Apa Itu Flamingo Era? Tren Viral yang Ungkap Sunyinya Perjalanan Seorang Ibu

Nur Khotimah

Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:47 WIB
Apa Itu Flamingo Era? Tren Viral yang Ungkap Sunyinya Perjalanan Seorang Ibu
Apa Itu Flamingo Era yang Hits di Sosial Media (freepik)

Suara.com - Belakangan ini, warganet sering membicarakan istilah flamingo era di berbagai platform media sosial.

Ungkapan ini banyak digunakan oleh perempuan, khususnya para ibu, untuk menggambarkan fase tertentu dalam hidup mereka.

Meski sekilas terdengar sederhana, istilah flamingo era memiliki makna emosional yang dalam.

Agar lebih mudah dipahami, mari kita bedah istilahnya terlebih dahulu. Kata flamingo merujuk pada burung berwarna merah muda dengan tubuh tinggi, leher jenjang, dan gerakannya yang anggun.

Sementara kata era berarti sebuah masa atau periode tertentu. Ketika digabungkan, flamingo era menggambarkan sebuah fase hidup yang penuh perubahan, terutama yang dialami perempuan ketika menjalani peran sebagai seorang ibu.

Makna Istilah Flamingo Era

Ilustrasi burung flamingo. (Unsplash.com/Shalev Cohen)
Ilustrasi burung flamingo. (Unsplash.com/Shalev Cohen)

Burung flamingo dikenal karena warna merah mudanya yang cerah. Warna ini bukanlah bawaan lahir, melainkan hasil dari makanan kaya pigmen karotenoid yang mereka konsumsi.

Namun saat seekor flamingo betina mengasuh anaknya, nutrisi dalam tubuhnya terkuras habis. Energi yang biasanya menjaga kecerahan bulu berpindah untuk mendukung tumbuh kembang sang anak.

Akibatnya, bulu flamingo perlahan berubah menjadi pucat, bahkan bisa tampak abu-abu.

Fenomena biologis ini kemudian dijadikan metafora oleh banyak perempuan di media sosial.

baca juga

Sama halnya dengan flamingo yang kehilangan warna demi anaknya, banyak ibu merasakan bahwa mereka pun kehilangan sebagian "warna hidup" mereka.

Yang dimaksud di sini bukan sekadar perubahan fisik, tapi juga identitas, ruang pribadi, dan bahkan rasa percaya diri.

Maka flamingo era adalah istilah untuk menggambarkan momen dalam hidup perempuan ketika terjadi perubahan besar akibat peran barunya.

Biasanya fase ini datang setelah menikah atau menjadi seorang ibu. Saat itu, banyak perempuan merasa sebagian identitas dirinya memudar.

Jika sebelumnya mereka aktif, percaya diri, dan punya waktu untuk diri sendiri, kini kehidupan lebih banyak berputar pada kebutuhan orang lain seperti anak, pasangan, atau keluarga.

Waktu pribadi berkurang drastis, energi terkuras, dan tak jarang muncul rasa kehilangan arah.

Namun flamingo era bukan hanya tentang kelelahan fisik. Lebih jauh, istilah ini menyentuh aspek mental dan emosional.

Banyak perempuan mengaku merasa "hilang" atau "tenggelam" di tengah rutinitas. Padahal di sisi lain, menjadi ibu juga menghadirkan kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri.

Postingan-postingan yang viral tentang flamingo era sering menyoroti dilema emosional perempuan. Mereka berada di persimpangan antara kebahagiaan karena memiliki keluarga dan rasa kehilangan karena tak lagi punya ruang sebesar dulu untuk diri sendiri.

Beberapa contoh pengalaman yang kerap muncul di media sosial antara lain:

  • Hilangnya rasa percaya diri setelah melahirkan akibat perubahan fisik.
  • Sulit membagi waktu antara karier dan urusan rumah tangga.
  • Rasa rindu terhadap hobi atau impian pribadi yang tertunda.
  • Kehilangan momen tenang untuk sekadar merawat diri.

Flamingo pun menjadi simbol yang tepat. Sama seperti bulu merah muda yang bisa kembali cerah ketika tubuhnya pulih, perempuan pun bisa mendapatkan kembali warna dirinya.

Prosesnya mungkin memakan waktu, biasanya ketika anak sudah lebih mandiri, ibu bisa kembali menghidupkan mimpi, mengejar karier, atau merawat diri dengan lebih leluasa.

Penyebab Flamingo Era Jadi Hits di Sosial Media

Lalu, ada beberapa alasan mengapa istilah ini cepat mendapat perhatian di media sosial atau menjadi hits. Penyebabnya karena:

1. Bahasa yang Puitis dan Mudah Dipahami

Alih-alih sekadar berkata, "lelah jadi ibu", istilah flamingo era memberi gambaran visual yang indah, sehingga lebih mudah dirasakan oleh banyak orang.

Di dalam istilah tersebut, seseorang masih menyimpan harapan akan datang masa di mana ia kembali bersinar. 

2. Mewakili Perasaan Kolektif

Banyak perempuan ternyata mengalami hal serupa, tapi sulit mengungkapkannya. Dengan adanya istilah ini, mereka merasa punya bahasa bersama untuk bercerita.

3. Ruang untuk Saling Menguatkan

Cerita tentang flamingo era sering diiringi dengan pesan optimistis. Meski warna sempat memudar, ia bisa kembali. Para ibu pun bisa saling mendukung bahwa fase ini hanyalah sementara.

Demikian itu penjelasan istilah apa itu flamingo era yang hits di sosial media. Fase ini menyadarkan kita bahwa menjadi seorang ibu bukan hanya tentang merawat anak, tetapi juga soal menjaga diri agar tidak kehilangan jati diri. Semoga dapat memotivasi Anda untuk tetap bersemangat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Parfum Anak-Anak Wangi Segar di Indomaret, Harga Terjangkau

7 Parfum Anak-Anak Wangi Segar di Indomaret, Harga Terjangkau

Lifestyle | Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:54 WIB

Katalog Promo Alfamart Sampai 31 Agustus 2025: Harga Spesial Susu Anak

Katalog Promo Alfamart Sampai 31 Agustus 2025: Harga Spesial Susu Anak

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:15 WIB

Kasus Pesta Maut Anak Dedi Mulyadi Ngambang, Kompolnas Desak Polisi: Ini Pidana atau Bukan?

Kasus Pesta Maut Anak Dedi Mulyadi Ngambang, Kompolnas Desak Polisi: Ini Pidana atau Bukan?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Terkini

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:43 WIB

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:38 WIB

×