Hendropriyono Kepala BIN Tahun Berapa? Sebut Demo Didalangi Pihak Asing

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 19:39 WIB
Hendropriyono Kepala BIN Tahun Berapa? Sebut Demo Didalangi Pihak Asing
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) AM Hendropriyono. (Siniar YouTube Prof Rhenald Kasali)
Baca 10 detik
  • Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono mengklaim tahu dalang demo di DPR.
  • Hendropriyono menjadi Kepala BIN dengan masa jabatan 9 Agustus 2001-8 Desember 2004.
  • Hendropriyono juga aktif dalam politik dan bisnis.

Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal (Purn) AM Hendropriyono mengaku punya informasi terkait siapa yang menjadi otak dalam serangkaian demo menentang DPR RI sejak Kamis (28/8/2025) lalu.

Sosok pakar intelijen negara ini mengaku bahwa demo di DPR RI terdapat keterlibatan asing sebagai dalang penggerak utama.

Ia mengaku akan membeberkan siapa sosok dalang tersebut saat waktunya sudah tepat.

"Karena saya tahu, saya nggak lebih pintar dari kalian. Saya tidak lebih pintar tapi saya mengalami semua, dan ini ada yang main gitu. Pada waktunya saya bisa sampaikan namanya yang main. Itu dari sana," ujar Hendropriyono kala ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Mertua Andika Perkasa ini hanya memberi bocoran bahwa ada pihak asing yang punya kaki tangan di Indonesia untuk memancing keributan.

"Dari luar. Dari luar. Orang yang dari luar hanya menggerakkan kaki tangannya yang ada di dalam, dan saya sangat yakin bahwa kaki tangannya di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi pada waktunya nanti harus dibuka," papar Hendropriyono.

Lantas timbul pertanyaan, kapan Hendropriyono menjabat sebagai Kepala BIN?

Perjalanan karier Hendropriyono

Sebelum berkarier di bidang intelijen negara, Hendropriyono fokus di TNI. Ia tercatat sebagai lulusan Akademi Militer tahun 1967 dan kariernya lambat laun melejit.

baca juga

Ia juga berkesempatan untuk belajar di Australian Intelligence Course di Woodside untuk mempelajari seluk beluk ilmu intelijen militer.

Tak berhenti di situ, Hendropriyono melanjutkan studi di States Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Amerika Serikat untuk mempelajari berbagai ilmu militer.

Berbekal ilmu yang dia bawa dari Negeri Paman Sam, Hendropriyono melakukan gebrakan besar-besaran di dunia intelinjen negara.

Ia turut memprakarsai pendirian Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau yang disingkat STIN untuk mencetak para intel tangguh dan berani mati untuk mengumpulkan informasi sensitif.

Sebagai seorang punggawa intelijen Indonesia, Hendropriyono juga dijuluki "Profesor di bidang ilmu Filsafat Intelijen" karena gagasannya dalam ilmu intelijen.

Kendati menjadi tokoh besar intelijen negara, Hendropriyono bukanlah Kepala BIN pertama.

Ia secara teknis menjadi Kepala BIN ke-12 setelah BIN mengalami berbagai perubahan dalam nomenklatur.

Sebelum menyandang nama Badan Intelijen Negara, BIN sempat bernama Badan Rahasia Negara Indonesia (BRANI), Badan Koordinasi Intelijen (BKI), Komando Intelijen Negara (KIN) dan nama lainnya.

Baru pada awal Reformasi, BIN akhirnya menyandang nama yang kini kita kenal sekarang.

Hendropriyono akhirnya menjadi Kepala BIN setelah berganti nama dengan masa jabatan 9 Agustus 2001-8 Desember 2004.

Setelah Hendropriyono selesai menuntaskan jabatannya, ia lengser dan digantikan Mayor Jenderal TNI (Purn.)
Syamsir Siregar.

Adapun BIN kini dipimpin oleh Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra sejak 21 Oktober 2024, dan sebelumnya Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan.

Jabatan mentereng Hendropriyono

Hendropriyono selain menjabat Kepala BIN pernah diberikan berbagai posisi strategis.

Kala berkarier di TNI, ia banyak menjabat jabatan bergengsi seperti Asisten Intelijen Kodam Jayakarta, Direktur A Badan Intelijen Strategis ABRI, Panglima Kodam Jayakarta, dan Komandan Kodiklat TNI AD.

Pria bernama lengkap Abdullah Mahmud Hendropriyono ini juga aktif dalam politik dan bisnis.

Ia adalah Presiden Komisaris PT KIA Mobil Indonesia dari tahun 1999 hingga tahun 2001 dan menjabat di kemeterian di masa Orde Baru.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Berdarah di DPR, Pengamat Sebut Ulah Anggota Dewan yang Abaikan Suara Rakyat

Demo Berdarah di DPR, Pengamat Sebut Ulah Anggota Dewan yang Abaikan Suara Rakyat

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 19:10 WIB

BNI Tutup Empat Kantor Cabang di Jakarta Imbas Demo

BNI Tutup Empat Kantor Cabang di Jakarta Imbas Demo

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 19:09 WIB

KPI DKI Bantah Larang Media Siarkan Kekerasan Polisi Saat Demo, Hoaks?

KPI DKI Bantah Larang Media Siarkan Kekerasan Polisi Saat Demo, Hoaks?

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 19:04 WIB

Nyala Jiwa Ibu Berjilbab Pink: Elegi Perjuangan di Negeri yang Tengah Lebur

Nyala Jiwa Ibu Berjilbab Pink: Elegi Perjuangan di Negeri yang Tengah Lebur

Your Say | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 19:03 WIB

Affan Kurniawan: Hidup Tertindas, Gugur Dilindas, dan Perjuangan Tak Kandas

Affan Kurniawan: Hidup Tertindas, Gugur Dilindas, dan Perjuangan Tak Kandas

Your Say | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 18:56 WIB

Terkini

Ada Ji Chang-wook hingga Bona, Ini 5 Drama Korea Terbaru September 2026!

Ada Ji Chang-wook hingga Bona, Ini 5 Drama Korea Terbaru September 2026!

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 09:05 WIB

Heboh Suara Ledakan di Kilang Dumai, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Heboh Suara Ledakan di Kilang Dumai, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Riau | Kamis, 03 September 2026 | 09:04 WIB

Teka-teki Pemeriksaan Febrie Adriansyah Terkait Kasus TPPU: Jadi Saksi untuk Tersangka Siapa?

Teka-teki Pemeriksaan Febrie Adriansyah Terkait Kasus TPPU: Jadi Saksi untuk Tersangka Siapa?

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:02 WIB

Acer Bawa 3D Tanpa Kacamata ke Laptop Aspire, Diperkenalkan di Next@Acer

Acer Bawa 3D Tanpa Kacamata ke Laptop Aspire, Diperkenalkan di Next@Acer

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 09:01 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Akui Sempat Lalai Pantau Kondisi Likuiditas Perbankan

Purbaya Akui Sempat Lalai Pantau Kondisi Likuiditas Perbankan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:54 WIB

BRI Salatiga Tegas Hadapi Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK

BRI Salatiga Tegas Hadapi Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 08:53 WIB

Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan

Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 08:50 WIB

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak Terungkap, Pelaku Kekasih Korban!

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak Terungkap, Pelaku Kekasih Korban!

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 08:48 WIB

Polisi Singapura Kumpulkan Sampel DNA Keluarga 9 Warganya yang Hilang di Banjir Bandang Nepal

Polisi Singapura Kumpulkan Sampel DNA Keluarga 9 Warganya yang Hilang di Banjir Bandang Nepal

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:46 WIB

×