, riwayat pendidikan Nafa Urbach juga menjadi sorotan. Sebab, latar belakang pendidikan sering dianggap penting dalam mendukung kiprah seorang tokoh, khususnya ketika sudah berada di dunia politik.

Lalu, seperti apa riwayat pendidikan seorang Nafa Urbach? Simak inilah selengkapnya. 

Partai dan Riwayat Pendidikan Nafa Urbach

baca juga
Nafa Urbach (Instagram/@nafaurbach)
Nafa Urbach (Instagram/@nafaurbach)

Nafa Indria Urbach diketahui berasal dari Magelang, Jawa Tengah. Ia merupakan alumni dari SD Sumber Rejo Magelang, SMP Kanisus Pandowo, dan SMA PGRI 6 Cempaka Putih Jakarta.

Mantan suami Zack Lee ini sempat mengenyam pendidikan tinggi di Universitas, namun kesibukannya di dunia hiburan membuat ia akhirnya memilih fokus membangun karier. 

Nafa Urbach diketahui terjun ke dunia politik melalui Partai NasDem. Ia maju sebagai calon legislatif dari partai besutan Surya Paloh.

Keputusan Nafa Urbach bergabung dengan Partai NasDem bukanlah tanpa alasan. Ia menilai bahwa NasDem memiliki visi yang sejalan dengan dirinya, terutama dalam hal pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan perempuan.

Sebagai seorang publik figur, Nafa merasa punya tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam pembangunan bangsa.

Dengan popularitas yang sudah ia miliki sejak lama di dunia hiburan, ia berharap bisa menjembatani aspirasi masyarakat, khususnya kaum perempuan dan anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Nafa Urbach yang Dukung Tunjangan Rumah DPR Rp 50 Juta Per Bulan

Kekayaan Nafa Urbach yang Dukung Tunjangan Rumah DPR Rp 50 Juta Per Bulan

Lifestyle | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:01 WIB

Ungkit Anggaran Negara dari Pajak Rakyat, Sentilan Ahok ke DPR: Jangan Cuma Terima Gaji, tapi...

Ungkit Anggaran Negara dari Pajak Rakyat, Sentilan Ahok ke DPR: Jangan Cuma Terima Gaji, tapi...

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:24 WIB

Ahok Ikut Komentar Soal Kenaikan Gaji Anggota DPR: Mau Rp1 Miliar Sebulan Oke

Ahok Ikut Komentar Soal Kenaikan Gaji Anggota DPR: Mau Rp1 Miliar Sebulan Oke

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:21 WIB

Ahok Tegur Legislator PDIP Gegara Diam soal Kenaikan Gaji Anggota DPR

Ahok Tegur Legislator PDIP Gegara Diam soal Kenaikan Gaji Anggota DPR

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 07:43 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×