KPI DKI Bantah Larang Media Siarkan Kekerasan Polisi Saat Demo, Hoaks?

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 19:04 WIB
KPI DKI Bantah Larang Media Siarkan Kekerasan Polisi Saat Demo, Hoaks?
Komisi Penyiaran Indonesia atau KPID DKI . [Wikipedia]

Suara.com - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPI) DKI Jakarta, Puji Hartoyo membantah menerbitkan surat yang melarang media menyiarkan kekerasan berlebihan oleh aparat kepolisian saat mengamankan aksi unjuk rasa di Jakarta.

Puji memastikan bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan surat tersebut kepada perusahaan-perusahaan media seperti informasi yang beredar.

“Kita nggak berkirim surat ke media-media yang dimaksud itu,” kata Puji kepada Suara.com, Jumat (29/8/2025).

Dengan begitu, dia memastikan bahwa informasi mengenai surat edaran yang tersebar di media sosial itu tidak benar atau hoaks.

“Ya monggo diartikan sendiri begitu (hoaks) karena kita nggak bersurat,” ujar Puji.

Sekadar informasi, beredar surat imbauan dengan kop KPU DKI Jakarta yang meminta agar media massa tidak menayangkan kekerasan berlebihan oleh aparat kepolisian.

Selain itu, surat tersebut juga menunjukkan bahwa KPI DKI Jakarta melarang penayangan video bernuansa provokatif, eksploitatif, dan eskalasi kemarahan masyarakat.

Surat tersebut juga ditujukan kepada 37 media nasional yang terdiri dari media TV dan radio.

Baca Juga: Brutalitas Polisi Jadi Sorotan Tajam Usai Tragedi Rantis Maut, Bukti Reformasi Polri Gagal Total?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?