Terinspirasi Indonesia? 7 Fakta Demo Nepal Dipicu Pejabat Korupsi Gila-gilaan dan Doyan Flexing

Farah Nabilla

Rabu, 10 September 2025 | 11:47 WIB
Terinspirasi Indonesia? 7 Fakta Demo Nepal Dipicu Pejabat Korupsi Gila-gilaan dan Doyan Flexing
Fakta-fakta Demo Nepal (X@nepalsrhinoarmy)

Fakta di lapangan menunjukkan kebanyakan warga Nepal bekerja tanda menandatangani kontrak resmi terutama yang bekerja di sektor pertanian. Dalam persoalan pengangguran ini, Kalangan muda menjadi kelompok yang paling terdampak.

Setiap hari, lebih dari 1.000 pemuda meninggalkan Nepal untuk bekerja di negara-negara Teluk Persia atau Malaysia. Puluhan ribu lainnya menjadi buruh musiman di India.

Data resmi mencatat 741 ribu orang keluar dari Nepal sepanjang 2024, mayoritas mencari nafkah di sektor konstruksi dan pertanian.

Remitansi dari pekerja migran ini menjadi penopang utama ekonomi Nepal. Pada 2024, kiriman uang dari luar negeri mencapai 11 miliar dolar AS, atau sekitar 26 persen dari perekonomian nasional. 

Ironisnya, para pekerja migran yang mendapatkan pendapatan minim ini masih harus membagi pendapatan mereka dengan keluarga di kampung halaman.

Pendapatan yang sudah dibagi tersebut masih harus dibagi lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan lain sebagainya selama tinggal di negeri orang.

4. Korupsi yang Mengakar

Bagi banyak warga Nepal, terutama generasi muda, korupsi adalah akar persoalan terbesar. Transparency International menempatkan Nepal sebagai salah satu negara paling korup di Asia.

Rangkaian skandal terus mencuat, mulai dari penggelapan dana 71 juta dolar AS dalam pembangunan Bandara Internasional Pokhara hingga kasus suap terkait pemalsuan dokumen pengungsi Bhutan. Dalam kasus terakhir, sejumlah politisi dari berbagai partai disebut terlibat, tetapi hanya oposisi yang didakwa.

baca juga

Minimnya penegakan hukum membuat kepercayaan publik semakin runtuh. Meski banyak investigasi dilakukan, jarang ada kasus yang benar-benar berakhir di meja hijau.

5. Biaya Hidup Tinggi, Pemerintah Gagal Hadir

Masyarakat Nepal merasakan langsung dampak lemahnya tata kelola negara. Harga kebutuhan pokok dan biaya pendidikan melonjak. Para petani kesulitan mendapatkan pupuk saat musim tanam padi.

Kondisi di Kathmandu, ibu kota Nepal bahkan makin berat. Kota ini menjadi tujuan banyak anak muda untuk menempuh pendidikan tinggi atau mencari kerja, tetapi inflasi membuat biaya hidup di sana sulit dijangkau.

6. Elit Politik yang Bergantian Berkuasa

Sejak konstitusi baru disahkan pada 2015, hanya tiga nama yang bergantian menduduki kursi perdana menteri yaitu K.P. Sharma Oli, Pushpa Kamal Dahal, dan Sher Bahadur Deuba. Masa jabatan mereka rata-rata hanya satu hingga dua tahun, menciptakan kesan “permainan kursi” tanpa kemajuan berarti.

Fenomena ini memicu frustasi generasi muda yang merasa aspirasinya diabaikan. Mereka menuntut pembaruan kepemimpinan, bukan sekadar pergantian wajah lama.

7. Media Sosial Jadi Senjata Politik

Ironisnya, meski pemerintah sempat melarang platform digital, para politisi sendiri justru aktif di media sosial. Oli, misalnya, dikenal gemar membaca komentar warganet di setiap unggahannya.

Pada 2023, ketika Pushpa Kamal Dahal masih menjabat perdana menteri, ia sempat melarang TikTok dengan dalih menjaga harmoni sosial. Namun, ketika Oli kembali berkuasa, ia mencabut larangan itu. Kebijakan yang berubah-ubah ini membuat publik makin geram.

Demikian itu fakta-fakta demo Nepal. Bila dilihat dari fakta-fakta tersebut di atas, persoalan yang dihadapi penduduk Nepal memiliki kemiripan dengan warga Indonesia, khususnya dalam persoalan korupsi, nepotisme, dan pengangguran. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situasi Terkini Nepal: Militer Ambil Alih Kekuasaan, Bandara Ditutup, Demo Rusuh Tewaskan 20 Orang

Situasi Terkini Nepal: Militer Ambil Alih Kekuasaan, Bandara Ditutup, Demo Rusuh Tewaskan 20 Orang

News | Rabu, 10 September 2025 | 11:33 WIB

6 Gurita Bisnis Ustaz Khalid Basalamah, Diperiksa KPK Terkait Skandal Haji

6 Gurita Bisnis Ustaz Khalid Basalamah, Diperiksa KPK Terkait Skandal Haji

News | Rabu, 10 September 2025 | 11:12 WIB

Punya Usaha Travel Haji, Kenapa Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK?

Punya Usaha Travel Haji, Kenapa Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK?

News | Rabu, 10 September 2025 | 11:02 WIB

Geger Nepal: Gaya Hidup Mewah Pejabat Bikin Rakyat Marah, Rumah Menteri dan Presiden Dibakar

Geger Nepal: Gaya Hidup Mewah Pejabat Bikin Rakyat Marah, Rumah Menteri dan Presiden Dibakar

News | Rabu, 10 September 2025 | 10:56 WIB

Detik-detik Menkeu Nepal Kabur Ditendang di Jalanan Saat Demo Massa Gen Z yang Muak Korupsi

Detik-detik Menkeu Nepal Kabur Ditendang di Jalanan Saat Demo Massa Gen Z yang Muak Korupsi

News | Rabu, 10 September 2025 | 10:50 WIB

Mirip Indonesia? Demo Berdarah di Nepal karena Rakyat Muak Lihat Keluarga Pejabat Flexing

Mirip Indonesia? Demo Berdarah di Nepal karena Rakyat Muak Lihat Keluarga Pejabat Flexing

News | Rabu, 10 September 2025 | 10:28 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×