Profil Fathul Wahid, Rektor UII di Balik Pernyataan Sikap "Kita Semua adalah Affan Kurniawan"

Yasinta Rahmawati

Senin, 01 September 2025 | 13:51 WIB
Profil Fathul Wahid, Rektor UII di Balik Pernyataan Sikap "Kita Semua adalah Affan Kurniawan"
Potret Fathul Wahid, Rektor UII. (uii.ac.id)

Suara.com - Fathul Wahid, Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) cukup mencuri perhatian setelah institusi yang dipimpinnya merilis pernyataan sikap terkait meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang wafat di tengah aksi demonstrasi di Jakarta, 28 Agustus 2025.

Pernyataan sikap berjudul "Kita Semua adalah Affan Kurniawan" bukan hanya sekadar ucapan duka, melainkan sebuah seruan kritis yang merefleksikan kegelisahan masyarakat luas.

Di pernyataan tajam tersebut, publik juga dibuat salut dengan sosok Fathul Wahid yang tidak menuliskan gelarnya. Lantas seperti apa sosok Rektor UII ini?

Profil Fathul Wahid

Lahir di Jepara pada 26 Januari 1974, Fathul Wahid adalah seorang akademisi dan pakar di bidang sistem dan teknologi informasi.

Ia telah mengemban amanah sebagai Rektor UII selama dua periode, yakni 2018-2022 dan 2022-2026.

Sebelum menjabat sebagai rektor, Fathul telah menduduki berbagai posisi strategis di UII, mulai dari Dekan Fakultas Teknologi Industri pada periode 2006-2010, Kepala Bagian Akademik (2014-2016), dan Kepala Bagian Informasi (2016-2018).

Ia diketahui merupakan seorang peneliti aktif, dengan minat penelitiannya berfokus pada ICT4D, eGovernment, dan sistem perusahaan.

Perjalanan akademisnya yang cemerlang membawanya meraih gelar magister dan doktor dari University of Agder di Norwegia.

Namun, di balik rekam jejak akademisnya yang mentereng, Fathul dikenal sebagai pribadi yang sederhana.

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian publik adalah keputusannya untuk tidak ingin gelar profesornya ditulis dalam dokumen-dokumen resmi kampus, kecuali untuk ijazah dan transkrip nilai.

Kerendahan hati ini kontras dengan ketajaman dan keberaniannya dalam menyuarakan isu-isu sosial dan kebangsaan.

"Kita Semua adalah Affan Kurniawan": Sebuah Pernyataan yang Menggema

Nama Fathul Wahid melambung ketika ia menandatangani pernyataan sikap resmi UII atas wafatnya Affan Kurniawan. Pernyataan ini menjadi viral karena bahasanya yang lugas dan pesannya yang kuat, menyentuh nurani banyak orang.

Dalam rilis resminya, UII menilai kepergian Affan sebagai potret getir rakyat kecil yang hidup dalam tekanan ekonomi sekaligus menghadapi represi negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kompol Cosmas dan Bripka Rohmat Terancam Pidana dan Dipecat Usai Lindas Ojol, Nasib 5 Anggota Lain?

Kompol Cosmas dan Bripka Rohmat Terancam Pidana dan Dipecat Usai Lindas Ojol, Nasib 5 Anggota Lain?

News | Senin, 01 September 2025 | 13:44 WIB

Warganet Curiga 7 Anggota Brimob di Kasus Ojol Tewas 'Aktor Pengganti'? Ini Kata Polri dan Kompolnas

Warganet Curiga 7 Anggota Brimob di Kasus Ojol Tewas 'Aktor Pengganti'? Ini Kata Polri dan Kompolnas

News | Senin, 01 September 2025 | 13:37 WIB

Keliru Prioritas, Ketika Tunjangan DPR Menjadi Pemicu Masyarakat Marah

Keliru Prioritas, Ketika Tunjangan DPR Menjadi Pemicu Masyarakat Marah

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 09:40 WIB

Terkini

Mudi dan Cara Baru Mengenalkan Konservasi: Tidak Selalu dari Hutan, Bisa dari Media Sosial

Mudi dan Cara Baru Mengenalkan Konservasi: Tidak Selalu dari Hutan, Bisa dari Media Sosial

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:00 WIB

Apa Itu Solid Perfume? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Dibandingkan Parfum Cair

Apa Itu Solid Perfume? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Dibandingkan Parfum Cair

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:31 WIB

5 Cushion Terlaris di TikTok, Penjualannya Tembus Jutaan Produk

5 Cushion Terlaris di TikTok, Penjualannya Tembus Jutaan Produk

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:13 WIB

Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya

Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:06 WIB

Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah

Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:58 WIB

Bagaimana Desa Jatimulyo Membuktikan Konservasi dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama

Bagaimana Desa Jatimulyo Membuktikan Konservasi dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:53 WIB

5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum

5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan

Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:02 WIB

Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya

Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:52 WIB