- Salsa Erwina, penantang debat Ahmad Sahroni memiliki karier cemerlang di Denmark.
- Salsa juga memiliki pendidikan mentereng, ia lulusan Hubungan Internasional UGM.
- Ahmad Sahroni menolak tantangan debat, berdalih ingin belajar dulu.
Suara.com - Sosok Salsa Erwina Hutagalung berhasil mencuri perhatian publik belakangan ini.
Pasalnya, Salsa Erwina berani menantang Wakil Ketua Komisi III DPR RI DPR RI Ahmad Sahroni untuk debat tentang gaji dan tunjangan anggota dewan yang dinilai tidak masuk akal.
Tantangan debat ini bermula dari pernyataan Ahmad Sahroni yang mengatakan bahwa orang yang ingin DPR bubar itu bodoh.
"Orang yang cuman mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," ucap Ahmad Sahroni pada Jumat (25/8/2025).
Salsa Erwina menilai, Ahmad Sahroni tidak patut melontarkan perkataan tersebut sebagai seorang "wakil rakyat".
“Yang ngatain rakyat tolol, sini aku tantang debat kamu @ahmadsahroni88. Kita buktikan siapa yang sebenarnya tolol dan tidak bekerja untuk kepentingan rakyat,” ujar Salsa Erwina melalui unggahannya di Instagram.
Berani menantang Ahmad Sahroni berdebat, Salsa Erwina ternyata memiliki pendidikan yang mentereng.
Salsa diketahui merupakan lulusan jurusan Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selama berkuliah, Salsa sering memborong penghargaan dalam ajang debat di kancang internasional. Tak heran ia berani menantang Ahmad Sahroni.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Lulusan Apa? Nyali Ciut Tolak Ajakan Debat Salsa Erwina
Selain pendidikan yang mentereng, Salsa juga memiliki karier yang cemerlang. Lantas, Salsa kerja apa?

Kini, Salsa tengah berkarier di Denmark. Ia bekerja di Vestas, perusahaan energi terbarukan asal Denmark.
Dalam perusahaan tersebut, Salsa menjabat sebagai Agile Portfolio Specialist hingga sekarang.
Perempuan muda dan berprestasi ini juga pernah meniti kariernya di Indonesia sebelum pindah ke Benua Eropa.
Salsa pernah bekerja di Danone, Indonesia sebagai Sustainability Coordinator pada 2015.
Selanjutnya, Salsa bergabung di Iprice Group di Malaysia. Salsa menjabat sebagai Content Marketing Executive hingga diangkat sebagai Head of Business Development.