Skor IQ Reza Arap 85, Benarkah Major Depression Disorder Bisa Menurunkan Skor IQ?

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:04 WIB
Skor IQ Reza Arap 85, Benarkah Major Depression Disorder Bisa Menurunkan Skor IQ?
Reza Arap (Instagram)
Baca 10 detik
  • Reza Arap raih skor IQ 85 akibat kondisi depresi mayor.

  • Depresi berat hambat fungsi kognitif, konsentrasi, dan kecepatan memproses informasi.

  • Penurunan skor IQ akibat gangguan mental bersifat sementara dan bisa pulih.

Suara.com - Reza Arap sempat membuat publik heboh setelah skor tes IQ miliknya hanya 85, paling kecil di antara teman-temannya di Marapthon.

Hasil tes IQ Reza Arap yang paling kecil di antara lainnya itu membuat publik bertanya-tanya, karena selama ini dirinya dikenal cerdas dalam strategi bisnis dan musik.

Usut punya usut, Reza Arap mengaku saat itu mengerjakan tes IQ dalam kondisi stres berat.

Tepe, salah satu sahabat Reza Arap pun sempat mengonfirmasi bahwa kekasih mendiang Lula Lahfah itu didiagnosis major depression disorder.

Hubungan Major Depression Disorder dan Hasil Tes IQ

Secara medis dilansir dari platinumpsychiatry.com, hubungan antara Major Depressive Disorder (MDD) atau gangguan depresi mayor dengan performa kognitif otak memang sangat erat.

Reza Arap (Instagram)
Reza Arap (Instagram)

Perlu digarisbawahi, skor IQ 85 yang didapat saat seseorang depresi bukanlah cerminan kecerdasan permanen atau kecerdasan laten yang sebenarnya. Penurunan skor ini lebih kepada hambatan fungsi otak sementara.

Saat seseorang mengalami depresi mayor, otak mengalami gangguan kognitif yang meliputi penurunan konsentrasi, gangguan memori, hingga kecepatan pemrosesan informasi yang melambat.

Jadi, saat mengerjakan soal tes IQ yang membutuhkan fokus tinggi, pengidap depresi akan merasa sangat kesulitan.

Baca Juga: 7 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026 Selain Google Maps

Berdasarkan riset, ada beberapa mekanisme yang menjelaskan mengapa depresi berat, seperti yang dialami seseorang dalam kondisi stres hebat bisa memengaruhi hasil tes, antara lain:

1. Kelelahan Mental Ekstrem

Gejala depresi seperti lesu dan tidak berenergi membuat seseorang sulit mempertahankan atensi pada soal-soal tes yang rumit.

2. Perubahan Struktur Otak

Stres kronis yang menjadi ciri khas depresi dapat mengganggu neuroplastisitas (kemampuan otak untuk beradaptasi) serta keseimbangan neurotransmiter di otak.

3. Faktor Gaya Hidup

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI