Makna Sakral Gendhing Raja Manggala, Iringi Sultan HB X saat Temui Pendemo di Jogja

Nur Khotimah

Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:28 WIB
Makna Sakral Gendhing Raja Manggala, Iringi Sultan HB X saat Temui Pendemo di Jogja
Sri Sultan HB X menyampaikan pesannya terhadap massa aksi di Mapolda DIY, Sabtu (30/8/2025). [Hiskia/Suarajogja]

Dengan alunan gamelan tersebut, suasana menjadi khidmat. Musik bukan sekadar hiburan, melainkan simbol bahwa Sultan hadir sebagai pemimpin yang dihormati rakyatnya.

Selain Raja Manggala, Keraton Yogyakarta memiliki tiga gendhing lain yang juga digunakan sebagai musik kehormatan, yaitu:

  • Gendhing Prabu Mataram
  • Gendhing Tedhak Saking
  • Gendhing Sri Kondur

Gendhing Prabu Mataram dan Sri Kondur digubah oleh K.R.T Wiroguno, maestro karawitan Jawa pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono VII dan VIII.

Sedangkan pencipta Gendhing Raja Manggala dan Tedhak Saking tidak diketahui secara pasti, karena diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi.

Keempat gending tersebut sama-sama masuk dalam kategori Gendhing Kurmat Dalem, yang dilantunkan khusus untuk mengiringi Sultan saat Miyos Dalem, artinya keluar menghadiri acara adat atau menerima tamu maupun Jengkar Dalem artinya bangkit dari dhampar untuk kembali ke kediaman.

Dari Keraton ke Diplomasi Modern

Gendhing Raja Manggala bukan hanya sakral di dalam tembok keraton, tapi juga pernah diperdengarkan dalam berbagai peristiwa diplomatik modern.

Pada tahun 2008, ketika Pangeran Charles yang kini menjadi Raja Charles III berkunjung ke Yogyakarta, kedatangannya diiringi Raja Manggala Pelog Patet 5.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat, dengan Sultan HB X menyambut langsung di Gapura Brojonolo, disertai barisan prajurit Mantrijero.

Setelah itu, perbincangan resmi dilakukan di Gedhong Jene dengan tema pluralitas dan keberagaman.

baca juga

Tak hanya itu, Gendhing Raja Manggala juga pernah mengiringi acara kenegaraan tingkat nasional. Pada pembukaan Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI 2023, Presiden Joko Widodo memasuki Assembly Hall Convention Center, Senayan, Jakarta, dengan iringan gamelan Ladran Raja Manggala.

Peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan bahwa musik keraton Yogyakarta tidak hanya berfungsi dalam lingkup tradisi, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi budaya di tingkat nasional maupun internasional.

Simbol Kepemimpinan dan Kehormatan

Dalam budaya Jawa, kata "Raja Manggala" bermakna pemimpin utama atau pengayom yang memberi arah bagi rakyatnya.

Oleh sebab itu, musik ini menjadi simbol legitimasi kekuasaan sekaligus penghormatan terhadap raja yang sedang bertakhta.

Kehadirannya dalam peristiwa kontemporer seperti Sultan HB X menemui massa aksi di Mapolda DIY mengingatkan bahwa nilai-nilai tradisi masih tetap hidup.

Di tengah situasi penuh ketegangan, alunan gamelan mampu menciptakan ruang damai dan menghadirkan kewibawaan tanpa perlu kata-kata berlebih.

Sebagaimana dikutip dari laman Kraton Jogja, "Gending kehormatan adalah lagu khusus untuk menghormati Sultan, dimainkan dengan gamelan, dan diwariskan sebagai bagian dari tata upacara keraton."

Dengan demikian, Gendhing Raja Manggala bukan hanya musik seremonial, melainkan warisan budaya yang menyatukan sejarah, tradisi, dan legitimasi politik.

Dari keraton hingga ruang sidang Mahkamah Agung, dari penyambutan tamu kerajaan hingga menghadapi massa aksi, gending ini selalu hadir sebagai simbol keagungan dan keteguhan kepemimpinan Jawa.

Demikian itu penjelasan akan makna Gendhing Raja Manggala, semoga dapat dipahami. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Sri Sultan HB X Datangi Mapolda DIY dan Dialog dengan Perwakilan Demonstran

Momen Sri Sultan HB X Datangi Mapolda DIY dan Dialog dengan Perwakilan Demonstran

Video | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Diiringi Gending Keraton, Sri Sultan Temui Massa Pengunjuk Rasa di Mapolda DIY Semalam

Diiringi Gending Keraton, Sri Sultan Temui Massa Pengunjuk Rasa di Mapolda DIY Semalam

Video | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 11:02 WIB

Heboh Video Ricuh di Polda Metro Jaya: Pengacara Publik Diusir Paksa saat Minta Anak-anak Dibebaskan

Heboh Video Ricuh di Polda Metro Jaya: Pengacara Publik Diusir Paksa saat Minta Anak-anak Dibebaskan

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 13:05 WIB

Terkini

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:36 WIB

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:34 WIB

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:33 WIB

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:31 WIB

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:28 WIB

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:26 WIB

Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian

Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:24 WIB

×