- Primbon Jawa tawarkan 8 hari baik menikah September.
- Bulan Mulud 2025 diyakini bawa berkah pernikahan.
- Anak muda kini gemari tradisi hitung weton nikah.
Suara.com - Memasuki era digital di mana semua keputusan dapat diambil dengan cepat, tradisi leluhur justru kembali mendapat tempat istimewa, terutama dalam merencanakan momen sakral seperti pernikahan.
Bagi banyak pasangan muda di kota-kota besar, memilih tanggal pernikahan bukan lagi soal ketersediaan gedung atau cuti kerja semata.
Ada sebuah tren yang kuat untuk kembali ke akar budaya, salah satunya dengan menghitung 'dino apik' atau hari baik menggunakan Primbon Jawa.
September 2025, yang dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Mulud dan Bakda Mulud, menjadi sorotan. Bulan Mulud, yang identik dengan perayaan Maulid Nabi, sering dipandang sebagai bulan yang membawa berkah dan rahmat.
Atmosfer spiritual dan kebahagiaan di bulan ini diyakini mampu memberikan energi positif bagi pasangan yang memulai bahtera rumah tangga.
Menentukan hari baik pernikahan menurut tradisi Jawa bukanlah sekadar takhayul. Ini adalah sebuah bentuk ikhtiar batin, wujud penghormatan pada warisan leluhur, dan cara untuk menyelaraskan energi kedua mempelai dengan alam semesta.
Perhitungannya pun kompleks, melibatkan weton (hari lahir pasaran) dan neptu (nilai angka dari hari dan pasaran) kedua calon pengantin.
Tujuannya adalah untuk menemukan tanggal yang energinya paling mendukung terciptanya keluarga yang harmonis, sejahtera, dan langgeng.
"Pernikahan tradisional itu banyak peminatnya sekarang. Kenapa? Karena banyak pengantin yang ingin kembali ke akar budayanya biar bisa mengingat dari mana mereka berasal. Ditampilkan di mana? Yaitu saat pernikahan," kata Roro Maheswari Yakti, founder Adhyakti Wedding, dalam sebuah kesempatan.
Bagi Anda yang merencanakan pernikahan di bulan September 2025, para ahli primbon telah memetakan beberapa tanggal dengan energi positif yang kuat. Berdasarkan perhitungan matematis Primbon Jawa, berikut adalah delapan pilihan hari baik untuk melangsungkan akad maupun resepsi:
- 5 September 2025 (Jumat Kliwon, 13 Mulud 1959): Hari Jumat selalu dianggap membawa keberkahan. Dipadukan dengan pasaran Kliwon yang memiliki neptu tinggi, tanggal ini sangat ideal untuk memulai kehidupan baru.
- 7 September 2025 (Minggu Pahing, 15 Mulud 1959): Kombinasi Minggu dan Pahing dipercaya akan mendatangkan kelapangan rezeki serta kegembiraan dalam rumah tangga.
- 11 September 2025 (Kamis Legi, 19 Mulud 1959): Menjadi salah satu hari favorit untuk hajatan, Kamis Legi dianggap mampu membawa keseimbangan dan ketenteraman bagi pasangan.
- 13 September 2025 (Sabtu Pon, 21 Mulud 1959): Dengan neptu 16, Sabtu Pon diyakini dapat memperkuat ikatan suami istri agar senantiasa harmonis dan jauh dari perselisihan.
- 17 September 2025 (Rabu Pahing, 25 Mulud 1959): Hari ini memiliki energi positif yang sangat mendukung keharmonisan dan kerja sama yang baik dalam rumah tangga.
- 20 September 2025 (Sabtu Kliwon, 28 Mulud 1959): Dengan neptu besar (17), tanggal ini cocok bagi pasangan yang mendambakan rumah tangga yang berwibawa, disegani, dan penuh perlindungan.
- 25 September 2025 (Kamis Kliwon, 3 Bakda Mulud 1959): Memasuki bulan Bakda Mulud, hari Kamis Kliwon dipercaya akan melancarkan datangnya rezeki dan kedamaian bagi keluarga baru.
- 27 September 2025 (Sabtu Pahing, 5 Bakda Mulud 1959): Memiliki neptu tertinggi (18), tanggal ini menjadi pilihan pamungkas di bulan September yang diharapkan membawa puncak kebahagiaan dan kemuliaan bagi kedua mempelai.