MSG dari Bahan Alami: Fakta Ilmiah di Balik Rasa Gurih yang Aman untuk Keluarga

Dinda Rachmawati

Sabtu, 27 September 2025 | 07:45 WIB
MSG dari Bahan Alami: Fakta Ilmiah di Balik Rasa Gurih yang Aman untuk Keluarga
Ilustrasi MSG (Pixabay)
baca 10 detik
  • MSG berasal dari glutamat alami yang juga ada di tomat, jamur, dan ASI, aman dikonsumsi sesuai takaran.
  • Diproduksi lewat fermentasi tebu, MSG bantu kurangi garam hingga 40% tanpa hilangkan rasa gurih.
  • Keamanannya sudah diakui BPOM, WHO, dan FDA, cocok untuk pola makan sehat keluarga.

Suara.com - MSG atau Monosodium Glutamat selama ini sering dipandang dengan penuh curiga. Banyak orang mengaitkannya dengan berbagai mitos negatif, mulai dari sakit kepala hingga dianggap “berbahaya” jika dikonsumsi. 

Padahal, fakta ilmiah menunjukkan cerita berbeda: MSG berasal dari bahan alami, sudah dikenali tubuh manusia sejak lahir, dan aman digunakan sesuai takaran.

Glutamat: Asam Amino yang Kita Kenal Sejak Lahir

Menurut Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, nutrisionis, glutamat sejatinya adalah bagian dari zat gizi. Glutamat merupakan salah satu asam amino non-esensial, yaitu asam amino yang bisa dibuat tubuh sendiri sekaligus didapat dari makanan. 

“Kalau dengar kata protein, pasti langsung teringat bahwa proteinlah yang bisa membuat kita tumbuh, berkembang, dan cerdas. Protein itu kemudian dibedakan menjadi partikel kecil yang disebut asam amino. Nah, glutamat adalah salah satu asam amino non-esensial, tapi ia juga termasuk zat gizi,” tambahnya.

Glutamat ada di semua jaringan hewan seperti ikan, daging, dan ayam. Ada pula glutamat bebas yang memberi rasa khas pada bahan pangan nabati. 

“Coba diingat, kalau makan tomat cherry pasti terasa enak meski tanpa tambahan apa pun. Rasa itu adalah glutamat—yang kita kenal sebagai rasa umami, rasa kelima selain manis, asin, asam, dan pahit. Begitu juga pada jamur, gurih khasnya adalah glutamat,” ujar Rita.

Bahkan, glutamat juga terdapat dalam ASI. “Itu adalah makanan pertama manusia sejak lahir, dan tubuh kita sudah terbiasa mengenalinya. Efek glutamat pada bayi pun positif: menekan bakteri jahat di saluran pencernaan, meningkatkan bakteri baik, serta mendukung keseimbangan sistem tubuh,” tegas Rita.

MSG: Ikatan Dua Zat Gizi

baca juga

MSG kata dia juga hanyalah hasil ikatan antara natrium dan glutamat. Dalam produksi modern, glutamat ini diformulasikan lewat fermentasi bahan alami. Ada glutamat bebas yang diformulasikan melalui fermentasi, salah satunya dari tebu, lalu diikat dengan natrium sehingga terbentuklah MSG. 

"Jadi sebenarnya, MSG bukanlah sesuatu yang mengerikan. Ia hanya ikatan dari dua zat gizi. Tubuh kita pun mengenali MSG sebagai bagian dari komponennya, bukan benda asing yang berbahaya,” terang Rita.

Sasa, produsen MSG di Indonesia, menegaskan hal yang sama. “Sasa MSG diproduksi melalui proses fermentasi alami tetesan tebu, serupa dengan cara pembuatan tempe, kecap, dan yogurt. Dari proses ini dihasilkan kristal murni 99% yang aman dan higienis,” jelas Albert Dinata, Head of Marketing PT Sasa Inti.

Mengurangi Garam, Menambah Sehat

Keunggulan lain MSG adalah kandungan natriumnya lebih rendah dibanding garam dapur. “Kandungan natriumnya hanya sepertiga dari garam, sehingga menjadi solusi cerdas untuk mengurangi asupan garam tanpa mengorbankan kelezatan masakan,” kata Albert.

Penelitian pun membuktikan, mengganti sebagian garam dengan MSG dapat menurunkan konsumsi garam hingga 30–40%. Langkah ini berpotensi menjaga kesehatan jantung, ginjal, dan tekanan darah sejak dini.

“Faktanya, glutamat dalam MSG sama dengan yang ada di sayuran, buah, dan daging. Jadi tidak ada alasan khawatir, asalkan secukupnya. Bagi yang ingin lebih sehat lagi, penggunaan MSG juga bisa mengurangi porsi garam untuk memberikan rasa lezat pada makanan kita,” tegas Dr. Rita Ramayulis.

Aman Menurut Ilmuwan dan Regulasi

Kekhawatiran soal MSG, menurut Rita, sering tidak berdasar. “Ada yang mengatakan konsumsi glutamat berlebih bisa menyebabkan pusing. Padahal, secara ilmiah hal itu tidak berdasar. Glutamat yang kita makan akan diproses di sistem pencernaan menjadi energi, bukan menumpuk di otak,” jelasnya.

Keamanan MSG juga sudah ditegaskan berbagai lembaga. BPOM RI menetapkannya sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang diizinkan, sesuai Peraturan Kepala BPOM No. 11 Tahun 2019. 

Selain itu, ada SK Menteri Kesehatan RI No: 235/Menkes/PER/DL/79, Sertifikat Halal MUI, serta pengakuan internasional dari WHO/FAO dan US FDA yang memberi status GRAS (Generally Recognized As Safe) sejak 1958.

Sebagai bentuk edukasi, PT Sasa Inti meluncurkan kampanye MSG #YangBenar. Melalui microsite, konten media sosial, demo masak, hingga kolaborasi dengan ahli gizi, kampanye ini bertujuan meluruskan persepsi soal MSG.

“Lezat itu penting, tapi yang lebih penting lagi adalah perasaan tenang saat menyajikan masakan untuk keluarga. Lewat kampanye MSG #YangBenar, kami ingin masyarakat tahu bahwa MSG aman digunakan karena terbuat dari bahan alami, dan justru bisa membantu pola makan yang lebih sehat jika digunakan dengan bijak,” jelas Albert Dinata.

Takaran ideal penggunaan MSG pun sudah jelas: satu sendok atau tiga sampai empat gram untuk empat porsi masakan keluarga. Anak di atas usia dua tahun pun dapat mengonsumsinya, asalkan tetap seimbang dengan gizi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bye-bye Kusut! 3 Bahan Alami Ini Ampuh Bikin Buat Rambut Keriting Lebih Tertata

Bye-bye Kusut! 3 Bahan Alami Ini Ampuh Bikin Buat Rambut Keriting Lebih Tertata

Your Say | Kamis, 21 Agustus 2025 | 14:30 WIB

Kapur Sirih Bisa Atasi Jerawat? Ini Penjelasan Lengkapnya

Kapur Sirih Bisa Atasi Jerawat? Ini Penjelasan Lengkapnya

Your Say | Senin, 18 Agustus 2025 | 15:43 WIB

Stop Dipencet! 7 Cara Alami yang Ampuh dan Aman Mengatasi Jerawat

Stop Dipencet! 7 Cara Alami yang Ampuh dan Aman Mengatasi Jerawat

Lifestyle | Senin, 11 Agustus 2025 | 20:55 WIB

Terkini

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

×