Kontroversi Gelar Doktor Honoris Causa Raffi Ahmad
![Raffi Ahmad [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/09/95831-raffi-ahmad.jpg)
Pada Oktober 2024, Raffi Ahmad kembali menjadi sorotan karena menerima gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Universal Institute of Professional Management (UIPM), sebuah institusi di Thailand.
Gelar ini diberikan di bidang "Event Management and Global Digital Development," yang dianggap setara dengan pendidikan S3.
UIPM juga disebutkan memberikan gelar setara S1 (Bachelor of Science in Tourism and Event Management pada 2015) dan S2 kepada Raffi Ahmad secara diam-diam. Namun, gelar HC ini langsung memicu kontroversi besar.
Pasalnya, UIPM tidak terakreditasi secara resmi di Indonesia atau internasional. Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), UIPM bahkan tidak memiliki izin operasi di RI.
Kampus ini mengklaim diakui oleh Kerajaan Prusia, sebuah entitas yang sudah bubar sejak Perang Dunia II.
Pakar hukum dari Universitas Muhammadiyah Surabaya menyatakan bahwa gelar HC seperti ini lebih bersifat simbolis dan tidak memiliki nilai akademik formal.
Raffi Ahmad sendiri merespons dengan santai di Instagram-nya, menyebut gelar itu sebagai motivasi untuk terus belajar. Ia menegaskan bahwa ia menghormati pendidikan formal dan mendorong anak-anaknya untuk kuliah.